google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Merdeka Copper (MDKA) Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Total Rp971,91 Miliar Langsung ke konten utama

Merdeka Copper (MDKA) Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Total Rp971,91 Miliar


Manajemen PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menyampaikan bahwa Perseroan telah melaksanakan pelunasan Obligasi jatuh tempo. Total dana yang dikeluarkan untuk pelunasan untuk pembelian kembali atau pembayaran Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk tersebu sebesar Rp971,91 miliar.

"Jumlah pelunasan pokok dan pembayaran bunga keempat Obligasi adalah sebesar Rp971.919.858.980,00 serta telah dibayarkan pada tanggal 15 Maret 2023 kepada para pemegang Obligasi oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia sebagai Agen Pembayaran yang telah ditunjuk oleh Perseroan." kata Sekretaris Perusahaan MDKA, Adi Adriansyah Sjoekri, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Kamis (16/3).

Ia merincikan, jumlah Obligasi yang jatuh tempo pada tanggal 15 Maret 2023 tersebut terdiri dari Pokok Obligasi sebesar Rp959 miliar dan Bunga Keempat Obligasi sebesar Rp12,91 miliar. Sumber pendanaan yang digunakan oleh Perseroan untuk melunasi pokok dan membayar bunga keempat Obligasi berasal dari dana yang diperoleh oleh Perseroan dari hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap I Tahun 2022.

"Tujuan dilaksanakannya transaksi tersebut adalah agar Perseroan dapat melakukan pelunasan pokok serta pembayaran bunga keempat dari Obligasi yang telah jatuh tempo tersebut." ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan dilakukan pelunasan atas pokok dan pembayaran bunga Obligasi tersebut maka seluruh kewajiban Perseroan atas Obligasi tersebut telah berakhir. Selanjutnya, tidak ada dampak material lain atas pelunasan pokok dan bunga keempat Obligasi terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...