google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Angkat CEO Baru, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) Lanjutkan Transformasinya Dalam Membangun Retailer Masa Depan Langsung ke konten utama

Angkat CEO Baru, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) Lanjutkan Transformasinya Dalam Membangun Retailer Masa Depan

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA)

PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mengumumkan pengangkatan Wim Maris sebagai Chief Executive Officer (CEO) Perseroan, menggantikan Elliot J. Dickson. Perubahan kepemimpinan ini merupakan langkah maju dalam fase pertumbuhan dan transformasi MPPA selanjutnya untuk memantapkan Perseroan sebagai peritel terkemuka di masa depan.

Dibangun di atas jaringan 200 toko multi-format nasional, MPPA memulai fase transformasi berikutnya yang berfokus pada kepemimpinan harga, ritel omni-channel, dan efisiensi operasional untuk melayani gaya hidup dan aspirasi pelanggan Indonesia dengan lebih baik.

Rudy Ramawy, Presiden Komisaris MPPA, mengatakan, "Kami sangat gembira dengan masa depan Perusahaan dan menyambut Wim Maris sebagai CEO baru. Beliau membawa visi yang jelas dan kepemimpinan yang kuat, semangat untuk melayani pelanggan, dan kemampuan eksekusi yang dibutuhkan untuk membangun kepemimpinan pasar kami di lingkungan yang cepat berubah ini."

"Kami juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Elliot Dickson yang telah berhasil membangun fondasi penting ritel konsumen dan fase awal bisnis omnichannel Perseroan selama 4 tahun terakhir, dan juga atas keberhasilan memimpin Perseroan melewati tantangan masa pandemi", imbuhnya.

Wim Maris sebelumnya adalah President MPPA, yang membawahi dan mengelola semua divisi komersial Perseroan. Dia adalah warga negara Belgia dengan lebih dari 30 tahun pengalaman komersial dan kepemimpinan dimana 18 tahun berada di bidang ritel. Beliau membawa pengalaman atas komersial dan rantai pasokan yang luas dalam industri ritel makanan dari Ahold Delhaize. Beliau telah bekerja secara internasional dalam berbagai peran eksekutif, termasuk 8 tahun di Indonesia (2009-2017) dengan peran kepemimpinan komersial eksekutif.

Wim Maris, CEO MPPA yang baru menuturkan, "Peluang ritel di Indonesia sangat menarik, terutama dengan kebutuhan, gaya hidup, dan aspirasi pelanggan yang berubah dengan cepat. Saya berharap dapat memimpin Perusahaan dan bekerja sama dengan tim untuk membangun kepemimpinan pasar MPPA dan mengubah Perusahaan menjadi peritel terkemuka di masa depan." (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...