google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) Meroket Didukung Ekpansi Monsieur Spoon Langsung ke konten utama

PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) Meroket Didukung Ekpansi Monsieur Spoon


PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) selaku pemilik dan pengelola Monsieur Spoon terus menggeliat untuk melebarkan sayap bisnisnya.

Teranyar, perseroan dikatakan Chief Operating Officer ENAK Hade Mboi, telah membuka 3 (tiga) outlet Monsieur Spoon terbarunya. Dimana, ketiganya berada di jantung kota Jakarta, yakni Pacific Place Sudirman, Senayan City, dan Plaza Indonesia.

Ia menjelaskan, Monsieur Spoon Senayan City menyediakan pilihan area yakni indoor, semi outdoor dan outdoor, yang cocok untuk berbincang pagi maupun sore bersama kerabat.

Monsieur Spoon Senayan City sudah dibuka sejak 30 Juni 2022. Konsep serupa juga diadopsi di Monsieur Spoon Pacific Place.

Sementara, Monsieur Spoon Prefere di Plaza Indonesia telah dibuka untuk publik pada Kamis (28/7/2022) kemarin dengan konsep yang lebih premium.

"Terdapat menu-menu yang berbeda dengan Monsieur Spoon lainnya, yang memang hanya bisa didapatkan di Monsieur Spoon Plaza Indonesia," kata Hade dalam keterangan resmi, Jumat (29/7/2022).

Pengembangan outlet Monsieur Spoon, bisa dikatakan massif seiring dengan minat pelanggan akan konsep kafe instagramable khas kafe-kafe di Paris dengan suasana cerah dan dipadukan dengan berbagai tanaman dan bunga dihampir semua sudutnya.

Monsieur Spoon sendiri merupakan salah satu kafe yang menyajikan menu dominan meliputi French Bakery atau pastry ala Prancis.

Kafe ini memang awalnya dibuka pertama kali di Bali pada tahun 2012 yang didirikan oleh 2 (dua) bersaudara asal Paris.

Hade mengatakan, setelah listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Februari 2022 lalu, ENAK siap berekspansi untuk pengembangan bisnis. Diungkapkan juga, bahwa Monsieur Spoon saat ini fokus pada pembukaan outlet di area Jabodetabek, baru kemudian ke kotakota besar lainnya di Indonesia.

"Kami nantinya siap ekspansi ke kota-kota lainnya agar lebih terjangkau oleh penggemar Monsieur Spoon," katanya.

Kencangnya ekspansi outlet ENAK berhasil menjadi salah satu faktor meroketnya laba bersih ENAK pada semester I-2022. ENAK membukukan laba bersih sebesar Rp 42,9 miliar sepanjang semester I 2022, meroket naik dibandingkan dengan semester-I 2021 yang masih minus Rp 4,6 miliar.

Naiknya laba bersih didorong pertumbuhan pendapatan ENAK sebesar 56% menjadi Rp 625 miliar pada semester I-2022. Sebagai pembanding, penjualan ENAK pada semester I2021 sebesar Rp 400,3 miliar.

Brand Gokana dan Raa Cha masih menjadi kontributor utama perseroan atas pendapatan ENAK, dengan ekspansi Monsieur Spoon terus mengejar kedua brand tersebut.

"Kami mencatatkan pendapatan satu semester tertinggi selama perseroan berdiri, bahkan dengan bayang-bayang Omicron. Hal ini tidak lepas dari kondisi ekonomi Indonesia yang terus bangkit dan beranjak pulih dari pandemi dan tingginya laju ekspansi outlet perseroan," ungkap Chief Financial Officer ENAK Christopher Supit.

Dengan melihat kinerja semester I-2022, sejauh ini pihaknya masih optimis dengan kinerja perseroan tahun 2022. "Pembukaan outlet sejauh ini sesuai dengan target, animo masyarakat juga sangat baik di tengah isu global belakangan ini," tutupnya. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...