google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ADMR, ANTM, WMPP dan BMRI oleh MNC Sekuritas | 2 September 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ADMR, ANTM, WMPP dan BMRI oleh MNC Sekuritas | 2 September 2022


MNCS Daily Scope Wave 

2 September 2022

IHSG

IHSG ditutup terkoreksi 0,3% ke level 7,153 pada perdagangan kemarin (1/9), meskipun tertahan oleh MA20-nya namun sudah mulai muncul adanya tekanan jual. Kami memperkirakan, selama IHSG tidak mampu break dari 7,230 sebagai resistancenya maka posisi IHSG sedang berada di awal wave iii dari wave (a) dari wave [d] pada label hitam atau awal wave (E) di label merah, sehingga IHSG diperkirakan masih rawan koreksi untuk menguji area 6,973-7,065 terlebih dahulu. Bullish skenario yang berwarna biru, IHSG saat ini sedang membentuk awal wave [v] dari wave 1 dan akan mengarah ke 7,355.
Support: 7,020, 6,900
Resistance: 7,200, 7,230

ADMR - Buy on Weakness 

ADMR ditutup terkoreksi 2,3% ke level 1,675 pada perdagangan kemarin (1/9), sempat menguat namun tertahan oleh MA60-nya. Kami perkirakan, posisi ADMR berada pada bagian dari wave [b] dari wave B sehingga ADMR masih rawan untuk terkoreksi terlebih dahulu.
Buy on Weakness: 1,550-1,605
Target Price: 1,850, 2,100
Stoploss: below 1,455

ANTM - Buy on Weakness 

ANTM ditutup terkoreksi 2,8% ke level 1,935 pada perdagangan kemarin (1/9) namun koreksinya masih tertahan oleh MA60. Kami perkirakan, posisi ANTM sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (Y) sehingga koreksi ANTM akan relatif terbatas dan berpeluang menguat.
Buy on Weakness: 1,790-1,885
Target Price: 2,090, 2,270
Stoploss: below 1,735

WMPP - Spec Buy 

WMPP ditutup menguat 1,8% ke level 171 pada perdagangan kemarin (1/9) dan diiringi oleh munculnya volume beli. Selama tidak terkoreksi ke bawah 164 sebagai supportnya, maka posisi WMPP sedang berada di awal wave B dari wave (B).
Spec Buy: 166-170
Target Price: 181, 191
Stoploss: below 164

BMRI - Sell on Strength 

BMRI ditutup menguat 0,8% ke level 8,925 pada perdagangan kemarin (1/9), posisi BMRI mampu menembus Upper Band namun terjadi penurunan volume. Dapat dicermati resistance 9,075, apabila BMRI belum mampu break resistance tersebut, maka posisi BMRI diperkirakan sudah berada di akhir wave [v] dari wave C dari wave (B) sehingga penguatannya akan terbatas dan rawan terkoreksi menuju ke 8,000-8,500.
Sell on Strength: 8,950-9,000

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...