google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Arwana Citramulia Bakal Bagi Dividen Tunai Rp55 Per Saham Langsung ke konten utama

Arwana Citramulia Bakal Bagi Dividen Tunai Rp55 Per Saham

PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham yang dilaksanakan pada tanggal 09 Maret 2023. Dalam rapat tersebut, telah disetujui beberapa agenda salah satunya alokasi keuntungan Perseroan di sepanjang tahun 2022.

Rapat Umum Pemegang Saham dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 6.189.170.255 saham atau 85,12% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku.

Corporate Secretary ARNA, Rudy Sujanto menuturkan, pemegang saham telah menyetujui dan mengesahkan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2022 sebesar Rp.576.213.564.285,-. "Sebagian laba bersih sebesar Rp.403.778.703.680,- akan dibagikan kepada para Pemegang Saham sebagai dividen tunai sehingga setiap Pemegang saham akan memperoleh dividen tunai sebesar Rp55 per lembar saham," katanya, dalam keterangan tertulis yang dikutip, Senin (13/3).

Kemudia ia menambahkan, sisa Laba Bersih sebesar Rp.172.434.860.605,- akan ditambahkan pada laba ditahan Perseroan. "Guna mendukung operasional dan ekspansi bisnis Perseroan kedepan," ucapnya. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  

Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham GS IDX | 21 Agustus 2017

Watchlist Ganesha Stock IDX (day trade) : Senin, 21 Agustus 2017 - PUDP (Scalping) - TGRA (Scalping) - WAPO (Scalping) - BBTN - MPPA - BOGA - PTRO - INDY - INCO - DOID Batasi resiko masing2 ya..  Sharing is caring. Salam cerdas investasi! Warning : Watchlist scalping, rata-rata watchlist copet pada saham-saham dengan likuiditas rendah. Jika belum terbiasa copet, hati-hati. — Disclaimer : Bukan perintah jual/ beli, disiplin dengan trading plan masing-masing, resiko dan cuan ditanggung ma

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr