google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Update Harga Komoditas dan Indeks Global | 7 Februari 2023 Langsung ke konten utama

Update Harga Komoditas dan Indeks Global | 7 Februari 2023


Stocks close lower Monday as higher rates rattle investors

U.S. stocks fell Monday, led downward by the tech-heavy Nasdaq Composite, as investors grew increasingly cautious of rising bond yields.

Dow.......33891  -34.9     -0.10%
Nasdaq.11887  -119.5   -1.00%
S&P 500..4111  -25.4     -0.61%

FTSE.......7837   -65.1    -0.82%
Dax........15346  -130.5  -0.84%
CAC........7137   -96.8     -1.34%

Nikkei.....27694 +184.2 +0.67%
HSI........21222   -438.3  -2.02%
Shanghai..3239  -24.7    -0.76%
 
IDX.....6873.79   -37.94     -0.55%
LQ45....948.45   -4.35       -0.46%

IDXEnergy...2075.83  -18.01 -0.86%
IDX BscMat 1257.45  -8.91   -0.70%
IDX Indstrl...1155.93  -7.47    -0.64%
IDXNONCYC..750.91 -5.57    -0.74%
IDX Hlthcare1569.02 -7.80    -0.49%
IDXCYCLIC...843.33  +2.34   +0.28%
IDX Techno5734.61  -94.50   -1.62%
IDX Transp1790.46  +7.41    +0.42%
IDX Infrast....864.19 +0.5 2   +0.06%
IDX Finance1426.18 -7.39     -0.52%
IDX Banking1151.72 -1.60     -0.14%
IDX Property....713    -7.30     -1.02%

Indo10Yr.6.7224 +0.0134 +0.20%
ICBI..350.6717   -0.6118  -0.17%
US10Yr.3.6340+0.1020 +2.89%‼️
VIX.....19.43     +1.10      +6.00%‼️
  
USDIndx103.6280 +0.7130 +0.69%‼️
Como Indx.266.21  +0.02  +0.01%
(Core Commodity CRB)
BCOMIN...167.46  -3.44  -2.01%
.
IndoCDS..105.25         -              -%
  (5-yr INOCD5) (07/11)

IDR.....15055.00 +161.50 +1.08%‼️
Jisdor.15055.00 +157.00 +1.05%‼️

Euro......1.0724 -0.0069 -0.63%

TLKM....25.42  -0.18  -0.70%
(3827)
EIDO......23.16   -0.27   -1.15%
EEM......40.28    -0.60   -1.47%

Oil........74.11  +0.72     +0.98%
Gold 1879.50 +2.90     +0.15%
Timah.28379        -              -%
(Closed 03/02)
Nickel.27132.00 -1425.00 -4.99%‼️
(Closed 06/02)
Silver.......22.24    -0.17      -0.75%
Copper..403.50    -2.15      -0.53%

Nturl Gas.2.496   +0.11  +4.61%‼️

Ammonia.4206.67   -    -%
 China
(Domestic Price)(02/02)
 
Coal price.252.00 +16.00 +6.78%‼️
(Feb/Newcastle) 
Coal price243.00  +20.50 +9.21%‼️
(Mar/Newcastle)
Coal price239.35  +18.70 +8.47%‼️
(Apr/Newcastle)
Coal price.238.10 +17.95 +8.15%‼️
(Mei/Newcastle)

Coal price.139.25  +0.75  +0.54%
(Feb/Rotterdam) 
Coal price.140.25  +2.25  +1.63%
(Mar/ Rotterdam)
Coal price.141.75  +2.45  +1.76%
(Apr/Rotterdam)
Coal price143.25   +2.25  +1.60%
(May/Rotterdam)

CPO(Apr)....3848  closed  +0%
(Source: bursamalaysia.com)       
      
Corn...........679.00  +1.50   +0.22%
SoybeanOil..59.50  +0.12   +0.20%
Wheat.......750.25    -6.50    -0.86%
 
Wood pulp...6270.00  unch  +0%
(Closed 06/02)

©️Phintraco Sekuritas 
Broker Code: AT
Desy Erawati/ DE

Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia
Copyright: Phintraco Sekuritas-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Bank BTPN Syariah (BTPS) Tuntaskan Pengalihan 651.900 Saham Treasuri Rp2.508 per Lembar

Bank BTPN Syariah (BTPS) menuntaskan pengalihan 651.900 saham hasil buyback. Pelepasan saham treasuri tersebut dilakukan pada harga rata-rata Rp2.508 per lembar. Dengan begitu, perseroan meraup dana hasil penjualan saham treasuri Rp1,63 miliar.  ”Kami telah menuntaskan pengalihan saham hasil buyback pada 25 Januari 2023,” tulis Arief Ismail, Direktur atau Corporate Secretary Bank BTPN Syariah.  Menyusul pelaksanaan pengalihan saham treasuri itu, total perseroan telah menjual saham hasil buyback sebanyak 1.883.900 lembar. Dan, sisa saham treasuri tercatat sekitar 616.100 lembar.  Saham treasuri yang dialokasikan, dan didistribusikan kepada penerima merupakan komponen remunerasi bersifat variabel yang ditangguhkan (deferred bonus), saham tersebut tidak dikenakan lock-up period. Jadi, saham tersebut bisa ditransaksikan, dan dipindahtangankan baik di bursa efek atau di luar bursa efek.  Penuntasan pengalihan saham treasuri tersebut tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, hu