google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham FILM, FREN dan ICBP oleh MIRAE ASSET | 29 Juni 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham FILM, FREN dan ICBP oleh MIRAE ASSET | 29 Juni 2022



INVESTASI KONTAN
29 JUNI 2022



Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,28% ke posisi 6.996,46 pada perdagangan Selasa (28/6). Para analis pun memberikan rekomendasi teknikal untuk saham FILM, FREN dan ICBP yang bisa dilirik hari ini (29/6)

1. PT MD Pictures Tbk (FILM)

Secara Teknikal, saham FILM berpotensi untuk membentuk swing high ke depannya dan terkoreksi hingga area support Rp 1.975 dengan resistance yang perlu dipertimbangkan pada area Rp 2.130. Potensi pelemahan ke depan yang mungkin terjadi juga didukung oleh indikator stochastic yang mulai membentuk death cross pada area overbought.

Rekomendasi : Wait and see

Support: Rp 1.975

Resistance: Rp 2.130

Analis Phillip Sekuritas, Joshua Marcius

2. PT Smartfren Telecom Tbk (FREN)

FREN saat ini masih lebih berpotensi untuk menguat. Hal ini dikuatkan dengan harga yang menolak untuk turun dan disertai indikator MACD yang tetap konsisten bergerak ke atas. Harga berpotensi untuk menguat ke area Rp 97 - Rp 98 terlebih dahulu.

Rekomendasi : Buy on weakness

Support: Rp 85

Resistance: Rp 100

Equity Analys Kanaka Hita Solvera, William Wibowo

3. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

ICBP strong bullish dalam jangka pendek, namun hari ini diakhiri oleh doji candle yang bertanda potensi terjadinya reversal diikuti oleh melemahnya indikator momentum MACD dan stochastic yang sudah overbought.

Rekomendasi: Sell on strength

Support: Rp 9.400

Resistance: Rp 9.525

Head of Research Jasa Utama Capital, Cheryl Tanuwijaya


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...