google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Anak Usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) Beri Pinjaman Rp170 Miliar Ke Hipro Langsung ke konten utama

Anak Usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) Beri Pinjaman Rp170 Miliar Ke Hipro


Anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) yaitu PT. Wika Karya Realty melakukan transaksi afiliasi dengan memberikan fasilitas pinjaman kepada PT. Hotel Indonesia Property (HIPRO) pada tanggal 7 November.

Dalam keterangan tertulisnya Mahendra Vijaya Corporate Secretary WIKA Rabu (9/11) menuturkan bahwa Wika Realty memberikan fasilitas pinjaman Cash loan Kepada HIPRO sebesar Rp170 miliar yang akan digunakan untuk kepentingan dan pengembangan kegiatan operasional HIPRO.

Pertimbangan dilakukannya transaksi ini adalah Wika Realty selaku anak usaha WIKA menerina penugasan sebagai holding hotel BUMN dengan tujuan untuk mengelola aset-aset hotel milik BUMN yang dalam pengelolaannya dikerjakan oleh HIPRO.

Selanjutnya dalam menjalankan kegiatan pengelolaan dan pengembangan aset-aset tersebut tersebut HIPRO memerlukan dukungan pendanaan modal kerja untuk menunjang kegiatan operasionalnya.

"Transaksi ini merupakan bentuk upaya dukungan pendanaan Wika Realty selaku pemegang saham mayoritas di HIPRO,"tuturnya.

Sebagai informasi, Wika Realty dan HIPRO adalah anak usaha WIKA baik langsung maupun tidak langsung dengan kepemilikan saham sebesar 52,6 miliar lembar saham atau setara dengan 71,78% sedangkan Wika Realty memiliki saham HIPRO sebesar 1,97 juta lembar saham setara dengan 99,24%.

Berdasarkan hubungan kepengurusan terdapat pegawai WIKA yang ditempatkan sebagai anggota Direksi dan Dewan Komisaris Wika Realty dan HIPRO sehingga merupakan transaksi afiliasi dan bukan transaksi material sesuai regulasi OJK dalam POJK 42/2020 dan POJK 17/2020. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...