google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Pendapatan PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) Naik 114% Di Semester I Ditopang Jasa Tambang Langsung ke konten utama

Pendapatan PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) Naik 114% Di Semester I Ditopang Jasa Tambang


PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO)
membukukan pendapatan usaha yang meningkat 113,9 persen year on year (yoy) menjadi senilai Rp134,4 miliar pada semester I-2023, yang mayoritas dikontribusikan dari pendapatan segmen jasa pertambangan.

Direktur Operasional RMKO William Saputra menjelaskan pendapatan usaha perseroan dikontribusikan dari pendapatan segmen jasa pertambangan sebesar 76 persen dan penyewaan alat berat sebesar 24 persen, sebagaimana keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan pendapatan usaha dari segmen jasa pertambangan meningkat 121,1 persen (yoy) menjadi Rp102,2 miliar, yang ditopang oleh kenaikan volume OB removal yang naik 56,6 persen (yoy) menjadi 1,4 juta Bank Cubic Meter (Bcm).

Selain peningkatan OB removal, jumlah produksi batubara dan muatan Train Loading System (TLS) juga naik masing-masing sebesar 45,7 persen (yoy) dan 40,2 persen (yoy).

Sementara itu, lanjutnya, pendapatan usaha dari segmen jasa penyewaan alat berat pertambangan meningkat 94,1 persen (yoy) menjadi sebesar Rp32,2 miliar.

William mengungkapkan perseroan telah menggunakan bahan bakar sebanyak 624,5 ribu liter selama semester I-2023, atau naik 16,9 persen (yoy) seiring pertumbuhan volume muatan kereta dengan TLS.

Namun demikian, perseroan dapat mengurangi rasio penggunaan bahan bakar per Metrik Ton (MT) batubara yang dimuat dengan TLS dari 1,18 liter per MT pada tahun lalu menjadi 0,98 liter per MT pada tahun ini atau lebih efisien sebesar 16,6 persen (yoy).

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan usaha dan optimalisasi biaya operasional, Ia mengungkapkan perseroan berhasil membukukan laba bersih usaha senilai Rp16,2 miliar pada semester I-2023, atau meningkat sebesar 150,9 persen (yoy) pada semester I-2023.

Hingga Juni 2023, Ia menyebut perseroan telah memenuhi semua ketentuan rasio keuangan kredit dengan rasio DER dan EBITDA yang masing-masing mencapai 2,3 kali dan 9,8 kali.

"Secara rata-rata, perseroan telah mencapai 40 persen target operasional tahun 2023 pada semester pertama tahun ini," ujar William. (end/ant)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...