google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ADRO, ARTO, ASII dan BBNI oleh Binaartha Sekuritas | 23 November 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ADRO, ARTO, ASII dan BBNI oleh Binaartha Sekuritas | 23 November 2022



Binaartha Technical Research

Ivan Rosanova, CEWA
23 November 2022

IHSG melemah 0.46% di level 7030.588 pada akhir perdagangan 22 November 2022. IHSG cenderung akan menguji support psikologis 7000 karena ditutup di bawah garis SMA-20 pada hari Selasa. Adanya pelemahan di bawah 7000 akan membuka jalan menuju 6937 sebagai perkiraan target wave ii menurut analisis Fibonacci retracement. Level support IHSG berada di 6937, 6892 dan 6803, sementara level resistennya di 7100, 7128-7137 dan 7200. Berdasarkan indikator MACD dalam kondisi netral.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

ADRO, Daily (3700) (ROE: 30.27%; PER: 4.08x; EPS: 906.91; PBV: 1.23; Beta: 0.59): ADRO ditutup menguat di level 3700 pada 22 November 2022. ADRO diperkirakan akan melanjutkan fase uptrend dari wave [x] atau 5 selama harga tidak jatuh di bawah 3500. Dalam jangka pendek ADRO dapat membentuk koreksi karena chart sedang menguji garis SMA-20 sebagai resisten. Berdasarkan indikator MACD menunjukkan sinyal golden cross. ACCUMULATIVE BUY pada rentang harga 3600-3650 dengan target harga terdekat di 3800.

ARTO, Daily (5325) (ROE: 0.49%; PER: 1798.99x; EPS: 2.96; PBV: 8.81; Beta: 1.80): ARTO ditutup melemah di level 5325 pada 22 November 2022. ARTO akan mempertahankan peluang untuk membentuk pola leading diagonal wave [i] selama harga tidak turun di bawah level 4800. Berdasarkan indikator MACD dalam kondisi netral. HOLD atau ACCUMULATIVE BUY pada rentang harga 4900-5050 dengan target harga terdekat di 5700.

ASII, Daily (6225) (ROE: 9.81%; PER: 10.81x; EPS: 576.05; PBV: 1.06; Beta: 0.73): ASII ditutup melemah di level 6225 pada 22 November 2022. ASII kemungkinan akan melemah menuju level support psikologis 6000 karena chart masih bergerak di bawah garis SMA-10. Berdasarkan indikator MACD menandakan momentum bearish. HOLD atau BUY ON WEAKNESS pada rentang harga 6000-6100 dengan target harga terdekat di 6400.

BBNI, Daily (9250) (ROE: 10.22%; PER: 12.50x; EPS: 740.12; PBV: 1.27; Beta: 1.11): BBNI ditutup menguat di level 9250 pada 22 November 2022. BBNI diperkirakan akan mencapai target terdekat di level 9400 selama harga tetap di atas 9125. Tetapi adanya penurunan ke bawah 9125 akan membuka jalan bagi BBNI untuk menguji kembali support 8850 yang dibentuk oleh Fibonacci retracement 50% dari wave a menurut skenario alternatif. Berdasarkan indikator MACD dalam kondisi netral. HOLD atau TAKE PROFIT sebagian di 9400 sebagai target harga terdekat.

EMTK, Daily (1660) (ROE: 14.06%; PER: 18.32x; EPS: 90.61; PBV: 2.58; Beta: 0.80): EMTK ditutup melemah di level 1660 pada 22 November 2022. EMTK diperkirakan melanjutkan struktur penurunan wave b menuju target koreksi ideal 1590 karena chart harian ditutup di bawah garis SMA-20 pada hari Selasa. Berdasarkan indikator MACD dalam kondisi netral. HOLD atau BUY ON WEAKNESS pada rentang harga 1600-1630 dengan target harga terdekat di 1710.

(Disclaimer on)-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...