google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BFIN, BIRD, ITMG dan MDKA oleh MNC Sekuritas | 20 Desember 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BFIN, BIRD, ITMG dan MDKA oleh MNC Sekuritas | 20 Desember 2022


MNCS Daily Scope Wave 

20 Desember 2022

IHSG

Menutup perdagangan kemarin (19/12) IHSG terkoreksi 0,5% ke 6,779, selama IHSG masih mampu bergerak di atas 6,641 sebagai stoplossnya, maka diperkirakan IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 6,854-6,896 untuk membentuk wave iv dari wave c dari wave (y) pada skenario hitam. Atau pada skenario alternatifnya, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (x) ke arah 6,982. Namun demikian, yang perlu diperhatikan adalah pergerakan IHSG diperkirakan masih berada pada fase bearishnya.
Support: 6,607, 6,641
Resistance: 6,838, 6,892

BFIN - Buy on Weakness 

BFIN ditutup terkoreksi 0,5% ke 1,055 pada perdagangan kemarin (19/12). Kami perkirakan, posisi BFIN saat ini sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C, hal tersebut berarti BFIN masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1,000-1,035
Target Price: 1,120, 1,160
Stoploss: below 995

BIRD - Buy on Weakness 

BIRD ditutup menguat 1,6% ke 1,555 pada perdagangan kemarin (19/12) dan masih didominasi dengan volume pembelian namun tertahan oleh MA20. Selama BIRD masih mampu bergerak di atas 1,500 sebagai stoplossnya, maka posisi BIRD saat ini sedang berada pada bagian dari wave d dari wave (iv) pada pola triangle.
Buy on Weakness: 1,525-1,545
Target Price: 1,595, 1,635
Stoploss: below 1,500

ITMG - Buy on Weakness 

ITMG ditutup menguat 0,2% ke 40,675 dan masih muncul adanya volume pembelian meskipun penguatannya tertahan MA20. Diperkirakan, posisi ITMG saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave 1 dari wave (5) sehingga ITMG berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 40,175-40,500
Target Price: 41,900, 43,950
Stoploss: below 38,600

MDKA - Spec Buy 

MDKA ditutup terkoreksi 0,2% ke 4,290 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Selama MDKA masih mampu berada di atas 4,190 sebagai stoplossnya, maka posisi MDKA sedang berada di akhir wave (b) dari wave [iii], sehingga koreksi MDKA cenderung terbatas dan berpeluang menguat.
Spec Buy: 4,240-4,280
Target Price: 4,380, 4,640
Stoploss: below 4,190

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...