google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ADRO, AKRA, PGAS dan SMGR oleh MNC Sekuritas | 1 September 2023 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ADRO, AKRA, PGAS dan SMGR oleh MNC Sekuritas | 1 September 2023


MNCS Daily Scope Wave 

1 September 2023

IHSG

IHSG terkoreksi 0,2% ke 6,953 disertai oleh munculnya volume penjualan. Saat ini, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (i), sehingga IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji kembali rentang area 7,025-7,072 dengan catatan IHSG tidak terkoreksi ke bawah area support terdekatnya di 6,869.
Support: 6,869, 6,855
Resistance: 7,053, 7,108

ADRO - Buy on Weakness 

ADRO terkoreksi 0,7% ke 2,670 disertai oleh munculnya volume penjualan. Kami perkirakan, posisi ADRO saat ini sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [c], sehingga koreksi ADRO dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 2,500-2,590
Target Price: 2,780, 2,860
Stoploss: below 2,330

AKRA - Buy on Weakness 

AKRA menguat 0,7% ke 1,400 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Selama AKRA masih mampu bergerak di atas 1,315, maka posisi AKRA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iii].
Buy on Weakness: 1,350-1,385
Target Price: 1,435, 1,485
Stoploss: below 1,315

PGAS - Buy on Weakness 

PGAS terkoreksi 1,4% ke 1,375 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Kami perkirakan PGAS sedang berada di akhir wave [b] dari wave A, sehingga PGAS masih rawan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1,345-1,370
Target Price: 1,405, 1,465
Stoploss: below 1,335

SMGR - Sell on Strength 

SMGR terkoreksi 1,1% ke 6,800 dan disertai adanya peningkatan volume penjualan, namun koreksi SMGR tertahan oleh MA200. Kami perkirakan, posisi SMGR saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave 4, sehingga koreksi SMGR akan berlanjut dan akan mengarah ke 6,300-6,500.
Sell on Strength: 6,850-6,925

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba

Mengenal Indikator Exponential Moving Average - EMA

Apa itu Exponential Moving Average - EMA? Exponential Moving Average (EMA) adalah jenis moving average (MA) yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Exponential Moving Average juga disebut sebagai Moving Average tertimbang secara eksponensial. Moving Average tertimbang secara eksponensial bereaksi lebih signifikan terhadap perubahan harga saat ini daripada rata-rata bergerak sederhana (SMA), yang menerapkan bobot yang sama untuk semua pengamatan pada periode tersebut. Memahami Indikator EMA EMA adalah Moving Average yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Seperti semua moving average, indikator teknis ini digunakan untuk menghasilkan sinyal beli dan jual berdasarkan crossover dan divergensi dari rata-rata historis. Pedagang sering menggunakan beberapa hari EMA yang berbeda - misalnya rata-rata bergerak 20 hari, 30 hari, 90 hari, dan 200 hari. Formula EMA Tiga langkah dasar untuk menghit