google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham AGII, ANTM, BUMI dan INDY oleh MNC Sekuritas | 8 Februari 2023 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham AGII, ANTM, BUMI dan INDY oleh MNC Sekuritas | 8 Februari 2023


MNCS Daily Scope Wave 

8 Februari 2023

IHSG

IHSG ditutup menguat 0,9% ke 6,935 dan kembali disertai oleh volume pembelian. Cermati pergerakan IHSG, apabila mampu menguat dan menembus level resistancenya, maka posisi IHSG saat ini sedang berada di akhir uptrend jangka pendeknya yakni di akhir wave (v) dari wave [i], dimana penguatan IHSG akan relatif terbatas untuk menguji rentang area 6,970-7,014. Namun sebaliknya, apabila IHSG belum mampu break resistance dan malah terkoreksi ke bawah 6,827 sebagai supportnya, maka posisi IHSG sudah berada di awal wave [ii] dan koreksinya akan menuju ke 6,714-6,811.
Support: 6,827, 6,767
Resistance: 6,953, 6,966

AGII - Buy on Weakness 

AGII ditutup menguat 2,7% ke 1,905 pada perdagangan kemarin (7/2) dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama AGII tidak terkoreksi ke bawah 1,790 sebagai stoplossnya, maka posisi AGII sudah berada di akhir wave B dari wave (B) dan berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk awal dari wave C.
Buy on Weakness: 1,885-1,880
Target Price: 1,990, 2,235
Stoploss: below 1,790

ANTM - Buy on Weakness 

ANTM ditutup terkoreksi 0,9% ke 2,250 dan disertai oleh peningkatan volume penjualan. Posisi ANTM saat ini masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C, sehingga ANTM masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 2,140-2,200
Target Price: 2,390, 2,500
Stoploss: below 2,080

BUMI - Spec Buy 

BUMI ditutup menguat 2,8% ke 146 pada perdagangan kemarin (7/2) namun penguatannya masih tertahan oleh MA20. Selama BUMI masih sanggup bergerak di atas 132 sebagai stoplossnya, maka posisi BUMI saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave C.
Spec Buy: 143-146
Target Price: 155, 163
Stoploss: below 132

INDY - Buy on Weakness 

INDY ditutup menguat 5,4% ke 2,360 dan disertai munculnya volume pembelian. Selama tidak terkoreksi ke bawah 2,230 sebagai stoplossnya, maka posisi INDY saat ini sedang berada di awal wave A dari wave (B).
Buy on Weakness: 2,290-2,340
Target Price: 2,510, 2,680
Stoploss: below 2,230

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba

Mengenal Indikator Exponential Moving Average - EMA

Apa itu Exponential Moving Average - EMA? Exponential Moving Average (EMA) adalah jenis moving average (MA) yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Exponential Moving Average juga disebut sebagai Moving Average tertimbang secara eksponensial. Moving Average tertimbang secara eksponensial bereaksi lebih signifikan terhadap perubahan harga saat ini daripada rata-rata bergerak sederhana (SMA), yang menerapkan bobot yang sama untuk semua pengamatan pada periode tersebut. Memahami Indikator EMA EMA adalah Moving Average yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Seperti semua moving average, indikator teknis ini digunakan untuk menghasilkan sinyal beli dan jual berdasarkan crossover dan divergensi dari rata-rata historis. Pedagang sering menggunakan beberapa hari EMA yang berbeda - misalnya rata-rata bergerak 20 hari, 30 hari, 90 hari, dan 200 hari. Formula EMA Tiga langkah dasar untuk menghit