Rekomendasi Saham BFIN, ESSA, SSMS dan TBIG oleh Kiwoom Sekuritas Indonesia | 12 Desember 2022


Kiwoom Sekuritas Indonesia 

12 Desember 2022
Rizky Khaerunnisa

PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN)

Rekomendasi: Trading buy
Entry buy: Rp 1.085 - Rp 1.105
Target harga: Rp 1.125 - Rp 1.140
Support: Rp 1.075 - Rp 1.085
Cutloss: Rp 1.070.

PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA)

Rekomendasi: Trading buy
Entry buy: Rp 1.035 - Rp 1.045
Target harga: Rp 1.065 - Rp 1.080
Support: Rp 1.015 - Rp 1.035
Cutloss: Rp 1.010

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)

Rekomendasi: Trading buy
Entry buy: Rp 1.495 - Rp 1.520
Target harga: Rp 1.555 - Rp 1.580
Support: Rp 1.480 - Rp 1.495
Cutloss: Rp 1.475.

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)

Rekomendasi: Trading buy
Entry buy: Rp 2.390 - Rp 2.410
Target harga: Rp 2.470 - Rp 2.500
Support: Rp 2.360 - Rp 2.390
Cutloss: Rp 2.350.
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBCA, BBRI, ICBP dan MAPI oleh Indopremier Sekuritas | 12 Desember 2022


Indopremier Sekuritas

12 Desember 2022

IHSG (6.660 – 6.770) : Indeks diprediksi akan bergerak melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.660 kemudian 6.605 dengan resist di level 6.770 kemudian 6.825.
BBCA (Buy): Target kenaikan harga pada level 8.675 kemudian 8.775 dengan support di level 8.475 cut loss jika break 8.375.
BBRI (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 4.760 dengan resist di level 4.840 kemudian 4.890.
ICBP (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 10.050 dengan resist di level 10.225 kemudian 10.350.
MAPI (Buy on Weakness):  Target harga beli pada level 1.400 dengan resist di level 1.455 kemudian 10.480.
XIFE (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 113 dengan resist di level 115 kemudian 116.
XILV (Buy on Weakness); Target harga beli pada level 127 dengan resist di level 129 kemudian 130.
XIML (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 274 dengan resist di level 278 kemudian 280.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3ce3vc-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBNI dan SMGR oleh HP Sekuritas | 12 Desember 2022


HP Sekuritas

12 Desember 2022

Saham BBNI


Trend: Sideways;
Pattern: Rising wedge
Indicator: MA10(biru) & MA20(merah)
Potential: BBNI baru-baru ini membentuk rising wedge. Price action saat ini rebound dari rising wedge pattern support @ 9,250 dengan bullish momentum yang masih kuat karena MA10 (biru) di atas MA20(merah). Entry level setelah breakout dari Dynamic resistance MA10(biru) @ 9,600. Target Price di rising wedge pattern support @ 10,125.
Rekomendasi
Buy On Break; Entry Level : 2010; Target : 2160; Stoploss : 1930

Saham SMGR


Trend (major): Sideways;
Indicator: MA10(biru)&MA20(merah);
Potential: SMGR baru-baru ini mengalami minor downtrend dengan bearish sentiment kuat setelah MA10(biru) crossing ke bawah MA20(merah). Price action saat ini berpotensi rebound dari 0.38 FB ratio support @ 6825 dengan membentuk dragonfly pattern. Entry level di 0.5 FB ratio resistance @ 7,100. Target Price di 0.79 FB ratio resistance @ 7,775.
Rekomendasi
Buy On Break; Entry Level : 7100; Target : 7775; Stoploss : 6825
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBCA, BMRI dan INKP oleh Mirae Asset Sekuritas | 12 Desember 2022


Mirae Asset Sekuritas

12 Desember 2022
Tasrul

IHSG Daily, 6,715.12 (-1.31%), tendency to rise, daily trading range 6,692 - 6,769. Critical level di 6,640 Koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized mulai bergerak naik. Indeks ini berada di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized mulai tertahan. 

BBCA Daily, 8,575 (+0.88%), trading buy, TP 9,000, daily trading range 8,475 - 8,675, cut loss level di 8,275. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan W%R optimized masih cenderungmenguat. Harga saat ini di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized. 

BMRI Daily, 9,925 (-1.24%), buy on weakness, TP 10,700, daily trading range 9,825 - 10,050. cut loss level di 9,750. Indicator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak turun namun terbatas, Indikator W%R optimized cenderung naik. Harga masih di bawah center line pada Bollinger Bands optimized. 

INKP Daily, 9,275 (+0.27%), buy on weakness, TP 10,200 daily trading range 9,100 - 9,375, cut loss level di 9,050. Koreksi indikator MFI Optimized mulai terbatas, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized mulai bergerak naik. Harga masih di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized. (bsn)
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Erajaya Swasembada (ERAA) Baru Serap Buyback Rp19,28 Miliar


PT Erajaya Swasembada (ERAA) menuntaskan buyback senilai Rp19,28 miliar. Itu setelah menyerok 43.278.700 lembar pada harga rata-rata Rp428,25 per helai. Penyerapan buyback itu, sepanjang periode 8 September 2022 sampai 7 Desember 2022.

Sepanjang tiga bulan Periode buyback itu, distributor iPhone tersebut hanya menyerap sekitar 6,5 persen dari total anggaran Rp300 miliar. Dengan data dan fakta itu, sisa alokasi dana buyback masih tersimpan sejumlah Rp280,71 miliar. 

”Sesuai jadwal, periode buyback telah berakhir pada 7 Desember 2022. Hasil buyback tidak berdampak negatif pada kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha emiten sebagai perusahaan publik,” tulis Amelia Allen, Vice President Group Head of Legal & Corporate Secretary Erajaya Swasembada. 

Sebelumnya, Erajaya menyiapkan dana taktis maksimum Rp300 miliar. Dana tersebut untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham maksimal 3 miliar lembar. Aksi itu dipentaskan dengan mempertimbangkan kondisi pasar mengalami fluktuasi secara signifikan.

Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak melebihi 20 persen dari modal disetor, dengan ketentuan paling sedikit saham beredar 7,5 persen dari modal disetor perseroan. Periode buyback saham dilakukan secara bertahap sepanjang tiga bulan. Itu terhitung sejak 8 September 2022 hingga 7 Desember 2022. 

Pelaksanaan transaksi pembelian saham akan dilaksanakan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan berkeyakinan buyback saham tidak mempengaruhi kondisi keuangan. Pasalnya, saat ini, perseroan mempunyai modal memadai untuk membiayai kegiatan usaha perseroan.

Pada 22 Agustus 2022, Erajaya juga telah merampungkan aksi serupa. Kala itu, perseroan melakukan pembelian kembali atas 71.695.900 lembar senilai Rp35,5 miliar. Angka itu, dari rencana awal maksimum Rp319 miliar selama tiga bulan sejak 20 Mei 2022 sampai 19 Agustus 2022. (*)
Author: J S
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Philadel Terra Obral 1,28 Juta Saham Bank Ina Perdana (BINA) Rp3.920 per Lembar


PT Philadel Terra Lestari mengurangi kepemilikan saham Bank Ina Perdana (BINA). Itu dilakukan dengan melepas 1.280.000 lembar alias 1,28 juta saham Bank Ina. Transaksi penjualan terjadi pada harga pelaksanaan Rp3.920 per helai.

Menyusul transaksi pada 28 November 2022 itu, Philadel Terra meraup dana senilai Rp5,01 miliar. ”Tujuan transaksi diversifikasi investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung,”  tulis Yohanes Ade Bunia Moniaga, Direktur Philadel Terra Lestari.

Dengan penuntasan transaksi itu, timbunan saham milik Philadel Terra menjadi 342.188.200 lembar atau setara 5,76 persen. Tereduksi 0,02 persen dari sebelum transaksi dengan tabulasi kepemilikan sebanyak 343.468.200 lembar atau 5,78 persen. 

Sekadar informasi, Bank Ina Perdana menawarkan right issue maksimal Rp1,2 triliun. Itu dengan melepas 296.854.687 helai alias 296,85 juta lembar pada harga pelaksanaan Rp4.050 per helai. Tindakan itu, untuk memperkuat struktur permodalan dalam pemenuhan modal inti minimum.

Right issue itu, menyasar investor dengan nama tercatat sebagai pemegang saham pada 12 Desember 2022 pukul 16.00 WIB. Setiap pemilik 20 saham lewas berhak satu hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Setiap pemilik satu HMETD berhak untuk mengeksekusi saham baru pada harga pelaksanaan Rp4.050 per helai. 

Jadwal right issue Bank Ina sebagai berikut. Tanggal efektif pada 30 November 2022. Daftar pemegang saham berhak atas HMETD pada 12 Desember 2022 pukul 16.00 WIB. Cum right pasar reguler dan negosiasi pada 8 Desember 2022. Ex right pasar reguler dan negosiasi pada 9 Desember 2022.

Cum right pasar tunai pada 12 Desember 2022. Ex right pasar tunai pada 13 Desember 2022. Distribusi HMETD pada 13 Desember 2022. Pencatatan efek di BEI pada 14 Desember 2022. Periode perdagangan pada 14-20 Desember 2022. Periode pelaksanaan HMETD pada 14-20 Desember 2022. 

Tanggal akhir pembayaran pesanan efek tambahan pada 22 Desember 2022. Periode penyerahan efek pada 16-22 Desember 2022. Tanggal penjatahan pada 23 Desember 2022. Tanggal pengembalian kelebihan uang pesanan pada 27 Desember 2022. 

Dana hasil right issue untuk meningkatkan fungsi intermediasi, pertumbuhan penyaluran kredit diarahkan untuk pembiayaan modal kerja, investasi, dan konsumsi. Segmen pasar dilayani mulai korporasi, komersial hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). (*)
Author: J S
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Adhi Karya (ADHI) Kembali Embat Proyek IKN Nusantara Rp493 Miliar


PT Adhi Karya (ADHI) menggarap proyek konstruksi rumah dinas Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Itu setelah kembali ditunjuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Proyek senilai Rp493,7 miliar itu, terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara. 

Adhi Karya memperoleh kontrak untuk proyek konstruksi rumah tapak kedinasan beserta fasilitas penunjangnya di KIPP IKN Nusantara. ”Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) telah diteken Rabu (7/12). Dengan begitu, pekerjaan resmi dilakukan, dan akan diserahterimakan pada 2024,” tulis Farid Budiyanto, Corporate Secretary Adhi Karya. 

Teken SPMK melibatkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Susun, dan Rumah Khusus II PUPR Ronal Setiyadi dengan perwakilan Kerja Sama Operasi (KSO), Yan Arianto General Manager Departemen Gedung Adhi Karya. Perseroan menjadi kontraktor utama berskema KSO dalam pelaksanaan proyek tersebut. 

Pada proses pelaksanaan, lingkup pekerjaan Adhi Karya meliputi, perencanaan dan perancangan, pekerjaan konstruksi dan infrastruktur kawasan. Seperti rumah tapak, penataan kawasan untuk fasilitas umum, sosial, prasarana, dan sarana kawasan. 

Sejauh ini, Adhi Karya telah memperoleh kontrak pembangunan infrastruktur IKN Nusantara untuk sejumlah proyek. Antara lain 22 Tower untuk hunian pekerja konstruksi IKN, pelindung Fender Jembatan Pulau Balang, Jalan Tol Seksi 3A Segmen Karangjoang-KTT Kariangau, dan terbaru, ialah Rumah Tapak Kedinasan IKN Nusantara. 

Perolehan kontrak dari pembangunan IKN diharapkan akan terus bertambah seiring proses pelelangan masih diikuti Adhi Karya. Farid menyatakan, perolehan kontrak baru tersebut akan memberikan dampak positif bagi kinerja Adhi Karya. (*)
Author: J S
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Entitas Indika Energy (INDY) Bereskan Buyback Obligasi USD41,44 Juta


Entitas Indika Energy (INDY) melakukan buyback obligasi USD41,44 juta. Aksi itu dilakukan Indika Energy Capital III Pte Ltd USD10,50 juta. Lalu, Indika Energy Capital IV Pte Ltd  sejumlah USD30,94 juta.

Indika Energy Capital III Pte Ltd membeli kembali surat utang USD10,50 juta alias 5,875 persen dari smart utang jatuh tempo pada 2024. Pembelian kembali obligasi itu, mewakili 1,83 persen dari nilai pokok awal surat utang 2024. Setelah pelaksanaan pembelian kembali 2024, jumlah terutang dari surat utang 2024 sebesar USD322,87 juta, mewakili 56,15 persen dari jumlah pokok awal surat utang 2024.

Selain itu, Indika Energy Capital IV Pte Ltd melakukan pembelian kembali atas surat utang 8,25 persen jatuh tempo pada 2025. Jumlah pembelian kembali itu, USD30,94 juta. Surat utang itu dibeli kembali di pasar terbuka. Buyback obligasi 2025 merepresentasikan 4,58 persen dari nilai pokok awal surat utang 2025. 

Setelah pelaksanaan pembelian kembali 2025, jumlah terutang dari surat utang 2025 sejumlah USD567,93 juta mewakili sekitar 84,14 persen dari jumlah pokok awal surat utang 2025. ”Transaksi itu tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha emiten sebagai perusahaan terbuka,” tulis Adi Pramono, Corporate Secretary Indika Energy. (*)
Author: J S
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Kredit Berkelanjutan BRI (BBRI) Tembus Rp671,1 Triliun


Komitmen untuk tumbuh berkelanjutan terus ditunjukkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), atau BRI. Hal ini ditunjukkan dari portofolio kredit berkelanjutan BRI yang mencapai Rp671,1 triliun atau setara 66,6% dari total kredit yang disalurkan pada kuartal III-2022.

Pada periode yang sama, portofolio green financing BRI juga telah mencapai Rp76,1 triliun. Pembiayaan tersebut tersalurkan ke sektor energi terbarukan, green building, green transportation, dan aktivitas lainnya yang selaras dengan prinsip Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL).

Dalam keterangannya seperti dikutip Minggu (11/12/2022), Direktur Kepatuhan BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto mengatakan bahwa sebagai front runner sustainable bank di Indonesia, perseroan terus mengakselerasi penerapan prinsip Environmental, Social, & Governance (ESG). Ke depan, BRI akan terus menerapkan strategi role modelling untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat terutama pelaku UMKM, melalui penerapan prinsip-prinsip ESG.

Dari sisi liabilitas, BRI berupaya menambah kapasitas untuk menyalurkan pembiayaan berkelanjutan dengan menerbitkan obligasi. Pada 2019, perseroan menerbitkan sustainability bond senilai USD500 juta yang 31% dana serapannya disalurkan kepada green project dan 69% lainnya ditujukan kepada social project.

Lalu BRI kembali menghimpun dana melalui Green Bond pada tahun 2022 untuk menghimpun dana total senilai Rp 15 triliun. Di tahap pertama, BRI telah menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I BRI Tahap I Tahun 2022 dengan pokok obligasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp 5 triliun dan Green Bond BRI tahap 1 ini berhasil mendapatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 4,4 kali.

Dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 60 tahun 2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan, sedikitnya 70% dana yang dihimpun disalurkan kepada green project dan 30% lainnya kepada kredit berkelanjutan di sektor UMKM.

BRI juga terus hadir untuk melakukan pemberdayaan yang diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Terdapat 1.881 Desa BRILian, yakni program pemberdayaan desa yang disusun BRI agar desa dapat meningkatkan kemandirian ekonomi melalui potensi ekonomi yang ada disekitarnya.

Mengambil contoh lain, ialah pemberdayaan perempuan melalui PNM Mekaar. Sebanyak 39.000 Account Officer (AO) kini aktif mensosialisasikan dan melayani lebih dari 13 juta perempuan. Pembiayaan berkonsep Group Lending yang diberikan AO Mekaar ini telah memiliki outstanding pembiayaan sebesar Rp33,3 triliun atau tumbuh 41,6% Year on Year (YoY) pada kuartal III-2022.

Ahmad Solichin Lutfiyanto menambahkan bahwa BRI senantiasa memberikan value added kepada stakeholders dengan konsisten mengacu pada standar internasional dalam aspek governance. Hasil penilaian Corporate Governance Perception Index (CGPI) BRI mengalami peningkatkan dari skor 93,25 pada 2021 menjadi 95,10 pada 2022 dan diinterpretasikan sebagai Most Trusted Company.

Dari sisi operasional, BRI proaktif mendukung pemerintah mencapai target net zero emission pada 2060 dan berkontribusi menahan pemanasan suhu bumi agar tidak melebihi 1,5 derajat hingga 2 derajat Celsius melalui inisiatif-inisiatif dekarbonisasi.

Seperti diketahui, belum lama ini BRI juga telah mendorong peningkatan penggunaan kendaraan listrik. Komitmen ini diwujudkan melalui peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kantor Pusat BRI, yang pembangunannya menjadi bentuk sinergi antara PLN dan BRI. Kerja sama pembangunan SPKLU ini juga diharapkan akan menjadi mata rantai bagi ekosistem energi baru terbarukan yang tengah dikembangkan di Tanah Air.

BRI menggunakan kendaraan listrik untuk menunjang operasional bisnis. Saat ini sebanyak 30 mobil listrik di Regional Office (RO) seluruh Indonesia, dan 50 sepeda motor listrik yang digunakan tenaga pemasar BRI.

BRI juga telah menggunakan sumber daya ramah lingkungan, termasuk Menara BRILiaN yang telah memiliki sertifikasi Green Building dari Green Building Council Indonesia (GBCI) dan penggunaan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) atau solar panel, yang akan digunakan di 8 unit kerja yang tersebar di beberapa wilayah yakni Bandung, Denpasar, Jakarta, Malang, dan Yogyakarta.

Upaya penerapan prinsip ESG BRI tercermin dalam peningkatan Rating Corporate Sustainability Assessment (CSA) BRI yang naik 11 poin dari 52 poin pada 2021 menjadi 63 poin pada 2022. Rating yang diselenggarakan oleh S&P Global tersebut mempublikasikan kenaikan skor pada seluruh dimensi ESG, baik Environmental, Social, maupun Governance.

Selain itu, Sustainalytics memberikan skor 18,8 atau low risk terhadap BRI, pada laporan ESG Risk Rating yang dikeluarkannya pada 5 Oktober 2022. ESG Risk Rating Sustainalytics mengukur eksposur perusahaan terhadap risiko ESG dan seberapa baik perusahaan mengelola risiko tersebut. Semakin rendah ESG Risk Rating perusahaan, maka dipersepsikan semakin baik perusahaan tersebut dalam mengelola risiko ESG.

Hal tersebut mengindikasikan operasional bisnis BRI semakin unggul dalam menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan. Perseroan sangat concern terhadap implementasi ESG, terutama untuk sustainability perusahaan. Karena itu, BRI terus melakukan pengukuran terhadap kinerja oleh berbagai instansi secara objektif dan mengacu pada standar internasional sebagai bentuk komitmen terhadap para stakeholders BRI. ***
Author: N A
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Tahun Depan Pengeboran Migas Lebih Masif, Ini Strategi Apexindo (APEX)


SKK Migas menyatakan Pemerintah terus berupaya keras  meningkatkan produksi minyak dan gas bumi, terutama untuk mencapai target produksi minyak 1 juta BOPD   dan gas 12 BSCFD pada tahun 2030. Salah satu strategi yang dilakukan adalah optimalisasi produksi lapangan eksisting  melalui reaktivasi idle well.

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Noor Arifin Muhammad mengatakan, dari total 41.514 sumur yang ada di Indonesia, terdapat 10.398 sumur yang masuk pada kriteria idle well. Namun demikian, tidak semua memiliki potensi untuk direaktivasi karena sesuatu dan lain hal, seperti tidak adanya potensi subsurface, keekonomian yang tidak terpenuhi karena high cost rectivation dan harga minyak mentah dunia pada saat itu, serta faktor HSE dan non teknikal seperti masalah masyarakat.

Pada WP&B Tahun 2023 ditargetkan kegiatan reaktivasi idle well sebanyak 1000 sumur. Di luar program reaktivasi sumur yang sudah menjadi rencana kerja dalam WP&B, terdapat pula kegiatan atau program reaktivasi idle well non-WP&B yang berperan sebagai filling the gap untuk mencapai target nasional. “Pemerintah mendorong KKKS mencari potensi reaktivasi idle well untuk dapat dilakukan reaktivasi di luar rencana kerja WP&B,” ujar Noor Arifin.

Salah satunya adalah dengan mencari mitra kerja dengan mekanisme yang dapat diterapkan dalam kerja sama, antara lain No Cure No Pay, No Cure Less Pay, Performance Based, Risk & Reward dan sebagainya.

PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) turut memperhatikan secara serius tentang hal ini. Direktur Apexindo Mahar Atanta Sembiring dalam paparan publiknya pekan lalu mengatakan, secara umum, Perseroan melihat tren harga komoditas yang cukup baik kemungkinan akan terus berlanjut di tahun 2023 sehingga SKK Migas akan melakukan pengeboran yang lebih masif lagi. Hal itu yang akan menjadi katalis positif bagi kegiatan Perseroan. 

Melihat utilisasi armada saat ini di mana untuk rig darat masih cukup rendah, Perseroan akan memfokuskan kepada peningkatan utilisasi rig darat khususnya untuk pengeboran di geothermal. Perseroan juga secara aktif mengikuti tender-tender rig darat, khususnya yang diadakan oleh Pertamina group, sehingga diharapkan tingkat utilisasi rig darat akan meningkat di tahun depan. 

“Apexindo sebagai perusahaan yang memiliki hubungan yang cukup baik dengan perusahaan-perusahaan Migas, selalu berusaha untuk melihat pengembangan usaha yang bisa kami lakukan. Oleh karena itu jika dalam pengembangan usaha tersebut, investasi yang dibutuhkan memiliki hitungan yang cocok dan realistis, maka Perseroan akan berusaha untuk mengadakan rig. Tetapi jika Perseroan belum mendapatkan kesempatan yang baik dalam proyek pengeboran, walaupun sudah dicanangkan oleh SKK migas, maka Perseroan belum berencana untuk melakukan pengadaan rig,” ujar Dia.

Perseroan berharap di tahun depan, paling tidak ada 2 atau 3 rig darat yang bekerja, sehingga dari sisi capex kemungkinan juga akan ada peningkatan dibanding tahun Ini karena reaktivasi rig-rig tentu membutuhkan biaya yang cukup besar. 

Sedangkan dari sisi bisnis di tengah pandemi, Mahar Atanta menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 menjadi tantangan yang luar biasa bagi Perseroan, di mana Perseroan harus melaksanakan protokol kesehatan di antaranya melakukan karantina bagi para pekerja yang akan naik ke lokasi ng, program skrining dan tentu juga vaksinasi. Hal ini dilakukan untuk menjamin keamanan, keselamatan dan kesehatan bagi para pekerja Apexindo, baik untuk pekerja yang akan bertugas maupun pekerja yang akan pulang ke rumah. 

Selama tahun 2020, penambahan biaya yang dikeluarkan Perseroan terkait pandemi adalah sekitar USD 600.000 dan meningkat di tahun 2021 menjadi sekar USD 1.000.000 dan di tahun ini hingga bulan September 2022 mencapai sekitar USD 570.000. 

Adapun bisnis perseroan yang bergerak di sektor pengeboran migas, Aperindo tentunya akan berusaha mendapatkan proyek-proyek pengeboran sebanyak mungkin perseroan sempat akan mengikuti proyek pengeboran di regional, namun setelah dilihat kembali, ternyata secara ekonomis tidak menguntungkan bagi Perseroan, sehingga Perseroan tidak berpartisipasi dalam proyek tersebut. 

Selain itu, selama masa pandemi ini, sangat sulit untuk mencari proyek pengeboran yang cocok di luar negeri, sehingga Perseroan memutuskan untuk fokus kepada proyek-proyek pengeboran di dalam negeri. Sementara untuk rig darat, sangat tidak kompetitif untuk bekerja di luar negeri, sehingga Perseroan tidak melakukan eksplorasi untuk pekerjaan rig darat di luar negeri. 

Apexindo yang telah menjual Rig Raniworo di Q3 2022, melihat pasar Rig Raniworo yang cukup sulit ke depannya. Secara spesifikasi, Rig Raniworo hanya bisa mencapai kedalaman tertentu dan melihat kondisi pasar saat ini, Perseroan belum melihat kebutuhan rig jack up dengan spesifikasi tersebut. 

Selain Itu, jika Rig Raniworo tidak ter utilisasi, maka akan ada biaya-biaya yang cukup besar yang harus dikeluarkan oleh Perusahaan, seperti biaya parkir dan biaya maintenance, sehingga hal-hal ini yang menjadi pertimbangan Perseroan untuk menjual Rig Raniworo, karena tidak efisien untuk mempertahankan Rig Raniworo. 

Apexindo Pratama Duta (APEX) meraih kontrak baru pengeboran panas bumi atau geothermal senilai USD15,58 juta atau setara Rp 240 miliar dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), anak usaha Pertamina Group. Dalam proyek pekerjaan tersebut akan digunakan rig (instalasi peralatan pengeboran) darat berupa rig 9 yang dirancang perseroan untuk memenuhi kebutuhan eksplorasi, pengembangan, dan produksi.adi, pekerjaan rig 9 itu durasinya dalam jumlah sumur. Pekerjaan yang dilakukan adalah 6 sumur dengan nilai kontrak sebesar US$ 15,58 juta.

Sesuai rencana, proyek yang berlokasi di Ulubelu, Provinsi Lampung ini, akan mulai berjalan pada kuartal I-2023. Mahar menambahkan, proyek tersebut paralel dengan rencana perseroan tahun depan yang fokus meningkatkan utilisasi rig darat yang kini persentasenya masih 1%. Berdasarkan data, tingkat utilisasi rig darat perseroan sejak tiga tahun terakhir mengalami penurunan cukup tajam terutama pada 2021 dan 2022 yang utilisasinya masing-masing hanya menyentuh 1% dan tahun 2020 sebesar 4%.

Struktur tersebut sedikit berbeda dengan utilisasi di tahun 2019 yang mencapai 6%, lalu 2018 menembus 38% dan 2017 sebesar 14%. Sementara pada rig lepas pantai sejak 2017 sampai 2022 tingkat utilisasinya cenderung stabil dengan utilisasi tertinggi terjadi pada 2022 sebesar 84%. “Karena itu, kami berharap paling tidak ada 1-2 rig darat yang bisa aktif tahun 2023 dari posisi saat ini 1. Tentu sama seperti 2021, target ini memerlukan program reaktivasi, sehingga membutuhkan biaya ke depannya. Ini menjadi pertimbangan yang harus kita lakukan dalam mendudukan investasi kita ke depan,” terang Mahar.
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Mitra Investindo Tbk (MITI) Punya Pemegang Saham Pengendali Baru


PT Mitra Investindo Tbk (MITI) menyampaikan bahwa PT Inti Bina Utama (IBU) secara sah telah menjadi pemegang saham pengendali (PSP) baru perseroan  sebagai hasil dari program aksi korporasi pelaksanaan hak memesan efek terlebih dahulu III (HMETD III) atau right issue yang telah mendapat pernyataan efektif dari OJK pada 22 November 2022.

Merujuk keterangan resmi MITI yang dikutip, Senin (12/12/2022) disebutkan, kepemilikan langsung IBU atas saham MITI sebanyak 1.078.787.879 lembar saham atau setara 30,63 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan, dimana presentasi tersebut masih tunduk pada hasil final penyerahan saham hasil HMETD III dari perseroan.

Harga pelaksanaan untuk menebus right issue MITI terjadi pada Rp165 per saham atau seluruhnya Rp178 miliar, harga ini merupakan harga pelaksanaan pemesanan saham sesuai dengan program right issue dari MITI.

Tanggal pencatatan saham ini terjadi pada 8 Desember 2022 dan tujuan dari transaksi ini adalah sebagai bagian dari pelaksanaan komitmen IBU di dalam program right issue III perseroan.

Selain pengendalian baru melalui perolehan saham baru oleh IBU tersebut, IBU juga memiliki kepemilikan secara tidak langsung atas perseroan melalui anak usahanya yang dimiliki sebanyak 62 persen yaitu PT Marina Sinergi Utama (MSU) dimana MSU merupakan pemilik 40 persen saham dari PT Prime Asia Capital (PAC) yang merupakan pemilik dan pemegang saham 48 persen saham MITI.

Sebagaimana dikutip dari prospektus right issue MITI, PAC juga telah menyerahkan hak pengendalian atas perseroan kepada IBU.

IBU Sendiri merupakan perusahaan terbatas yang telah didirikan berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia, yang berkedudukan di Jakarta Pusat, beralamat di Jalan Menteng Raya N0.72, Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.

Sebelumnya telah diwartakan, PT. Mitra Investindo Tbk (MITI) akan melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu dengan menerbitkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue sebanyak-banyaknya 1.558.626.578 Saham Kelas B dengan nilai nominal Rp 50 per saham.

Dalam prospektus, disebutkan bahwa harga pelaksanaan rights issue ini di level Rp 165 per saham, sehingga jumlah dana yang akan diterima Perseroan dalam PMHMETD III ini sebanyak-banyaknya Rp 257.173.385.370,-.

HMETD akan dibagikan kepada para pemegang saham Perseroan yang tercatat pada tanggal 2 Desember 2022 dimana setiap pemilik 500 saham Perseroan akan memperoleh 319 HMETD. Setiap 1 HMETD dapat digunakan untuk membeli 1 Saham Baru dengan membayar yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.

PT Prime Asia Capital selaku Pemegang Saham Utama dan Pemegang Saham Pengendali Perseroan dengan kepemilikan 69,32 % tidak akan melaksanakan HMETD yang menjadi haknya dan akan menyerahkan sebagian HMETD yang menjadi haknya sebesar 1.078.787.879 kepada IBU dan IBU akan mengambil bagian HMETD tersebut dengan membayar harga pelaksanaan sebesar Rp. 165 per saham dengan telah menyediakan dana sebesar Rp.178.000.000.035,-.

Author: Rizki

Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBRI, ESSA, LPPF dan MEDC oleh MNC Sekuritas | 12 Desember 2022


MNCS Daily Scope Wave 

12 Desember 2022

IHSG

IHSG kembali ditutup terkoreksi 1,3% ke 6,715 pada perdagangan Jumat (9/12). Selama tidak menembus 6,683 sebagai level stoplossnya, posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave c dari wave (y) pada label hitam sehingga IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 6,825-6,868. Pada skenario alternatifnya, IHSG berpeluang menguat membentuk wave c dari wave (x) ke arah 6,982. Namun demikian, yang perlu diperhatikan adalah pergerakan IHSG masih berada pada fase bearishnya.
Support: 6,683, 6,747
Resistance: 6,821, 6,891

BBRI - Buy on Weakness 

BBRI ditutup terkoreksi 0,8% ke 4,800 disertai dengan munculnya volume penjualan. Posisi BBRI saat ini diperkirakan, masih berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C), sehingga BBRI masih rawan terkoreksi terlebih dahulu.
Buy on Weakness: 4,640-4,730
Target Price: 4,890, 5,050
Stoploss: below 4,490

ESSA - Buy on Weakness 

ESSA ditutup menguat 2,8% ke 1,095 dan masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60. Posisi ESSA diperkirakan sedang berada di awal wave (c) dari wave [iii] sehingga ESSA berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1,000-1,035
Target Price: 1,195, 1,250
Stoploss: below 970

LPPF - Buy on Weakness 

LPPF ditutup terkoreksi 1,5% ke 5,000. Selama LPPF tidak terkoreksi ke bawah 4,650 sebagai stoplossnya, maka posisi LPPF saat ini sedang berada di wave [ii] dari wave C sehingga koreksi LPPF cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 4,900-5,000
Target Price: 5,350, 5525
Stoploss: below 4,650

MEDC - Buy on Weakness 

MEDC ditutup menguat 0,5% ke 1,075, pergerakan MEDC pun masih berada pada rentang MA20 dan MA60. Selama tidak terkoreksi ke bawah 990 sebagai stoplossnya, maka posisi MEDC saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave B pada label hitam.
Buy on Weakness: 1,045-1,065
Target Price: 1,135, 1,175
Stoploss: below 990

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham ASII | 12 Desember 2022

Analisis Saham ASII


ASII membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan selama ASII tidak kembali menguat di atas 5825, ASII memasuki trend turun dengan target penurunan di 4800-5000. Indicator teknikal MACD yang telah dead cross menyokong prediksi penurunan ASII.
Rekomendasi: Trading sell kalau punya dengan target penurunan di 4800-5000.
Disclaimer ON
Sumber: doktermarket-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham ITMG | 12 Desember 2022

Analisis Saham ITMG


Kenaikan ITMG tertahan di area MA50 dan saat ini ITMG kembali gagal bertahan di atas area support 40700 (garis merah). Selama saham ini tidak mampu kembali ke atas area resisten 41925, maka segala kenaikannya hanyalah technical rebound dalam tren turun.

Target penurunan ITMG selanjutnya berada di level 37025 dimana area ini merupakan area swing low-nya. Ada peluang bagi saham ini untuk mengalami technical rebound jika menyentuh area 37025. Sehingga area ini menjadi momentum untuk buy on weakness untuk segera sell on strength.

Jika ternyata tidak mampu bertahan di atas area support 37025? Maka saham ini berpeluang kembali tertekan menuju area psikologis MA200-nya di 35475.

Trading plan : Speculative buy on weakness di area 37025. Segera sell on strength jika sudah profit. Tidak disarankan untuk buy & hold (trading ini bersifat high risk).

Disclaimer ON
Sumber: galerisaham-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Update Harga Komoditas dan Indeks Global | 12 Desember 2022


Dow tumbles 300 points Friday, posts worst week since September

Stocks finished lower Friday, with all the major averages posting losses for the week as worries persisted over continued rate hikes.

Dow.......33476  -305.02  -0.90%
Nasdaq.11005  -77.4.      -0.70%
S&P 500..3934  -29.1       -0.73%

FTSE.......7477   +4.5       +0.06%
Dax........14371  +106.2   +0.74%
CAC........6677   +30.3      +0.46%
 
Nikkei....27901   +326.6   +1.18%
HSI........19901  +450.6   +2.32%
Shanghai..3207  +9.6       +0.30%
ST Times..3246  +9.9       +0.31%
 
IDX.......6715.12   -89.11   -1.31%
LQ45......933.01   -11.21   -1.19%

IDX Energy..2114.33 -55.96  -2.58%
IDX BscMat 1248.80  -4.64  -0.37%
IDX Indstrl...1167.50  -17.33 -1.46%
IDXNONCYC..719.31  -7.88   -1.08%
IDX Hlthcare.1529.19 -19.22 -1.24%
IDXCYCLIC.....863.09  -9.55   -1.11%
IDX Techno....5193.21-93.46 -1.77%
IDX Transp...1694.01  -6.02.   -0.35%
IDX Infrast......854.97  -7.60    -0.88%
IDX Finance 1430.18  -8.54    -0.59%
IDX Banking 1153.21 -7.07     -0.61%
IDX Property....708    -4.20      -0.60%

Indo10Yr...7.0359  -0.0219  -0.31%
ICBI.......342.9951 +0.2918 -0.09%
US10Yr..3.5670   +0.0760   +2.18%
VIX......22.83        +0.54        +2.42%
  
USDIndx..104.8100  -0.0030 -0.002%
Como Indx..266.28   -0.12     -0.05%
(Core Commodity CRB)
BCOMIN.....169.84   -0.85      -0.50%
.
IndoCDS..105.25         -              -%
  (5-yr INOCD5) (07/11)

IDR......15583.00  -37.50   -0.24%
Jisdor..15587.00  -37.00   -0.24%

Euro......1.0533  -0.0024  -0.23%

TLKM........23.31   -0.34   -1.44%
(3633)
EIDO..........22.48   -0.37   -1.62%
EEM..........39.02    -0.26   -0.66%

Oil.............71.02    -0.44       -0.62%
Gold ......1810.70  +9.20     +0.51%
Timah.....24290     -335       -1.36%
(Closed 09/12)
Nickel...28822.50  -659.00   -2.23%
(Closed 09/12)
Silver.........23.72    +0.47     +2.03%
Copper....387.85    -0.50      -0.13%

Nturl Gas.....6.307   +0.372  +6.27%

Ammonia..4890.00      -          +%
 China
(Domestic Price)(07/12)
 
Coal price....402.50   +7.00   +1.77%
(Dec/Newcastle) 
Coal price....378.85  +3.25    +0.86%
(Jan/Newcastle)
Coal price.....372.50 +2.50    +0.68%
(Feb/Newcastle)
Coal price....260.90  +4.40    +1.72%
(Des/Rotterdam) 
Coal price....253.90  +3.15   +1.26%
(Jan/ Rotterdam)
Coal price....254.90  +2.90   +1.15%
(Feb/Rotterdam)

Coal(ICI 4).....89.80         -              -%
Indonesial Coal Index (17/11)

CPO(Feb).....3987   +36   +0.91%
(Source: bursamalaysia.com)       
      
Corn.............644.00   +1.50   +0.23%
SoybeanOil...59.54    -0.94     -1.55%
Wheat.........734.25    -12.00  -1.61%
 
Wood pulp...6510.00  -40    -0.61%
(Closed 11/12)

©️Phintraco Sekuritas 
Broker Code: AT
Desy Erawati/ DE

Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia
Copyright: Phintraco Sekuritas-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online.