Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham AGII, CPIN, LPPF dan WMPP oleh Mirae Asset Sekuritas | 11 Oktober 2022


MNCS Daily Scope Wave 

11 Oktober 2022

IHSG

IHSG ditutup terkoreksi 0,5% ke 6,994 pada perdagangan kemarin (10/10), meskipun masih didominasi oleh tekanan jual namun koreksi IHSG tertahan oleh MA200. Selama tidak terkoreksi ke bawah 6,926 sebagai supportnya, maka posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave ii dari wave (a) dari wave [y] dan berpeluang menguat untuk menguji 7,135-7,150 kembali. Kabar baiknya, penguatan IHSG akan membentuk wave (b) yang akan membawa IHSG menuju ke area 7,200.
Support: 6,757, 6,900
Resistance: 7,135, 7,156

AGII - Spec Buy

AGII ditutup terkoreksi 0,9% ke 2,180 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Kami perkirakan, posisi AGII saat ini sedang berada di akhir wave [x] dari wave 5 pada label hitam, sehingga koreksi AGII akan terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Spec Buy: 2,130-2,180
Target Price: 2,550, 2,850
Stoploss: below 2,050

CPIN - Buy on Weakness

CPIN ditutup menguat 2,4% ke 5,425 pada perdagangan kemarin (10/10) disertai dengan munculnya tekanan beli. Selama tidak terkoreksi ke bawah 5,300 sebagai supportnya, maka posisi CPIN diperkirakan sedang berada di awal wave C dari wave (D) dan CPIN berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 5,375-5,425
Target Price: 5,725, 6,050
Stoploss: below 5,300

LPPF - Buy on Weakness

LPPF ditutup terkoreksi 0,7% ke 4,370 pada perdagangan kemarin (10/10) namun masih mampu bergerak di atas MA60. Kami perkirakan, posisi LPFF saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c] dari wave A, sehingga koreksi LPPF akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 4,150-4,300
Target Price: 4,800, 5,000
Stoploss: below 4,030

WMPP - Spec Buy

WMPP ditutup menguat 1,4% ke 144 disertai dengan munculnya tekanan beli. Selama WMPP masih bergerak di atas 134 sebagai supportnya, maka posisi WMPP saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave B dan berpeluang melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: 142-144
Target Price: 156, 180
Stoploss: below 134

Disclaimer On
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham INKP, PGAS, SCMA dan PNLF oleh Indopremier Sekuritas | 1 Desember 2022

Indopremier Sekuritas 1 Desember 2022 IHSG (7.040 – 7.120): Indeks diprediksi akan bergerak  menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.120 kemudian 7.160 dengan support di level 7.040 kemudian 7.000. INKP (Buy): Target kenaikan harga pada level 10.150 kemudian 10.300 dengan support di level 9.850 cut loss jika break 9.700. PGAS (Buy): Target kenaikan harga pada level 1.900 kemudian 1.920 dengan support di level 1.860 cut loss jika break 1.840. SCMA (Buy): Target kenaikan harga pada level 254 kemudian 258 dengan support di level 246 cut loss jika break 242. PNLF (Buy): Target kenaikan harga pada level 480 kemudian 486 dengan support di level 464 cut loss jika break 456. XBIG (Buy);  Target kenaikan harga pada level 619 kemudian 626 dengan support di level 605 cut loss jika break 598. XBNI (Buy):  Target kenaikan harga pada level 1.219 kemudian 1.231 dengan support di level 1.195 cut loss jika break 1.183. XIPI (Buy): Target kenaikan harga pada level 222 kemudian 226 dengan support

Rekomendasi Saham BBNI, MDKA, UNVR dan BBCA oleh Indopremier Sekuritas | 6 Desember 2022

Indopremier Sekuritas 6 Desember 2022 IHSG (6.955 – 7.115) : Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.955 kemudian 6.925 dengan resist di level 7.115 kemudian 7.145. BBNI (Buy): Target kenaikan harga pada level 9.850 kemudian 9.950 dengan support di level 9.650 cut loss jika break 9.550. MDKA (Buy): Target kenaikan harga pada level 4.510 kemudian 4.560 dengan support di level 4.410 cut loss jika break 4.360. UNVR (Buy); Target kenaikan harga pada level 4.800 kemudian 4.860 dengan support di level 4.680 cut loss jika break 4.620. BBCA (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 8.700 dengan resist di level 8.875 kemudian 9.000. XBIG (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 592 dengan resist di level 604 kemudian 612. XIJI (Buy on Weakness):  Target harga beli pada level 659 dengan resist di level 667 kemudian 673. XPES (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 455 dengan resist di level 462 kemudian 466. Full re

Rekomendasi Saham BMRI, BYAN, INDF, ISAT, SMRA dan MEDC oleh BNI Sekuritas | 6 Desember 2022

BNI Sekuritas 6 Desember 2022 Andri Zakarias Siregar 1. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Resistance: Rp 11.000, Rp 11.200, Rp 11.375, Rp 11.750. Support: Rp 10.800, Rp 10.600, Rp 10.450, Rp 10.325. Rekomendasi: Buy di area Rp 10.800- Rp 10.875 dengan target Rp 11.000, Rp 11.200. Stop loss di bawah Rp 10.525. 2. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) Resistance: Rp 14.075, Rp 15.250, Rp 16.050, Rp 16.550. Support: Rp 13.150, Rp 12.500, Rp 11.850, Rp 10.675. Rekomendasi: Buy if break Rp 13.600 dengan target Rp 14.050, Rp 15.250. Stop loss di bawah Rp 12.500. 3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Resistance: Rp 6.800, Rp 6.925, Rp 7.025, Rp 7.150. Support: Rp 6.675, Rp 6.600, Rp 6.525, Rp 6.375. Rekomendasi: Buy if break Rp 6.800 dengan target Rp 6.925, Rp 7.025. Stop loss di bawah Rp 6.550. 4. PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) Resistance: Rp 6.050, Rp 6.200, Rp 6.375, Rp 6.500. Support: Rp 5.875, Rp 5.750, Rp 5.600, Rp 5.425. Rekomendasi: Buy if break Rp 6.000 dengan target Rp 6.200,