google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Bank Syariah Indonesia (BRIS) Salurkan KUR Rp2,79 Triliun Di Aceh Pada Tahun 2022 Langsung ke konten utama

Bank Syariah Indonesia (BRIS) Salurkan KUR Rp2,79 Triliun Di Aceh Pada Tahun 2022


Bank Syariah Indonesia (BSI) Region I Aceh menyatakan telah menyalurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang tahun 2022 sebesar Rp2,79 triliun untuk 39.872 nasabah di provinsi setempat.

"Alhamdulillah pembiayaan KUR yang kita salurkan pada tahun 2022 ini melebihi dari target yang telah ditetapkan," kata Regional CEO BSI Aceh, Wisnu Sunandar di Banda Aceh, Kamis.

Ia menjelaskan pada tahun 2022 pihaknya mendapat target penyaluran KUR di provinsi ujung paling barat Indonesia itu sebesar Rp2,4 triliun dan berhasil tersalurkan pada tahun itu mencapai Rp2,79 triliun.

Ia merinci dalam penyaluran KUR tersebut pihaknya membagi tiga kluster yakni KUR super mikro dengan penerima manfaat sebanyak 692 nasabah, KUR mikro sebanyak 32.908 nasabah dan KUR kecil sebanyak 6.272 nasabah.

Adapun untuk sektor pembiayaan yang disalurkan oleh perbankan tersebut diantaranya perdagangan besar dan eceran, pertanian, perburuan dan kehutanan, industri pengolahan, penyediaan transportasi dan air minum, jasa kemasyarakatan, sosial budaya, hiburan dan perorangan, perikanan, transportasi, pergudangan dan komunikasi, jasa Kesehatan dan kegiatan sosial serta real estate, usaha persewaan dan jasa perusahaan.

Pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di provinsi paling ujung barat Indonesia lewat dukungan pembiayaan pada semua sector ekonomi yang ada di daerah berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu. (end/ant)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...