Rekomendasi Saham BRPT dan TBIG oleh HP Sekuritas | 7 Juli 2022

HP Sekuritas Daily

7 Juli 2022

Saham BRPT


Trend : Sideways (Bottoming). Pattern : Parallel Channel (purple). Indicator : RSI positive divergence.
Potential : Candle Doji di area Support ini mengindikasikan potensi technical rebound. Average Up selepas MA10 & 20 atau di atas 750, dengan TP1: area Neckline sekitar 775. Apabila break out mampu terjadi, maka TARGET selanjutnya terletak di area 800-810 / 840-850.
Rekomendasi
Speculative Buy, Entry Level: 715, Average Up >750; Target : 775 / 800-810 / 840-850; Stoplosss: 695.

Saham TBIG


Trend : Sideways. Pattern : Ascending Triangle (blue).
Potential : TBIG break out Resistance upper Triangle, dengan demikian membuka jalan ke TARGET 3150-3170, tanpa melupakan bentangan Resistance Trendline di range 3050-3080.
Rekomendasi
Buy, Entry Level: 2970-2950; Average Up >3000; Target: 3050-3080 / 3150-3170; Stoploss: 2910.

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBCA, ISAT, JPFA dan WIKA oleh Indopremier Sekuritas | 7 Juli 2022


IHSG (6.600 – 6.690) : Indeks diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.690 kemudian 6.735 dengan support di level 6.600 kemudian 6.555.
BBCA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.400 kemudian 7.500 dengan support di level 7.200 cut loss jika break 7.100.
ISAT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 6.500 kemudian 6.600 dengan support di level 6.300 cut loss jika break 6.200.
JPFA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.475 kemudian 1.495 dengan support di level 1.435 cut loss jika break 1.415.
WIKA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 905 dengan resist di level 940 kemudian 960.
XMTS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 456 dengan resist di level 464 kemudian 469.
XPES (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 412 dengan resist di level 422 kemudian 426.
XPLC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 479 dengan resist di level 488 kemudian 493.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cdzz2
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Bank Mandiri Lakukan Penyertaan Modal Pada Mandiri Capital Indonesia

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) telah melakukan penyertaan modal pada anak usahanya yaitu PT. Mandiri Capital Indonesia (MCI).


Hal tersebut disampaikan oleh Direktur BMRI Sigit Prastowo dalam keterbukaan Informasi Selasa (5/7) menyampaikan bahwa BMRI melakukan penyertaan modal sebesar Rp107 miliar kepada MCI yang telah dilaksanakan pada tanggal 23 Juni 2022.

"Dengan penyertaan modal tersebut maka komposisi pemegang saham BMRI dalam MCI sebesar 99,99% dan Mandiri sekuritas sebesar 0,01%,"imbuhnya. (end)
Sumber: iqplus
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Adhi Karya Telah Melunasi Obligasi Jatuh Tempo

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) telah melakukan pelunasan terhadap obligasi yang jatuh tempo pada Juni 2022 ini. Pelunasan ini merupakan pemenuhan kewajiban ADHI sebagai emiten dan bentuk dari komitmen manajemen dalam melunasi surat hutang secara tepat waktu dan tepat jumlah.


Di tahun ini, ADHI membayarkan pelunasan atas penerbitan 2 obligasi yang telah dilakukan pada tahun 2017 dan 2019. Adapun 2 obligasi tersebut, yakni Penawaran Umum Berkelanjutan II Tahap I di tahun 2017 dengan nilai pokok senilai Rp2,997 triliun dan Penawaran Umum Berkelanjutan II Tahap II Seri A di tahun 2019 dengan nilai pokok senilai Rp556 miliar.

Dengan total nilai obligasi ini, pemenuhan pelunasan dibayarkan melalui dua sumber, berasal dari sebagian dana penerbitan obligasi yang telah dilakukan pada April 2022 lalu, serta sisanya berasal dari penggunaan kas internal operasional perusahaan. Jumlah penerbitan obligasi April 2022 lalu sebesar Rp3,75 triliun dan digunakan sebanyak Rp2,8 triliun untuk pemenuhan pelunasan obligasi jatuh tempo. Besaran sisa obligasi ini kemudian digunakan untuk modal kerja perseroan.

Sebelumnya pada April 2022 lalu, ADHI telah menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan (PUB) III Adhi Karya Tahap III Tahun 2022 sebesar Rp3,75 triliun. Penawaran ini sebelumnya telah mendapatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) pada pemesanan hasil bookbuilding yang mencapai hampir Rp4 triliun. Dengan mempertimbangkan minat investor yang tinggi dan juga kebutuhan pendanaan ADHI, obligasi ini diterbitkan dalam tiga seri. Seri A senilai Rp1,29 triliun, seri B senilai Rp667,5 miliar dan seri C senilai Rp1,8 triliun.

Penawaran ini dilakukan kepada publik dengan tenor masing-masing seri, yakni seri A untuk tenor 3 tahun, seri B untuk tenor 5 tahun, dan seri C untuk tenor 7 tahun. Kegiatan pemenuhan pembayaran obligasi ini merupakan bukti tanggung jawab ADHI kepada para pemegang obligasi serta dalam rangka meningkatkan kinerja ADHI. Penerbitan obligasi PUB III Tahap III Tahun 2022 juga bertujuan untuk mereprofiling utang jangka pendek ADHI menjadi jangka panjang agar lebih memberikan ruang dari sisi cash flow perusahaan. (end)

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Garuda Indonesia Siap Gelar Aksi Korporasi Di Pasar Modal

Berdasarkan surat tertanggal 12 Mei 2022 dari Menteri Badan Usaha Milik Negara, Pemerintah telah mengalokasikan Rp7,5 triliun dalam anggaran pendapatan dan belanja negara tahunan untuk penyertaan modal negara (PMN) kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA).


Adapun PMN tersebut akan dilaksanakan melalui penerbitan saham dengan memberikan HMETD, di mana Pemerintah akan melaksanakan HMETD milik Pemerintah dan menyetorkan modal baru di Perseroan sebesar Rp7,5 triliun.

Sehubungan dengan PMN tersebut, Perseroan berencana untuk melakukan penambahan modal dengan memberikan HMETD kepada para pemegang saham Perseroan dalam jumlah sebanyakbanyaknya 225.585.894.911 lembar saham atau sebesar 871,44% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor Perseroan pada saat keterbukaan informasi ini. Adapun saham baru dalam penambahan modal dengan memberikan HMETD ini akan dikeluarkan dengan nilai nominal per saham sebesar Rp 459 atau Harga Pelaksanaan, mana yang lebih kecil.

Namun demikian, aksi korporasi ini harus terlebih dahulu memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan. "Sehubungan aksi korporasi itu, Perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 12 Agustus 2022,"tulis Manajemen GIAA dalam prospektus ringkasnya, Kamis.

Secara garis besar, dana hasil pelaksanaan penambahan modal dengan memberikan HMETD, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan digunakan Perseroan untuk Pemeliharaan pesawat yang tunduk pada Sewa Armada Pesawat Go-Forward dan Perjanjian Sewa Alternatif; Biaya dan pengeluaran yang berkaitan dengan restrukturisasi utang Perseroan; Menjaga kebutuhan kas minimum Perseroan; dan Mendukung kebutuhan operasional Perseroan dan anak perusahaannya, seperti biaya sewa pesawat dan mesin, bahan bakar dan lainnya. (end)

Sumber: iqplus
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Tambah Kepemilikan, Pengendali PT Bumi Serpong Damai Tbk (Saham BSDE) Gelontorkan Dana Rp12,39 Miliar

PT Paraga Artamida pemegang saham pengendali PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) kembali menambah porsi kepemilikan sahamnya. Hal itu terlihat dalam transaksi yang dilakukan pada tanggal 30 Juni 2022.


Dalam laporan kepemilikan saham BSDE, disebutkan kalau PT Paraga Artamida pada tanggal tersebut telah melakukan pembelian saham BSDE sebanyak 13.568.600 lembar saham.

Saham BSDE di beli di harga Rp913.2 per unitnya. Dengan demikian, nilai daripada pembelian saham tersebut sekitar Rp12,39 miliar.

"Tujuan dari pembelian saham BSDE adalah investasi,"tegasnya.

Pasca pembelian saham itu, kepemilikan PT Paraga Artamida di BSDE mengalami perubahan 0,06%, atau menjadi sebanyak 7.145.465.764 lembar saham atau 33,75%, dari sebelumnya sejumlah 7.131.897.164 lembar saham 33,69%. (end)

Sumber: iqplus
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Harga Minyak Anjlok ke Bawah US$ 100/Barel


Harga minyak dunia anjlok. Bahkan ada yang sampai ke bawah US$ 100/barel.
Pada Kamis (7/7/2022) pukul 06:59 WIB, harga minyak jenis brent berada di US$ 100,15/barel. Ambles 2,55% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Sementara yang jenis light sweet atau West Texas Intermediate harganya US$ 98,21/barel. Berkurang 1,38%.

Kekhawatiran akan resesi masih menjadi beban bagi laju si emas hitam. Resesi yang akan membuat aktivitas ekonomi merosot, sehingga menurunkan permintaan energi.

"Outlook perekonomian global telah melemah. Kondisi pasar keuangan mengetat signifikan," tegas Andrew Bailey, Gubernur Bank Sentral Inggris (BoE), seperti dikutip dari Reuters.

Kristalina Georgieva, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), menyebut prospek perekonomian dunia saat ini gelap gulita. Dirinya pun tidak menampik risiko bakal terjadi resesi tahun depan.

"Sejak proyeksi kami dirilis pada April, situasi menjadi sangat memburuk. Kita berada di perairan yang sangat ganas," tegasnya dalam wawancara dengan Reuters.

Ketika ditanya apakah ada kemungkinan resesi, Georgieva menjawab "risikonya meningkat, kami tidak bisa mengesampingkan itu," katanya.

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Harga Batu Bara Naik 7,6% dalam Seminggu

Harga batu bara terus melesat. Pada perdagangan Rabu (6/7/2022), harga batu kontrak Agustus di pasar ICE Newcastle ditutup di US$ 397 per ton. Melonjak 1,13% dibandingkan hari sebelumnya.
Kenaikan tersebut memperpanjang rally harga batu hitam sejak Kamis pekan lalu atau dalam lima hari perdagangan terakhir dan semakin mendekatkan harga batu bara ke level psikologis US$ 400 per troy ons.


Secara keseluruhan, harga batu bara melesat 7,6% dalam sepekan secara point to point. Dalam sebulan, harga batu bara menguat tipis 0,7% sementara dalam setahun melesat 201,3%.

Melonjaknya harga batu bara masih didorong oleh besarnya permintaan impor dari kawasan Eropa serta gangguan cuaca di Australia. Seperti diketahui, negara Uni Eropa mempercepat pasokan karena akan menghidupkan kembali pembangkit listrik batu bara mereka setelah Rusia memangkas pasokan gas. Percepatan pengiriman juga dilakukan karena Eropa akan melarang impor batu bara dari Rusia mulai 10 Agustus mendatang.

Rumania, Rabu (6/7/2022), mengumumkan akan memperpanjang operasional pembangkit listrik batu bara. Dua pembangkit listrik batu bara mereka yang semula ditutup pada akhir tahun ini akan terus dioperasikan.

Rumania menyusul langkah negara Eropa lain seperti Inggris, Jerman, Austria, dan Belanda yang kembali menghidupkan pembangkit listrik mereka setelah Rusia memangkas pasokan gas ke kawasan tersebut.

Pemerintah Inggris telah mencapai kesepakatan dengan pengelola pembangkit listrik Drax di North Yorkshire untuk memperpanjang operasional pembangkit batu bara mereka hingga Maret 2023.

"Rusia telah memangkas pasokan gas, langkah pencegahan yang masuk akal harus dilakukan. Sebagai menteri energi, saya bertanggung jawab untuk memastikan pasokan listrik selama musim dingin," tutur Menteri Energi, Bisnis, dan Strategi Industri Inggris Kwasi Kwarteng, seperti dilansir The Guardian.

Akibat dari pemangkasan pasokan gas ke Eropa, harga gas alam terus melejit. Harga gas alam EU Dutch TTF (EUR) yang menjadi patokan Eropa menyentuh EUR 171 per megawatt-jam kemarin. Harga tersebut melonjak hampir 115% dalam sebulan.

Mahalnya harga gas membuat harga batu bara ikut melesat karena batu hitam merupakan sumber energi alternatif.

Sementara itu, Montel News melaporkan Eropa terus mempercepat impor batu bara dari Rusia ataupun negara lain sebelum tenggat sanksi diberlakukan. Pengiriman bara dari Rusia melalui pelabuhan di barat laut Eropa mencapai 1,8 juta sejak awal Juni 2022. Sebanyak 0,7 juta ton dikirim melalui pelabuhan-pelabuhan di Belanda, 0,4 juta ton ke Jerman sementara sisanya ke Denmark, Belgia, dan Inggris.

Eropa juga meningkatkan impor batu bara dari Afrika Selatan sejak Juni sebanyak 0,9 juta ton sementara dari Kolombia 0,8 juta ton "Selama impor dari Rusia masih bisa dilakukan, pengiriman dari sana akan terus menumpuk," tutur broker batu bara dari Inggris, dikutip dari Montel News.

Dilansir dari Mining.com, pengiriman batu bara ke Eropa selama Januari-Juni 2022 telah menembus 26, juta atau meningkat 35% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Gangguan cuaca yang mengakibatkan hujan deras hingga banjir juga masih mendorong melonjaknya harga batu bara.

Banjir masih melanda sejumlah wilayah Australia, termasuk beberapa bagian New South Wales. Kondisi tersebut berdampak kepada produksi dan pengiriman batu bara Australia mengingat New South Wales merupakan kantong produksi batu bara.

Hujan lebat juga diperkirakan akan mengguyur Queensland yang juga menjadi salah satu kantong produksi batu bara. Produsen besar batu bara Australia, Glencore, mengatakan operasional mereka di wilayah Hunter di New South Wales terimbas, meskipun hanya dalam jangka pendek.

Menyusul tingginya curah hujan, Australian Rail Track Corporation telah menutup jaringan kereta Hunter Valley di New South Wales pada Selasa malam waktu setempat hingga 48 jam. Padahal, jaringan tersebut memegang peran penting dalam mendukung ekspor batu bara melalui pelabuhan Newcastle.

Dilansir dari Mining.com, pengiriman batu bara ke Eropa selama Januari-Juni 2022 telah menembus 26, juta atau meningkat 35% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Gangguan cuaca yang mengakibatkan hujan deras hingga banjir juga masih mendorong melonjaknya harga batu bara.

Banjir masih melanda sejumlah wilayah Australia, termasuk beberapa bagian New South Wales. Kondisi tersebut berdampak kepada produksi dan pengiriman batu bara Australia mengingat New South Wales merupakan kantong produksi batu bara.

Hujan lebat juga diperkirakan akan mengguyur Queensland yang juga menjadi salah satu kantong produksi batu bara. Produsen besar batu bara Australia, Glencore, mengatakan operasional mereka di wilayah Hunter di New South Wales terimbas, meskipun hanya dalam jangka pendek.

Menyusul tingginya curah hujan, Australian Rail Track Corporation telah menutup jaringan kereta Hunter Valley di New South Wales pada Selasa malam waktu setempat hingga 48 jam. Padahal, jaringan tersebut memegang peran penting dalam mendukung ekspor batu bara melalui pelabuhan Newcastle.

Sumber: cnbcindonesia

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ADRO, BBRI, MTEL dan UNVR | 7 Juli 2022

MNCS Daily Scope Wave 7 Juli 2022


Pada perdagangan kemarin (6/7), IHSG ditutup terkoreksi 0,9% ke level 6,646. Posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (v) dari wave [iii] pada label hitam sehingga IHSG rawan terkoreksi untuk uji support terdekat di 6,559 terlebih dahulu, koreksi IHSG ini akan terkonfirmasi apabila tidak mampu menguat kembali di atas 6,767. Namun, pada label merah, posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave (b) dari wave [y], sehingga IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatannya untuk menguji 6,813-6,873.
Support: 6,559, 6,500
Resistance: 6,800, 7,070

ADRO - Spec Buy

Pada perdagangan kemarin (6/7), ADRO ditutup terkoreksi 3,8% ke level 2,770. Selama ADRO tidak terkoreksi ke bawah 2,660 sebagai supportnya, maka saat ini posisi ADRO sedang berada di awal wave B. Hal tersebut berarti, ADRO berpeluang berbalik menguat.
Spec Buy: 2,700-2,770
Target Price: 3,070, 3,300
Stoploss: below 2,660

BBRI - Buy on Weakness

BBRI ditutup terkoreksi 0,2% ke level 4,080 pada perdagangan kemarin (6/7). Selama BBRI tidak terkoreksi ke bawah 3,960 sebagai supportnya, maka posisi BBRI saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C sehingga BBRI berpeluang menguat terlebih dahulu.
Buy on Weakness: 4,000-4,080
Target Price: 4,180, 4,240
Stoploss: below 3,960

MTEL - Buy on Weakness 

Kemarin (6/7), MTEL ditutup menguat 2,9% ke level 720, namun penguatan MTEL tertahan oleh MA60-nya. Kami memperkirakan, saat ini posisi MTEL diperkirakan sedang berada di awal wave [c] sehingga MTEL berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 700-720
Target Price: 745, 765
Stoploss: below 680

UNVR - Buy on Weakness 

UNVR ditutup menguat 0,4% ke level 4,780 pada perdagangan kemarin (6/7), namun penguatan UNVR tertahan oleh MA20. Kami perkirakan, posisi UNVR sedang berada pada bagian di wave C dari wave (B) sehingga UNVR masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 4,400-4,600
Target Price: 4,970, 5,130
Stoploss: below 4,340

Disclaimer On

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham HEAL | 7 Juli 2022

PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)



Waspada pullback jangka pendek.Tiga kali penguatan tertahan di Rp 1.600 dan membentuk pola shooting star. Waspadai pullback ke kisaran support Rp 1.500. Selama bertahan pada level tersebut, HEAL masih menjaga potensi bullish continuation.

Rekomendasi: Speculative buy
Support: >RP 1.500
Resistance: Rp 1.600, Rp 1.650

Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham SMDR | 7 Juli 2022

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR)



Posisi SMDR saat ini sedang berada pada fase downtrend dan pada perdagangan hari ini (6/7) didominasi oleh tekanan jual yang cukup besar. Dari sisi indikator MACD dan Stochastic juga masih berada di area negatif dan belum menunjukkan penguatan di SMDR.

Rekomendasi: Sell on strength
Support: Rp 1.985
Resistance: Rp 2.440

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana 

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham MIKA, TOWR dan BBCA oleh Artha Sekuritas Indonesia | 7 Juli 2022


Artha Sekuritas Indonesia Daily

7 Juli 2022
Dennies Christoper Jordan

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)

MIKA mengalami koreksi dan bertahan di sekitar level support. Analis menyarankan masuk di harga Rp 2.660-Rp 2.700 per saham. Stop loss di Rp 2.630 per saham. Adapun target harganya di Rp 2,780-Rp 2.820 per saham. 

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Candlestick membentuk higher high dan higher low dengan stochastic membentuk goldencross mengindikasikan potensi penguatan. Investor disarankan masuk di harga Rp 1.100-Rp 1.130 per saham. Stop loss di Rp 1.080 per saham. Adapun target harganya di Rp 1.190-Rp 1.220 per saham. 

PT  Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Candlestick membentuk higher high dan higher low dengan stochastic membentuk goldencross mengindikasikan potensi penguatan. Analis menyarankan masuk di harga Rp 7.200-Rp 7.300 per saham. Stop loss di Rp 7.125 per saham. Adapun target harganya di Rp 7.500-Rp 7.600 per saham.

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham INDF, BBRI, ASLC dan CPIN oleh Jasa Utama Capital Sekuritas | 7 Juli 2022


Jasa Utama Capital Sekuritas Daily

7 Juli 2022
Cheryl Tanuwijaya

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
Rekomendasi buy dengan mencermati harga Rp 6.850-Rp 6.900. Target harga di Rp 7.325 dan stop loss Rp 6.775.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
Rekomendasi buy mencermati harga Rp 3.980-Rp 4.020. Target harga Rp 4.400 dan stop loss pada Rp 3.960.

PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC)
Rekomendasi buy mencermati harga Rp 136-Rp 137. Target harga ada di Rp 150 dan stop loss pada Rp 134.

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
Rekomendasi buy dengan memperhatikan harga Rp 5.500-Rp 5.600. Target harga di Rp 5.900 dan stop loss di Rp 5.425.

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham BMRI | 7 Juli 2022


Pelemahan BMRI tertahan di area moving average 200-nya. Jika BMRI berhasil menguat menembus resisten minor di 7725, BMRI akan membuka peluang kenaikan menuju target pertama di 8075. Jika target pertama terlewati, target kedua BMRI berada di 8400.

Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 7725. Target pertama di 8075 dan target kedua di 8400.

Sumber: doktermarket
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham MTEL | 7 Juli 2022


Saham MTEL bertahan di support trendline di level 690 (garis mendatar warna merah) dan berhasil rebound dengan menembus keatas downtrend resistline (garis patah2 menurun warna hitam), dengan disertai volume transaksi yang meningkat diatas rata-rata 20 hariannya. Indikator teknikal MACD telah golden cross, mengindikasikan bahwa saham ini mulai bergerak dalam momentum positif. Target terdekat di 720-725 (kotak biru) telah berhasil dicapai. Apabila lanjut, target berikutnya di level 745.

Trading Plan : Hold bagi yang sudah beli. Batasi resiko jika turun dan close di bawah 690.

Sumber: step-trader

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Bandarmologi Saham AGII, ICBP, CPIN, BBCA dan ISAT | 7 Juli 2022


Technical & Bandarmology Prespectives

Thursday (07/07/2022) 
By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.

IDX Composite 6,597 - 6,701
SUMMARY: STRONG SELL‼️️‼️️

11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): SELL‼️️
STOCH (9,6,3): SELL‼️️
MACD(12,26): SELL‼️️
ATR (14): HIGH VOLATILITY
ADX (14): SELL‼️️
CCI (14): *SELL‼️️
HIGHS/LOW (14): *SELL
UO: SELL‼️️
ROC: SELL‼️️
WILLIAMS R: OVERSOLD
BULLBEAR (13): SELL‼️️

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


*SELL: HRTA, ANTM, MDKA, MEDC, ELSA, AALI, LSIP *‼️️‼️️‼️️️️‼️️

STOCKS PICK:


AGII 1,980 - 2,190

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 2,080
TARGET PRICE: 2,190
STOP-LOSS: 1,980

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


ICBP 8,975 - 9,925

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY , BUY 9,450
TARGET PRICE: 9,925
STOP-LOSS: 8,975

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


CPIN 5,450 - 6,000

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 5,725
TARGET PRICE: 6,000
STOP-LOSS: 5,450

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


BBCA 6,950 - 7,650

TECHNICAL INDICATORS: *NEUTRAL , BUY 7,300
TARGET PRICE: 7,650
STOP-LOSS: 6,950

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


ISAT 6,100 - 6,725

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 6,400
TARGET PRICE: 6,725
STOP-LOSS: 6,100

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION (Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online.  
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online. 

Update Harga Komoditas dan Indeks | 7 Juli 2022


S&P 500 rises for third straight session as Fed restates commitment to bringing down inflation

U.S. stocks moved slightly higher on Wednesday as investors pored over the latest minutes from the Federal Reserve.

Dow.......31038  +69.9     +0.23%
Nasdaq.11362  +39.6     +1.75%
S&P 500..3845  +13.7     +0.35%

FTSE.......7108  +82.3      +1.17%   
Dax........12595 +193.3    +1.56%
CAC........5912   +117.4   +2.03%
 
Nikkei....26108  -315.8     -1.20%
HSI........21587   -266.4    -1.22%
Shanghai..3355  -48.7      -1.43%
ST Times..3104  -0.5        -0.01%

IDX.......6646.27  -56.86   -0.85%
LQ45.....947.15   -9.97      -1.04%

IDX Energy...1634.12   -33.36   -2.00%
IDX Bsc Mat.1162.26  -16.81   -1.43%
IDX Industrl..1157.60   -26.81   -2.26%
IDXNONCYC..707.80   +5.50     +0.78%
IDX Hlthcare.1512.61  +7.89     +0.52%
IDXCYCLIC.....863.56   -1.70      -0.20%
IDX Techno....7414.28  -78.28   -1.04%
IDX Transp...1830.67    -21.69   -1.17%
IDX Infrast......955.46    -1.71     -0.18%
IDX Finance 1380.44     -2.41     -0.17%
IDX Property.......662     -2.40     -0.37%

Indo10Yr....7.3820     -0.0120    -0.16%
ICBI..........330.7606  +0.0805   +0.02%
US10Yr.....2.9130     +0.1040  +3.70%
VIX............27.54        +0.01      +0.04%
  
USDIndx 107.0960  +0.5210  +0.49%‼
Como Indx..276.13  -2.03   -0.73%
(Core Commodity CRB)
BCOMIN.....148.14  -0.97   -0.65%

IndoCDS...146.52    +2.50       +1.74%‼
  (5-yr INOCD5)  .

IDR......14999.00  +5.50      +0.04%‼
Jisdor..15015.00  +25.00    +0.17%‼

Euro.........1.0185  -0.0084   -0.82%

TLKM........26.69  -0.31        -1.15%
(4007)
EIDO.........21.60   -0.04       -0.18%
EEM..........39.30   -0.24       -0.61%

Oil..............98.21   -2.53    -2.51%‼
Gold .......1737.50  -29.70 -1.68%‼
Timah. .26000.00  -600     -2.26%
( Closed 05/7)
Nickel...21697.00 -1029.50 -4.53%‼
(Closed 06/7)
Silver.......19.15     -0.77         -3.87%‼
Copper....343.75    -0.05        -0.01%

Nturl Gas.....5.541  -0.030     -0.54%

Ammonia ..4590.00  -116.67 -2.48%‼
China
(Domestic Price)(05/7)
 
Coal price...399.70   +2.10   +0.53%
(Jul/Newcastle) 
Coal price...397.00   +4.45   +1.13%
(Agt/Newcastle)
Coal price...384.74   +4.75   +1.25%
(Jul/Rotterdam) 
Coal price...369.30   +8.60   +2.38%
(Agt/ Rotterdam)

CPO(Sept).....4056   -115        -2.76%‼
(Source: bursamalaysia.com)             
Corn............585.00  +6.50   +1.12%
SoybeanOil...56.64   -0.78    -1.36%
Wheat.........804.50   -2.50    -0.31%

Wood pulp...6600.00  -8.00    -0.12%
(Closed 04/7)

©️Phintraco Sekuritas 
Broker Code: AT
Desy Erawati/ DE

Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia
Copyright: Phintraco Sekuritas
Untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi Website Saham Online. 
Untuk belajar trading, silakan subscribe Channel Youtube Saham Online.