google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Pefindo Tegaskan Peringkat idBBB+ Untuk MNC Kapital Indonesia (BCAP) Langsung ke konten utama

Pefindo Tegaskan Peringkat idBBB+ Untuk MNC Kapital Indonesia (BCAP)


PEFINDO menegaskan peringkat "idBBB+" untuk PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP atau MNC Kapital) dan obligasi Perusahaan yang masih beredar. Prospek atas peringkat Perusahaan adalah "stabil".

Peringkat mencerminkan profil kredit anak perusahaan utama yang moderat, dan struktur permodalan yang konservatif.

Namun, peringkat dibatasi oleh pendapatan berulang perusahaan yang rendah, dan volatilitas di pasar modal dan investasi Peringkat dapat dinaikkan jika profil bisnis BCAP terus menguat secara signifikan melalui keberlanjutan sinergi ekosistem digital antara BCAP dengan MNC Group yang berkelanjutan, yang menghasilkan penguatan lebih lanjut pada indikator bisnis dan keuangan anak-anak perusahaan utama BCAP.

Sebaliknya, peringkat dapat diturunkan jika arus arus kas melemah secara signifikan akibat memburuknya profil kredit anak perusahaan utama.

MNC Kapital adalah perusahaan induk investasi yang saat ini memiliki sembilan anak perusahaan inti yang bergerak di bidang perbankan, sekuritas, manajemen investasi, pembiayaan konsumen, pembiayaan sewa guna usaha, asuransi jiwa, asuransi umum, dan perusahaan financial technology.

Di akhir bulan Juni 2023, 49,81% saham Perusahaan dimiliki oleh PT MNC Asia Holding Tbk (d/h PT MNC Investama Tbk, BHIT atau Induk), Jalan Pantai Limited (9,15%), UOB Kay Hian (Hong Kong) Ltd (6,53%), HT Investment Development Ltd (8,70%), perorangan (anggota manajemen, 0,15%), dan masyarakat (25,66%, dengan masing-masing kepemilikan di bawah 5%).

BHIT adalah perusahaan induk yang dimiliki oleh Bapak Hary Tanoesoedibjo dengan fokus usaha pada segmen media, entertainment hospitality, jasa keuangan dan investasi. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...