google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Bintang Samudera Mandiri (BSML) Akan Gelar Rights Issue 400 Juta Saham Langsung ke konten utama

Bintang Samudera Mandiri (BSML) Akan Gelar Rights Issue 400 Juta Saham


PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk. (BSML)
berencana untuk melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD I ) atau rights issue.

Dalam keterangan Prospektus ringkasnya BSML Rabu (14/6) menuturkan bahwa Perseroan akan menerbitkan sebanyak 400.000.000 Saham Baru dengan nilai nominal Rp25 per saham dengan harga pelaksanaan Rp300 per saham sehingga jumlah dana yang akan dihimpun sebesar Rp120 miliar.

PT Goldfive Investment Capital sebagai pemilik 862.534.600 saham yang mewakili 46,62% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan akan melaksanakan HMETD-nya sebesar 186.471.288 atau Rp55.941.386.400 berdasarkan Surat Pernyataan Kesanggupan dalam rangka PMHMETD I tanggal 23 Mei 2023.

Seluruh Saham akan dikeluarkan dari portepel serta akan dicatatkan di BEI dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku. Saham HMETD memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal (termasuk hak dividen) dengan saham lain Perseroan yang telah disetor penuh.

Para pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham hasil pelaksanaan rights issue ini akan mengalami penurunan persentasi kepemilikan (dilusi) sebesar 17,78%.

"Dana yang diperoleh dari hasil rights issue ini setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan secara berurutan untuk untuk pelunasan seluruh dan/atau sebagian pokok utang kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,"tuturnya..

Selanjutnya dalam hal terdapat sisa dana hasil Penawaran Umum setelah digunakan untuk penggunaan dimaksud di atas, maka sisa dana hasil PMHMETD akan digunakan untuk modal kerja dan/atau Operational Expenditure (OPEX) Perseroan termasuk dan tidak terbatas pada beban operasional, biaya administrasi dan umum, utang usaha, sewa/charter kapal, beban jasa pendukung angkutan laut dan beban operasional lainnya.

Aksi korporasi ini telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada tanggal 22 Mei 2023.

Adapun tanggal Distribusi HMETD pada 14 Juli 2023 dan tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 17 Juli 2023 sedangkan periode Perdagangan HMETD pada tanggal 17 Juli - 27 Juli 2023. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...