google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BUKA, JPFA, PNLF dan ERAA oleh RHB Sekuritas | 31 Juli 2023 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BUKA, JPFA, PNLF dan ERAA oleh RHB Sekuritas | 31 Juli 2023


RHB Sekuritas

31 Juli 2023
Muhammad Wafi

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA)

BUKA terlihat mencoba membuat pola bottoming up dengan rebound dari support garis MA20 sekaligus support bullish channel-nya disertai volume. Selama bertahan di atas support garis MA20 maka berpeluang untuk kembali menguji level tertingginya di Juli 23.
Rekomendasi: Buy area di sekitar Rp 220
Target Jual: Rp 234 hingga Rp 248
Cut Loss: Di bawah Rp 214

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

JPFA terlihat melakukan rebound dari support garis MA50. Selama bertahan di atas support garis MA50 maka berpeluang untuk kembali rebound dan breakout resistance garis MA20.
Rekomendasi: Buy area di sekitar Rp 1.265
Target Jual: Rp 1.345  hingga Rp 1.410
Cut Loss: Di bawah Rp 1.240

PT Panin Financial Tbk (PNLF)

PNLF terlihat melakukan koreksi teknikal untuk menguji support garis MA20. Selama bertahan di atas support garis MA20 maka berpeluang untuk kembali membuat Higher High level dan melanjutkan fase bullish-nya.
Rekomendasi: Buy area di sekitar Rp 306
Target Jual: Rp 320 hingga Rp 334
Cut Loss: Di bawah Rp 300

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)

ERAA terlihat melakukan rebound dari support garis MA20 disertai volume dan menguji resistance garis MA50. Jika mampu breakout resistance garis MA50 maka akan mengkonfirmasi fase bullish-nya
Rekomendasi: Buy area di sekitar Rp 482
Target Jual: Rp 490 hingga Rp 505
Cut Loss: Di bawah Rp 476
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan kata lain, pemegan

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba