google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ace Hardware (ACES) Tebar Dividen 80 Persen dari Laba 2022 Langsung ke konten utama

Ace Hardware (ACES) Tebar Dividen 80 Persen dari Laba 2022


PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES)
memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp31,06 per saham.Mengacu jumlah saham yang beredar (di luar saham treasury), maka total dividen ACES mencapai Rp531,75 miliar.

Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (21/6/2023). Adapun dividend payout ratio (DPR) yang ditetapkan perseroan mencapai 80 persen dari total laba bersih tahun buku 2022 sebesar Rp673,64 miliar.

Diketahui total laba bersih ACES tahun lalu turun 4,42 persen year-on-year (yoy) dibandingkan 2021 senilai Rp704,80 miliar.

Kondisi ini terjadi saat penjualan dan pendapatan usaha ACES meningkat 3,35 persen yoy menjadi Rp6,76 triliun. Sejumlah pos beban yang meningkat baik pokok hingga penjualan membebani sisi bottom line.

Selain penetapan dividen, ACES akan memakai sisa laba bersih sebagai modal alias masuk laba ditahan.

Investor yang berhak atas dividen ACES merupakan pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) paling lambat pada 6 Juli 2023.

Memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan 5,3%, PT Ace Hardware Tbk (ACES) siap genjot penjualan dengan menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba hingga 10% pada tahun 2023.

Corporate Communications  Ace Hardware Melinda Pudjo mengatakan, perseroan memproyeksikan pada tahun ini industri ritel kembali bangkit, bahkan mampu alami lonjakan pertumbuhan. Maka dari itu, perseroan menyiapkan berbagai strategi salah satunya ekspansi penambahan gerai.

"Tahun ini kami akan menambah sebanyak 10 gerai baru," jelasnya, awal tahun ini.

Untuk memuluskan aksi ekspansi, perseroan akan menyiapkan belanja modal atau  capital expenditure /capex berkisar Rp 200 miliar hingga Rp 300 miliar. Untuk diketahui, jumlah capex tersebut sama dengan tahun 2022 lalu yakni Rp 300 miliar untuk membuka 15 gerai baru. "Dengan demikian pada tahun ini, kami menargetkan pertumbuhan pada  top line  dan  bottom line  masing-masing 10%," ujarnya.
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...