google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham AKRA, IMJS, MDKA dan SULI oleh MNC Sekuritas | 7 September 2023 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham AKRA, IMJS, MDKA dan SULI oleh MNC Sekuritas | 7 September 2023


MNCS Daily Scope Wave

7 September 2023

IHSG

IHSG menguat 0,1% ke 6,995 disertai dengan munculnya volume pembelian. Terdapat dua hal pada pergerakan IHSG, dimana IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave v dari wave (i) sehingga IHSG masih berpeluang menguat menguji 7,025-7,072. Kemudian, waspadai akan adanya pertanda awal koreksi dari IHSG, dimana IHSG sedang berada di awal wave (ii) sehingga IHSG akan rawan terkoreksi ke rentang 6,841-6,907.
Support: 6,924, 6,869
Resistance: 7,025, 7,053

AKRA - Buy on Weakness

AKRA menguat 2% ke 1,495 disertai dengan munculnya volume pembelian. Namun demikian, diperkirakan pergerakan AKRA masih berada pada bagian dari wave (iv) dari wave A, sehingga pergerakan AKRA akan cenderung terkoreksi terlebih dahulu.
Buy on Weakness: 1,420-1,450
Target Price: 1,565, 1,675
Stoploss: below 1,315

IMJS - Buy on Weakness 

IMJS terkoreksi 1,7% ke 352 disertai dengan munculnya volume penjualan, namun penutupannya masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60. Selama masih mampu bertahan di atas 332 sebagai stoplossnya, maka posisi IMJS saat ini sedang berada pada awal dari wave (iii) dari wave [iii].
Buy on Weakness: 340-352
Target Price: 384, 428
Stoploss: below 332

MDKA - Buy on Weakness

MDKA menguat 0,3% ke 3,450 dan masih didominasi oleh volume pembelian. Selama MDKA masih mampu berada di atas 3,180 sebagai stoplossnya, maka posisi MDKA saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave C pada label hitam.
Buy on Weakness: 3,290-3,410
Target Price: 3,580, 3,970
Stoploss: below 3,180

SULI - Buy on Weakness

SULI menguat 0,8% ke 131 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama SULI masih mampu berada di atas 123 sebagai stoplossnya, maka posisi SULI saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (v) dari wave [i] dari wave C.
Buy on Weakness: 126-131
Target Price: 145, 157
Stoploss: below 123

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba

Mengenal Indikator Exponential Moving Average - EMA

Apa itu Exponential Moving Average - EMA? Exponential Moving Average (EMA) adalah jenis moving average (MA) yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Exponential Moving Average juga disebut sebagai Moving Average tertimbang secara eksponensial. Moving Average tertimbang secara eksponensial bereaksi lebih signifikan terhadap perubahan harga saat ini daripada rata-rata bergerak sederhana (SMA), yang menerapkan bobot yang sama untuk semua pengamatan pada periode tersebut. Memahami Indikator EMA EMA adalah Moving Average yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Seperti semua moving average, indikator teknis ini digunakan untuk menghasilkan sinyal beli dan jual berdasarkan crossover dan divergensi dari rata-rata historis. Pedagang sering menggunakan beberapa hari EMA yang berbeda - misalnya rata-rata bergerak 20 hari, 30 hari, 90 hari, dan 200 hari. Formula EMA Tiga langkah dasar untuk menghit