google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ELSA, ERAA, HRUM dan ITMG oleh MNC Sekuritas | 7 Maret 2023 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ELSA, ERAA, HRUM dan ITMG oleh MNC Sekuritas | 7 Maret 2023


MNCS Daily Scope Wave 

7 Maret 2023

IHSG

IHSG ditutup terkoreksi 0,1% ke 6,807 pada perdagangan kemarin (6/3), penutupan IHSG pun masih berada di bawah MA60 dengan didominasi oleh volume penjualan. Waspadai akan adanya koreksi lanjutan dari IHSG untuk menguji area support di 6,781, dan apabila IHSG menembus support tersebut, maka IHSG akan menuju ke 6,712 hingga 6,759 untuk membentuk wave [ii] dari wave C.
Support: 6,781, 6,767
Resistance: 6,890, 6,961

ELSA - Buy on Weakness 

ELSA ditutup menguat 1,8% ke 338 dan mampu berada di atas Upper Bandnya. Posisi ELSA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c], sehingga ELSA akan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 328-336
Target Price: 344, 360
Stoploss: below 316

ERAA - Buy on Weakness 

ERAA ditutup menguat 1% ke 520, namun pergerakan ERAA masih tertahan oleh MA20. Selama tidak terkoreksi ke bawah 505 sebagai stoploss, maka posisi ERAA saat ini sedang berada pada awal dari wave B dari wave (2).
Buy on Weakness: 510-520
Target Price: 540, 550
Stoploss: below 505

HRUM - Buy on Weakness 

HRUM ditutup terkoreksi 1,8% ke 1,660 namun koreksinya masih tertahan MA60. Posisi HRUM diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c], sehingga HRUM akan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1,625-1,650
Target Price: 1,720, 1,805
Stoploss: below 1,580

ITMG - Buy on Weakness 

ITMG ditutup terkoreksi 0,5% ke 37,750 pada perdagangan kemarin (6/3) dan masih disertai oleh volume penjualan. Posisi ITMG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c], sehingga ITMG akan terkoreksi dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 36,225-37,425
Target Price: 38,500, 39,650
Stoploss: below 35,950

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Analisa Saham BBNI | 4 Januari 2022

BBNI saat ini berkonsolidasi di area support historisnya yang dulu menjadi area resisten tertinggi sebelumnya (garis hijau). Bagaimana skenario BBNI selanjutnya? Jika BBNI mampu menembus area resisten 6800, maka secara teknikal terbuka peluang kenaikan kembali menuju 7575 dengan minor target 7275. Namun, tren kenaikan bisa saja gagal jika BBNI tidak mampu bertahan diatas support 6575 dengan target penurunan selanjutnya di 6225 dengan minor target 6550. Ikuti pergerakan teknikal saham ini di GSPRO Anda. Trading plan : Speculative buy jika mampu break resisten 6800. Stoploss level 6575. Disclaimer ON sumber :  galerisaham Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba