google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham SMRA, SRTG, WIKA, INCO, dan EXCL oleh NH Korindo Sekuritas Indonesia | 14 Juni 2023 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham SMRA, SRTG, WIKA, INCO, dan EXCL oleh NH Korindo Sekuritas Indonesia | 14 Juni 2023

NH Korindo Sekuritas Indonesia

NH Korindo Sekuritas Indonesia

14 Juni 2023

IHSG

BULLISH / KONSOLIDASI sejenak - Doji di antara area
Support & Resistance dengan rentang : 6685 – 6755.
Support : 6685 / 6660 / 6600 / 6560-6550.
Resistance : 6735-6765 / 6950-6960 / 7000-7040.
ADVISE : Wait & See ; or Average Up Accordingly.

Saham SMRA

Pattern : Inverted Head & Shoulders (bullish reversal).
Uji Support Neckline.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level : 685.
Average Up >700
Target: 730-740 / 800 / 845.
Stoploss: 655.

Saham SRTG

Break ke atas MA20 lagi setelah 3bulan.
Advise
Buy
Entry Level: 1670-1640
Average Up >1680
Target : 1785 / 1830-1870.
Stoploss: 1570.

Saham WIKA

Break channel downtrend.
Advise
Buy.
Entry Level: 525-510
Average UP >540
Target: 600-610 / 700-705
Stoploss: 480.

Saham INCO

Uji Support jk.panjang
RSI positive divergence.
Uji Resistance ketiga MA.
Advise
Speculative Buy
Entry Level: 6450.
Average UP >6500-6600
Target : 6700-6725 / 6875 / 7000 / 7125-7250.
Stoploss : 6225.

Saham EXCL

Pattern (short-term) : Inverted Head & Shoulders (bullish reversal) ; uji Support Neckline.
Pattern (mid-term) : Parallel Channel (downtrend).
Advise
Speculative Buy
Entry Level: 2050-2020.
Average Up > 2100-2130
Target: 2170 / 2240 / 2360.
Stoploss: 1970.
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...