Rekomendasi Saham INCO dan LSIP oleh NH Korindo Sekuritas | 20 Oktober 2022


NH Korindo Sekuritas

20 Oktober 2022

Saham INCO


Break out above Triangle pattern.
Buy.
Entry Level: 6900.
Average Up >7000-7125.
Target: 8000 / 8200-8300.
Stoploss: 6600.

Saham LSIP


Pattern : Parallel Channel (Downtrend).
Break out above MA10 dengan Volume tinggi.
Buy.
Entry Level: 1080-1070.
Average Up >1100.
Target: 1150 / 1170 / 1200-1230.
Stoploss: 1050.
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham INCO, UNVR, PGAS dan MEDC oleh Indopremier Sekuritas | 20 Oktober 2022


Indopremier Sekuritas

20 Oktober 2022

IHSG (6.825 – 6.895) :  Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.895 kemudian 6.930 dengan support di level 6.825 kemudian 6.790.
INCO (Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.050 kemudian 7.200 dengan support di level 6.750 cut loss jika break 6.600.
UNVR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.450 kemudian 5.550 dengan support di level 5.250 cut loss jika break 5.150.
PGAS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.790 dengan resist di level 1.835 kemudian 1.860.
MEDC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 955 dengan resist di level 980 kemudian 1.005.
XIIC (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.005 kemudian 1.015 dengan support di level 985 cut loss jika break 975.
XIJI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 673 kemudian 678 dengan support di level 663 cut loss jika break 663.
XIIF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 529 kemudian 533 dengan support di level 521 cut loss jika break 517.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3ce2e0-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham INCO, INDY, SCMA, STAA dan MTDL oleh Jasa Ustama Capital Sekuritas | 20 Oktober 2022


Jasa Utama Capital Sekuritas 

20 Oktober 2022
Cheryl Tanuwijaya 

PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

Rekomendasi buy mengamati harga Rp 6.875-Rp 6.900. Breakout resistance, volume naik, MACD golden cross.
Target harga: Rp 7.150
Stop loss: Rp 6.650

PT Indika Energy Tbk (INDY)

Rekomendasi buy mencermati harga Rp 3.050-Rp 3.070. Uptrend, stochastic oversold.
Target harga: Rp 3.400
Stop loss: Rp 2.990.

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)

Rekomendasi buy memperhatikan harga Rp 212-Rp 216. MA golden cross, volume naik.
Target harga: Rp 230
Stop loss: Rp 208.

PT Sumber Tani Agung Resources Tbk (STAA)

Rekomendasi buy mencermati harga Rp 1.145-Rp 1.150. MA golden cross, volume naik.
Target harga: Rp 1.200
Stop loss: Rp 1.135.

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

Rekomendasi buy mengamati harga Rp 555-Rp 560. Hammer candle, volume naik.
Target harga: Rp 595
Stop loss: Rp 540.
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ADRO, ENRG dan INDY oleh Mirae Asset Sekuritas | 20 Oktober 2022


Mirae Asset Sekuritas

20 Oktober 2022
Tasrul

IHSG Daily, 6,860.42 (+0.38%), limited upside, daily trading range 6,801 - 6,884. Cut loss level di 6,800. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung menguat lebih lanjut namun mulai terbatas. Indeks ini masih berada di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized sudah berada di oversold area dengan kecenderungan menguat. 

ADRO Daily, 3,840 (-0.52%), buy on weakness, TP 4,100, daily trading range 3,790- 3,900, cut loss level di 3,740. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan W%R optimized sudah berada di oversold area. Harga saat ini di bawah normal lower band pada Bollinger Bands Optimized. 

ENRG Daily, 282 (+6.01%), sell on strength, TP 290, daily trading range 276 - 290, cut loss level di 254. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik lebih lanjut namun mulai terbatas. Harga masih di atas center line pada Bollinger Bands optimized. 

INDY Daily, 3,100 (+0.65%), trading buy, TP 3,320, daily trading range 3,040 - 3,150, cut loss level di 3,030. Koreksi indikator MFI Optimized mulai terbatas, indikator RSI optimized dan indikator W%R Optimized cenderung naik lebih lanjut. Harga masih di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized. 
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ASII, ICBP, INCO dan SMGR oleh Kiwoom Sekuritas | 20 Oktober 2022


Kiwoom Sekuritas Indonesia 

20 Oktober 2022
Rizky Khaerunnisa

PT Astra International Tbk (ASII)

Rekomendasi: Trading buy
Entry buy: Rp 6.450-Rp 6.525
Target harga: Rp 6.650-Rp 6.750
Support: Rp 6.400-Rp 6.450
Cut loss: Rp 6.375.

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

Rekomendasi: Trading buy
Entry buy: Rp 9.000-Rp 9.125
Target harga: Rp 9.325-Rp 9.375
Support: Rp 8.950-Rp 9.000
Cut loss: Rp 8.925.

PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

Rekomendasi: Trading buy
Entry buy: Rp 6.800-Rp 6.900
Target harga: Rp 7.050-Rp 7.125
Support: Rp 6.750-Rp 6.800
Cut loss: Rp 6.725.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)

Rekomendasi: Trading buy
Entry buy: Rp 7.600-Rp 7.750
Target harga: Rp 7.925-Rp 8.000
Support: Rp 7.550-Rp 7.600
Cut loss: Rp 7.525.
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ANTM dan INDY oleh HP Sekuritas | 20 Oktober 2022


HP Sekuritas Indonesia

20 Oktober 2022

Saham ANTM


Trend (minor): Downtrend;
Pattern: Falling Wedge, Indicator: MA10
Potential: Berhasil rebound dari lower channel @1765. Namun, masih berada di bawah MA10 @1862. ANTM berpotensi melanjutkan penguatannya hingga titik previous high @ 1915.
Rekomendasi
Speculative Buy. Entry Level: 1820-1810. Target : 1915; Stoploss : 1765

Saham INDY


Trend: Uptrend;
Pattern: Parallel Channel, Indicator: MA10
Potential: Berhasil rebound dari lower channel @3050. Namun, masih berada di bawah MA10 @3191. INDY berpotensi melanjutkan penguatannya hingga titik previous high @ 3270
Rekomendasi
Speculative Buy. Entry Level: 3090-3110. Target : 3270; Stoploss : 3010
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Hartono Franscesco Jual Saham PEGE


Kepemilikan salah satu pemegang saham PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE), Hartono Franscesco mengalami perubahan sekitar 2,37%. Berkurangnya kepemilikan saham dikarenakan Hartono Franscesco menjual sebagian saham PEGE pada tanggal 10 Oktober 2022.

Dalam laporan kepemilikan saham kepada Bursa, Manajemen PEGE menjelaskan bahwa Hartono Franscesco telah melepas sebagian atau sebanyak 67.170.000 lembar saham PEGE. Saham PEGE di lego di harga Rp670 per lembar sahamnya.

Dengan demikian, Hartono Franscesco berpotensi mengantongi dana sekitar Rp45,01 miliar dari hasil divestasi sebagian kepemilikan saham PEGE. "Tujuannya adalah penjualan saham," tulis Manajemen PEGE.

Pasca penjualan saham, maka kepemilikan Hartono Franscesco di PEGE berkurang menjadi sejumlah 442.845.000 lembar saham atau setara 15,63%, dari sebelumnya 510.015.000 lembar saham atau setara 18%. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Budijanto Soedarpo Mengundurkan Diri Sebagai Direktur Retail Banking PT. Bank Ina Perdana Tbk. (BINA)

PT. Bank Ina Perdana Tbk. (BINA)

Budijanto Soedarpo mengundurkan diri sebagai Direktur Retail Banking PT. Bank Ina Perdana Tbk. (BINA). Budijanto Soedarpo diangkat sebagai anggota direksi bank milik konglomerat Anthony Salim itu, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, 3 September 2021. Praktis hanya setahun lebih menjabat, ia meninggalakan bank tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip Rabu (19/10/2022), Direktur Utama BINA,  Daniel Budirahayu mengatakan, pengunduran diri Budijanto Soedarpo ini efektif per 31 Desember 2022.

Sesuai regulasi OJK nomor 33/2014, permohonan pengunduran diri ini akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang waktunya akan disampaikan lebih lanjut.

Budijanto Soedarpo diangkat sebagai Direktur Retail Banking PT Bank Ina Perdana Tbk oleh RUPS Luar Biasa tanggal 3 September 2021. Pengangkatannya dinyatakan sah berlaku efektif terhitung sejak tanggal ditetapkannya dalam Surat Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan tertanggal 29 November 2021.

Pengunduran diri Budijanto itu, menurut Daniel tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha BINA. Jadi, semua bisa berjalan dengan baik seperti biasa. ***
Author: N A
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Link Net Tbk (LINK) Menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit Investasi dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)


PT Link Net Tbk (LINK) telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit Investasi dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Hal itu disampaikan Corporate Secretary LINK, Johannes, dalam keterangan tertulisnya, Rabu.

Ia merincikan bahwa nilai fasilitas pinjaman tersebut sebesar Rp.1.500.000.000.000,-. Adapun jangka waktu pinjaman 5 tahun. "Tujuan penggunaan dana untuk membiayaikebutuhan umum Perseroan." katanya.

lebih lanjut Johanes menambahkan, transaksi dilakukan untuk membiayai modal kerja dan mendukung kegiatan usaha Perseroan, dimana Transaksi tidak memberikan dampak negatif bagi kondisi keuangan Perseroan.

"Transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.04/20 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. Selain itu, transaksi yang dilakukan tidak mengandung benturan kepentingan dan semua informasi material telah diungkapkan dan tidak menyesatkan." tegasnya. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) Membidik Kontrak Kerja Dalam Proyek Ibu Kota Negara (IKN)


PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menyatakan sedang membidik kontrak kerja dalam proyek Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Proyek - proyek yang sedang diikuti tendernya seperti gedung pemerintahan, gedung-gedung swasta hingga infrastruktur dasar seperti jalan tol dan lainnya.

Direktur WTON, Taufik Dwi Wibowo menjelaskan nilai kontrak yang disasar oleh perusahaan hingga akhir tahun pada proyek IKN sekitar Rp150 miliar. Menurutnya beberapa kontrak sudah didapatkan meskipun nilainya tidak terlalu signifikan.

"Target tahun ini (pada proyek IKN) yang kami sasarkan Rp150 miliar, beberapa sudah on hand lalu ada juga yang sedang proses, targetkan kami akan mensuplai multiproduk seperti material dan jasa," ujar Taufik dalam public ekspose virtual, Rabu (19/10).

Dijelaskan bahwa WTON telah membukukan kontrak baru pada proyek IKN sebagai sub kontraktor dengan menyuplai kebutuhan ready mix dan juga material alam dalam proyek infrastruktur yang digarap oleh pemenang lelang. Saat ini manajemen sedang berupaya agar produk dan jasa WTON semakin diminati untuk menopang pembangunan infrastruktur di IKN.

"Untuk tahap II nanti akan ada pembangunan istana Presiden hingga gedung - gedung dan rumah landed jadi target kami hingga 2024 bisa gaet hingga Rp2,5 triliun," tukasnya.
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Private Placement oleh PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Berhasil Dirampungkan

Manajemen PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) menegaskan bahwa transaksi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau biasa disebut dengan Private Placement yakni senilai USD1,6 Miliar (Rp24 Triliun) berhasil dirampungkan.


Director & Corporate Secretary BUMI, Dileep Srivastava menuturkan, sejumlah 200 miliar saham telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, (19/10/2022), sehingga jumlah saham yang beredar meningkat menjadi 343.841.242.189 dari semula 143.841.242.189 saham..

"Dengan demikian, seluruh sisa kewajiban utang PKPU telah dipenuhi dan telah dilakukan proses pembayaran secara tunai." kata Dileep, dalam keterangan tertulisnya.

Perseroan menegaskan bahwa Kelompok Usaha Bakrie dan Grup Salim saat ini bersama-sama menjadi pemegang saham pengendali Perseroan. "Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan keyakinan yang diberikan oleh dua pengendali Perseroan untuk prospek di masa depan." ujarnya. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Fidelity Funds Mengakumulasi Saham PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO)

Fidelity Funds mengakumulasi saham PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) sejak pertama kali muncul sebagai investor. Kini Fidelity Funds menggenggam 6,84% saham SPTO.

PT Surya Pertiwi Tbk

Fidelity Funds terus mengakumulasi saham emiten distributor produk sanitor dan peralatan kamar mandi itu secara perlahan. Akuisisi yang dilakukan oleh perusahaan investasi global tersebut tatkala harga saham SPTO tengah dalam fase konsolidasi. Fund yang dikelola Fidelity Investments itu telah menggenggam 6,84% saham SPTO.

Terlepas dari akumulasi yang dilakukan Fidelity, pergerakan saham SPTO yang jarang terdengar terlepas dari kinerja keuangan menggembirakan.

Tercatat pendapatan bersih SPTO per 30 Juni 2022 memang berhasil tumbuh positif 15,49% secara tahunan. Penjualan produk saniter masih menjadi penyumbang utama bagi SPTO, kontribusinya sebesar Rp759,43 miliar atau setara 63,75% dari total pendapatan bersih semester I 2022.

Namun disisi lain beban penjualan yang membengkak 12,33% menjadi Rp107,92 miliar membuat laba usaha SPTO menyusut 2,42% secara tahunan menjadi Rp121,73 miliar.

Hal tersebut berdampak langsung pada laba bersih Surya Pertiwi yang merosot 11,26% secara tahunan menjadi Rp79,73 miliar. 
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) Akan Rights Issue

PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) akan menggelar aksi korporasi di pasar modal melalui Rights Issue. Rencananya, Perseroan akan menerbitkan maksimal sebanyak 14,84 miliar lembar saham seri B dengan nilai nominal Rp 50 per saham.


Adapun harga pelaksanaaan saham IATA di banderol Rp 180 per saham, sehingga diperkirakan dana yang akan dihimpun sekitar Rp2,67 triliun. Adapun rasio dalam Rights Issue kali ini yaitu 10 banding 13 (10:13), dimana setiap 1 HMETD berhak membeli 1 saham baru seharga Rp 180 per saham.

Bersamaan dengan Rights Issue, Perseroan juga akan menerbitkan sebanyak banyaknya 2,96 miliar waran seri I, dimana rasionua setiap 5 saham hasil Rights Issue tersebut melekat 1 waran seri I seharga Rp 210. Dengan demikian seluruhnya diperkirakan senilai maksimal sebanyak Rp 623,31 miliar.

Patut diketahui, jika saham-saham yang ditawarkan dalam PUT II ini tidak seluruhnya diambil atau dilaksanakan oleh Pemegang HMETD, maka PT MNC Asia Holding Tbk sebagai Pembeli Siaga untuk mengambil sisa saham tersebut dengan mengkonversi tagihan atas surat sanggup yang diterbitkan Perseroan sebanyak banyaknya sebesar 11.127.666.666 saham sehingga seluruhnya bernilai sebanyak-banyaknya sebesar Rp2.002.980.000.000 dengan harga pelaksanaan HMETD. Jika masih terdapat sisa saham dari jumlah yang ditawarkan, maka sisa saham tersebut tidak akan dikeluarkan Perseroan dari portepel.

Seluruh dana yang diperoleh oleh Perseroan dalam PUT II ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan dipergunakan sekitar Rp2.002.980.000.000,00, akan digunakan untuk pelunasan seluruh promissory note Perseroan yang diterbitkan kepada PT MNC Asia Holding Tbk dengan cara membayar dengan uang dan/atau dengan konversi hak tagih menjadi saham Perseroan dalam rangka pengambilalihan PT Bhakti Coal Resources (BCR).

Kemudian sekitar Rp225 miliar dana hasil Rights Issue juga akan digunakan sebagai setoran modal ke BMR untuk melakukan investasi di pengembangan usaha di sektor migas. Dan sekitar Rp441,7 miliar akan digunakan sebagai setoran modal ke BCR, yang akan diteruskan ke Entitas Anak dibawahnya secara bertahap untuk modal kerja dan pengembangan usaha di sektor pertambangan batubara. BCR selaku Perusahaan Induk telah memperoleh NIB: 0712210050386, diterbitkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal Pemerintah Republik Indonesia.

"Kemudian, seluruh dana pelaksanaan Waran Seri I akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja yaitu pembayaran gaji karyawan, pelunasan utang terkait modal kerja dan pembiayaan kebutuhan operasional sehari-hari." tulis Manajemen IATA. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ANTM, BRPT, ICBP dan INCO oleh MNC Sekuritas | 20 Oktober 2022


MNCS Daily Scope Wave 

20 Oktober 2022

IHSG

IHSG ditutup menguat 0,4% ke 6,860 pada perdagangan kemarin (19/10), penguatan IHSG juga disertai dengan munculnya tekanan beli meskipun belum begitu besar. Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 6,747 sebagai supportnya, maka pergerakan IHSG masih berada pada bagian dari wave b dari wave (y) dari wave [y] dari wave B, sehingga IHSG masih berpeluang menguat ke 6,950. Pun nanti IHSG terkoreksi, nampaknya akan menguji 6,778-6,800.
Support: 6,680, 6,747
Resistance: 6,850, 6,930

ANTM - Buy on Weakness 

ANTM ditutup menguat 1,7% ke 1,825 pada perdagangan kemarin (19/10), penguatan ANTM pun diiringi dengan munculnya volume pembelian. Namun, posisi ANTM diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [c] dari wave B sehingga dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1,700-1,765
Target Price: 1,930, 2,150
Stoploss: below 1,665

BRPT - Buy on Weakness 

BRPT ditutup terkoreksi ke 795 pada perdagangan kemarin (19/10) dan masih tertahan oleh MA20. Posisi BRPT saat ini diperkirakan sedang berada di wave [v] dari wave C dari wave (B) sehingga BRPT masih rawan koreksi dan dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 745-770
Target Price: 830, 890
Stoploss: below 700

ICBP - Buy on Weakness 

ICBP ditutup menguat 2% ke 9,125 pada perdagangan kemarin (19/10), meskipun break resistance namun masih tertahan Upper Band. Posisi ICBP diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (c) dari wave [b], sehingga ICBP berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 8,925-9,100
Target Price: 9,300, 9,450
Stoploss: below 8,575

INCO - Buy on Weakness

INCO ditutup menguat 3,8% ke 6,900 pada perdagangan kemarin (19/10), penutupan INCO pun masih tertahan resistance dan Upper Band. Posisi INCO diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c] dari wave Y, sehingga INCO masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 6,775-6,825
Target Price: 7,250, 7,950
Stoploss: below 6,475

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham ABMM | 20 Oktober 2022

Analisa Saham ABMM


ABMM berkonsolidasi menguji area resisten downtrend channel nya di 4220. Jika area resisten ini berhasil ditembus dan bertahan di atasnya, maka terbuka peluang kenaikan kembali menuju 5510 dengan minor target 4860. Harga yang bergerak di atas rangkaian moving average menunjukan saham ini masih berada dalam tren kenaikan jangka menengah panjang.

Trading plan : Buy jika break resisten 4220. Stoploss level 4020. Terdapat calon support baru di 3880, tentunya ini akan merubah entry risk Anda. Pastikan membeli saham sesuai dengan risk tolerance Anda.

Disclaimer ON
Sumber: galerisaham-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham UNVR | 20 Oktober 2022

Analisa Saham UNVR


Saham UNVR dibuka dengan open gap up di 4900-4930 dan terus bergerak naik menembus ke atas resistance 5100 dengan diikuti volume trasaksi yang meningkat tajam. Kondisi tersebut membuat UNVR berhasil mengakhiri fase konsolidasinya dikisaran 4500 hingga 5100 (area kotak warna kuning) dan berpeluang bergerak naik menuju target terdekat di 5400, dengan target berikutnya di 5700. Indikator teknikal MACD telah golden cross dan mulai bergerak naik diatas centreline mengindikasikan bahwa saham ini bergerak menguat dalam momentum positif.

Trading Plan : Hold bagi yang sudah membeli saat break out 5100. Bagi yang belum, tunggu terjadi pullback ke 5100-5150, dengan batasan resiko di 4900.

Disclaimer ON
Sumber: step-trader-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Bandarmologi Saham UNVR, INCO, BDMN, SMGR dan ICBP | 20 Oktober 2022


Technical & Bandarmology Prespectives

Thursday (20/10/2022)
By Dr Cand. E S, MBA, CSA®., CIB®.

IDX Composite 6,816 - 6,894

SUMMARY: STRONG SELL‼️️‼️️‼️️

11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): SELL‼️️
STOCH (9,6,3): SELL‼️️
MACD(12,26): SELL‼️️
ATR (14): HIGH VOLATILITY
ADX (14): SELL‼️️
CCI (14): *SELL‼️️
HIGHS/LOW (14): *SELL‼️️
UO: SELL‼️️
ROC: SELL‼️️
WILLIAMS R: SELL‼️️
BULLBEAR (13): SELL‼️️

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL


STOCKS PICK:


UNVR 5,100 - 5,600

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 5,350
TARGET PRICE: 5,600
STOP-LOSS: 5,100

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


INCO 6,550 - 7,250

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 6,900
TARGET PRICE: 7,250
STOP-LOSS: 6,550

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


BDMN 3,030 - 3,350

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 3,190
TARGET PRICE: 3,350
STOP-LOSS: 3,030

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


SMGR 7,375 - 8,125

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 7,750
TARGET PRICE: 8,125
STOP-LOSS: 7,375

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


ICBP 8,700 - 9,600

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY , BUY 9,125
TARGET PRICE: 9,600
STOP-LOSS: 8,700

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Update Harga Komoditas dan Indeks Global | 20 Oktober 2022


Stocks snap two-day winning streak as 10-year yield hits highest level since 2008

Stocks moved lower on Wednesday as Wall Street struggled to extend its rally amid a sharp rise in Treasury yields.

Dow.......30424  -99.99      -0.33%
Nasdaq.10681  -91.9         -0.85%
S&P 500..3695  -24.8         -0.67%

FTSE.......6925   -11.8         -0.17%  
Dax........12741  -24.2         -0.19%
CAC........6041   -26.3         -0.43%
 
Nikkei....27257   +101.2   +0.37%
HSI........16511    -403.3    -2.38%
Shanghai..3044   -36.6     -1.19%
ST Times..3023   -3.1       -0.10%
 
IDX.......6860.42  +25.92   +0.38%
LQ45.....974.07   +2.72     +0.28%

IDX Energy...1958.33   -14.53   -0.74%
IDX Bsc Mat.1241.08  +12.44  +1.01%
IDX Industrl..1250.93  +4.10    +0.33%
IDXNONCYC..842.26   +6.32    +0.76%
IDX Hlthcare.1464.14  +8.00    +0.55%
IDXCYCLIC.....842.26   +6.32    +0.76%
IDX Techno..6497.94   +44.34  +0.69%
IDX Transp...1761.18   +8.94    +0.51%
IDX Infrast......922.98   +3.12    +0.34%
IDX Finance 1451.31    +19.96 +1.39%
IDX Banking.1129.36  +15.48   +1.39%
IDX Property.......67/   +4.50      +0.67%

Indo10Yr....7.4493   +0.0097  +0.13%
ICBI........332.6533   -0.3304   -0.10%
US10Yr......4.1270 +0.1290  +3.23%‼
VIX..........30.75      +0.26       +0.85%
  
USDIndx 112.8930  +0.8540  +0.76%
Como Indx..271.35   -0.20   -0.07%
(Core Commodity CRB)
BCOMIN.....142.75    -0.49   -0.34%
.
IndoCDS 155.69     -0.40   -0.26%
  (5-yr INOCD5) (12/10)

IDR......15498.50 +34.00   +0.22%‼
Jisdor..15469.00  -11          -0.07%‼

Euro........0.9860  +0.0136  +1.42%‼

TLKM........26.96  -0.24   -0.88%
(4170)
EIDO.........22.70   +0.06   +0.26%
EEM.........34.52    -0.64    -1.82%

Oil............85.98   +3.16   +3.82%‼
Gold ......1634.00  -21.80    -1.32%
Timah....19450     -195        -0.99%
(Closed 18/10)
Nickel...22041.00 +103.00  +0.47%
(Closed 19/10)
Silver.........18.41   -0.19     -1.02%
Copper....332.05   -4.15     -1.23%

Nturl Gas.....5.455   -0.236  -4.15%‼

Ammonia..4180.00   -26.67    -0.63%
 China
(Domestic Price)(18/10)
 
Coal price....391.00   +3.15    +0.81%
(Okt/Newcastle) 
Coal price....393.25    +6.45   +1.67%
(Nov/Newcastle)
Coal price....396.10  +9.80   +2.54%
(Des/Newcastle)
Coal price....268.00    +1.00    +0.37%
(Okt/Rotterdam) 
Coal price....257.15   +2.15     +0.84%
(Nov/ Rotterdam)
Coal price.....256.75   +1.85    +0.73%
(Des/Rotterdam)

Coal(ICI 4).....94.45     unch     +0%
Indonesial Coal Index (18/10)

CPO(Jan)......4120    +115      +2.87%‼


(Source: bursamalaysia.com)             
Corn.............678.25  -2.75    -0.40%
SoybeanOil...70.64  +1.90   +2.76%
Wheat.........841.25   -8.25     -0.97%

Wood pulp...6846.00  unch    +0%
(Closed 18/10)

©️Phintraco Sekuritas 
Broker Code: AT
Desy Erawati/ DE

Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia
Copyright: Phintraco Sekuritas-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online.