google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BBCA, EMTK, HRUM, INCO dan PTBA oleh Binaartha Sekuritas | 20 Juni 2023 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBCA, EMTK, HRUM, INCO dan PTBA oleh Binaartha Sekuritas | 20 Juni 2023


Binaartha Technical Research

20 June 2023

IHSG melemah 0.19% di level 6686.059 pada akhir perdagangan 19 Juni 2023. IHSG sedang membentuk wave ii dan dapat melemah menuju 6632 bahkan 6589 karena penutupan hari Senin berada tipis di bawah garis SMA-20. Level support IHSG berada di 6632, 6589, 6542 dan 6509, sementara level resistennya di 6767, 6815 dan 6884. Berdasarkan indikator MACD meandakan momentum bullish.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

BBCA, Daily (9000) (ROE: 5.45%; PER: 95.23x; EPS: 94.51; PBV: 5.20x; Beta: 0.44): BBCA ditutup melemah di level 9000 pada 19 Juni 2023. BBCA telah menembus ke bawah level 9000 dan diperkirakan mulai membentuk wave [ii] dalam skenario utamanya dengan target koreksi terdekat menurut analisis Fibonacci retracement yaitu di 8800. Berdasarkan indikator MACD menandakan momentum bearish. ACCUMULATIVE BUY pada rentang harga 8700-8800 dengan target harga terdekat di 9200.

EMTK, Daily (750) (ROE: -0.84%; PER: -138.63x; EPS: -5.41; PBV: 1.16x; Beta: 0.52): EMTK ditutup melemah di level 750 pada 19 Juni 2023. EMTK diperkirakan akan melanjutkan pembentukan wave [i] menuju 875 menurut analisis Fibonacci retracement karena chart harian bergerak di atas garis SMA-60. Berdasarkan indikator MACD menandakan momentum bullish. HOLD atau BUY ON WEAKNESS pada rentang harga 710-725 dengan target harga terdekat di 820.

HRUM, Daily (1430) (ROE: 9.17%; PER: 12.44x; EPS: 114.94; PBV: 1.14x; Beta: 0.36): HRUM ditutup melemah di level 1430 pada 19 Juni 2023. HRUM masih berpeluang untuk rebound dan mulai membentuk wave [c] ke atas selama chart harian bergerak di atas garis SMA-20. Akan tetapi penembusan ke bawah garis SMA-20 akan membuka jalan untuk menguji support krusial di level 1325. Berdasarkan indikator MACD dalam kondisi netral. HOLD atau BUY ON WEAKNESS pada rentang harga 1330-1370 dengan target harga terdekat di 1530.

INCO, Daily (6500) (ROE: 4.00%; PER: 43.53x; EPS: 149.33; PBV: 1.75x; Beta: 1.03): INCO ditutup melemah di level 6500 pada 19 Juni 2023. INCO dapat melemah menuju 6100 sebagai perkiraan target wave c dari (ii) apabila harga tetap di bawah 6725. Sementara itu kenaikan di atas 6725 akan membuka jalan bagi INCO untuk menguji resisten Fibonacci 6925. Berdasarkan indikator MACD menandakan momentum bearish. HOLD atau ACCUMULATIVE BUY pada rentang harga 6250-6300 dengan target harga terdekat di 6700.

PTBA, Daily (3790) (ROE: 3.92%; PER: 37.48x; EPS: 101.12; PBV: 1.47x; Beta: 0.13): PTBA ditutup melemah di level 3790 pada 19 Juni 2023. PTBA dapat melamah menuju Fibonacci retracement 38.2% dari wave [w] di level 3590 sebagai target terdekat wave [x] menurut skenario bullish. PTBA akan mempertahankan peluang rebound selama harga tetap di atas 3590. Berdasarkan indikator MACD menandakan momentum bullish. SPECULATIVE BUY pada rentang harga 3600-3700 dengan target harga terdekat di 4000.

Ivan Rosanova, CEWA
(Disclaimer on)-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Analisa Saham BBNI | 4 Januari 2022

BBNI saat ini berkonsolidasi di area support historisnya yang dulu menjadi area resisten tertinggi sebelumnya (garis hijau). Bagaimana skenario BBNI selanjutnya? Jika BBNI mampu menembus area resisten 6800, maka secara teknikal terbuka peluang kenaikan kembali menuju 7575 dengan minor target 7275. Namun, tren kenaikan bisa saja gagal jika BBNI tidak mampu bertahan diatas support 6575 dengan target penurunan selanjutnya di 6225 dengan minor target 6550. Ikuti pergerakan teknikal saham ini di GSPRO Anda. Trading plan : Speculative buy jika mampu break resisten 6800. Stoploss level 6575. Disclaimer ON sumber :  galerisaham Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba