Rekomendasi Saham INKP, CARS dan ADRO oleh Indo Premier Sekuritas | 8 September 2023


Indo Premier Sekuritas

8 September 2023

Saham INKP (Buy)

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk

Current Price : 9.475
Entry : 9.475
Target Price : 10.000 (+5,5%)
Stop Loss : < 9.200 (-2,9%)
Risk to Reward Ratio = 1 : 1,9

Saham CARS(Buy on pullback)

PT Bintraco Dharma Tbk
Current Price : 110
Entry : 108-109

Target Price : 114 (±4,6%)
Stop Loss : < 106 (±1,9%)
Risk to Reward Ratio = 1 : 2,4

Saham ADRO (Buy)

PT Adaro Energy Indonesia Tbk

Current Price : 2.880
Entry : 2.880
Target Price : 3.060 (+6,3%)
Stop Loss : < 2.800 (-2,8%)
Risk to Reward Ratio = 1 : 2,25
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham AMRT dan AUTO oleh Phillip Capital | 8 September 2023


Phillip Capital

8 September 2023

Technical Recommendations

AMRT

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 2,870
Target Price 1 : 2,980
Target Price 2 : 3,060
Stop Loss : 2,760

AUTO

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 3,160
Target Price 1 : 3,340
Target Price 2 : 3,500
Stop Loss : 2,990
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham CUAN dan ESSA oleh HP Sekuritas | 8 September 2023


HP Sekuritas

8 September 2023

Saham CUAN

Trend: Uptrend
Indicator(s): BB25(biru), OBV, MA25(oranye) & MA100(merah)
Potential:
Saat ini pullback setelah bullish breakout dari continuation flag pattern.
MACD line mendekati signal line dari bawah.
Entry level di support @ 2380-2350. Target Price di resistance area @ 2550-2590 dan dynamic resistance area upper BB25(biru) @ 2700-2710. Stoploss di support area @ 2270-2260.
Rekomendasi
Buy On Weakness, Entry Level: 2380-2350; Target: 2550-2590 / 2700-2710; Stoploss: 2270-2260;

Saham ESSA

Trend: Sideways
Indicator(s): BB25(biru), OBV, MA25(oranye) & MA100(merah)
Potential:
Saat ini terkoreksi dan mencapai dynamic support MA100(merah) @ 645.
MACD line crossing ke atas signal line
Entry level di dynamic support area MA100(merah) @ 645-650. Target Price di resistance area @ 690-695 dan @ 725-730. Stoploss di support area @ 615-610.
Rekomendasi
Buy, Entry Level: 645-650; Target: 690-695 / 725-730; Stoploss: 615-610;
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham JPFA, ICBP dan CTRA oleh Mirae Asset Sekuritas | 8 September 2023


Mirae Asset Sekuritas

8 September 2023
Tasrul

IHSG Daily, 6,954.81 (-0.59%), consolidation, daily trading range 6,940 - 6,985. Critical level di 6,920. Indikator MFI optimized,indikator RSI optimized dan indikator Stochastic%D optimized cenderung terkoreksi sementara. Indeks ini di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly indikator MFI optimized masih cenderung naik dan indikator RSI optimized dan indikator Stochastic%D optimized rawan koreks sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di bawah dan supply sekitar level saat ini. 

JPFA Daily, 1,220 (-2.01%), buy on weakness, TP 1,350, daily trading range 1,210 - 1,250. Cut loss level di 1,200. Koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Stochastic%D optimized mulai tertahan,. Harga saat ini berada di bawah center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan sisi supply berada diatas level saat ini. 

ICBP Daily, 11,200 (+1.36%), trading buy, TP 11,525 daily trading range 11,050 - 11,325. cut loss level di 11,000. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Stochastic%D optimized sudah berada di oversold area dengan kecenderungan menguat. Harga masih berada di bawah center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan sisi supply berada diatas level harga saat ini. 

CTRA Daily, 1,055 (-3.21%), trading buy, TP 1,120, daily trading range 1,045 - 1,080, cut loss level di 1,020. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan Stochastic%D optimized sudah berada di oversold area. Harga di bawah center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan sisi supply berada di atas level saat ini. (bsn)
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham ELSA | 8 September 2023

Analisis Saham ELSA


PT Elnusa Tbk (ELSA)
Terbentuk upper shadow seiring volume yang solid atau mengindikasikan tekanan jual cenderung agresif, menjadi sinyal awal pullback. Hal tersebut didukung dengan death cross pada Stochastic RSI. Jika pullback terjadi, sebaiknya menunggu konsolidasi dikisaran level psikologis yang bertepatan dengan MA20 400 sebagai entry level.
Rekomendasi: Buy on weakness
Support : Rp 386
Resistance: Rp 420
Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Bank Victoria (BVIC) Terbitkan NCD Sebesar Rp440 Miliar


Bank Victoria International Tbk. (BVIC)
menerbitkan NCD (Negotiable Certificate of Deposit) seri A dan B pada tanggal 5 September 2023

Achmad Friscantono Direktur Utama BVIC dalam keterangan tertulisnya Kamis (7/9) menuturkan bahwa BVIC menerbitkan NCD tahun 2023 seri A sebesar Rp50 miliar dengan tenor 12 bulan dan diskonto 6,5% selanjutnya NCD tahun 2023 seri B sebesar Rp390 miliar dengan tingkat diskonto 7% dan tenor 24 bulan.

Lebih lanjut Achmad memaparkan kedua NCD ini akan jatuh tempo pada tanggal 5 September 2024 untuk seri A dan 5 September 2025 untuk seri B

Dalam penuturannya Achmad menambahkan penerbitan NCD ini dalam rangka pengembangan usaha terutama pemberian kredit serta peningkatan komposisi struktur penghimpunan dana jangka panjang. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Ifishdeco (IFSH) Akan Jual 5,65 Juta Saham Treasuri


PT Ifishdeco Tbk.(IFSH)
berencana melakukan penjualan saham hasil pembelian kembali (buyback).

Dalam keterangan tertulisnya Manajemen IFSH Rabu (6/9) menyampaikan bahwa Perseroan akan melakukan penjualan saham treasuri sebanyak 5.655.000 lembar saham treasuri atau 0,26% dari saham ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan melalui program MESOP II yang akan digelar selambat-lambatnya sampai dengan penutupan RUPS tahun 2026.

Lebih lanjut Manajemen IFSH memaparkan Penjualan saham treasuri ini merupakan saham hasil buyback yang berjumlah 214.047.400 lembar saham yang nerupakan 10,7% dari total saham yang ditempatkan dan disetor Perseroan dan IFSH telah mengalokasikan sebagian saham treasuri sebanyak 9,34 juta lembar saham pada MESOP tahap I.

Manajemen IFSH menambahkanPeserta dalam program MESOP IFSH yaitu karyawan, direksi, dan dewan komisaris (kecuali komisaris independen) dan harus memiliki masa kerja minimal 5 tahun dan akan dilaksanakan dengan harga sekurang-kurangnya sebesar Rp780 per saham. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Anak Usaha TOWR Teken Perjanjian Fasilitas Kredit Dengan Bank BTPN


Anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) telah melakukan penandatangan Perjanjian fasilitas kredit dari PT. Bank BTPN Tbk.(BTPN) pada tanggal 4 September 2023.

Monalisa Irawan Corporate Secretary TOWR dalam keterangan tertulisnya Rabu (6/9) menuturkan bahwa anak - anak usaha TOWR yaitu PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), PT Iforte Solusi Infotek (Iforte), PT Solusi Tunas Pratama Tbk. (SUPR), PT BIT Teknologi Nusantara (BIT) dan PT Varnion Technology Semesta (VTS memperoleh fasilitas kredit dari Bank BTPN dengan total maksimum sebesar Rp2,5 triliun.

Lebih lanjut Monalisa memaparkan rincian pinjamin ini sebesar Rp750 miliar untuk SUPR dan sebesar Rp1,5 triliun untuk Iforte selanjutnya sebesar Rp250 miliar untuk BIT dan adanya penambahan pada VTS maksimum sebesar Rp20 miliar.

Perjanjian pinjaman ini bertenor maksimum 12 untuk Protelindo dan 6 bulan untuk Iforte, SUPR, BIT dan VTS dari tanggal penarikan terakhir fasilitas. Protelindo setuju memberikan jaminan Perusahaan untuk menjamin pelaksanaan kewajiban Iforte, SUPR, BIT dan VTS selanjutnya Protelindo, Iforte, SUPR, BIT dan VTS bertanggung jawab secara tanggung renteng terhadap pelaksanaan seluruh kewajiban berdasarkan Perjanjian Fasilitas terhadap terhadap Bank BTPN

Sebagai informasi, Protelindo adalah suatu perusahaan yang 99,9997% sahamnya dimiliki secara langsung oleh TOWR, sedangkan Iforte dan SUPR merupakan anak usaha yang 99,99% dan 99,96% sahamnya dimiliki Protelindo serta VTS anak perusahaan yang 60% sahamnya dimiliki secara tidak langsung oleh Protelindo melalui Iforte/ sehingga transaksi merupakan transaksi afiliasi sesuai regulasi OJK dalam POJK No. 42 .

"Tujuan pinjaman ini untuk kebutuhan korporasi Para Peminjam secara umum, termasuk namun tidak terbatas pada kebutuhan modal kerja,"tuturnya.

Dalam penuturannya Monalisa menambahkan transaksi ini tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha TOWR dan s bukan merupakan transaksi material sesuai regulasi OJK dalam POJK No.17/POJK.04/2020. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Anak Usaha PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) Dapat Fasilitas Kredit Senilai Rp1 Triliun


PT Trans Logistik Perkasa (TLP) yang merupakan anak perusahaan PT Trans Power Marine Tbk dengan persentase kepemilikan 30% kembali mendapatkan tambahan fasilitas kredit dari BCA sebesar Rp. 1 trilyun dengan tenor 8 tahun. Fasilitas ini untuk membiayai pembelian kapal-kapal baru maupun bekas serta modal kerja untuk operasional TLP.

Corporate Secretary Trans Power Marine Rudy Sutiono dalam siaran pers (7/9) mengatakan, "Trans Logistik Perkasa telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit tersebut pada tanggal 4 September 2023 dan diharapkan dapat mendukung rencana ekspansi TLP yang secara tidak langsung tentunya berdampak pada kinerja induk perusahaan yaitu Trans Power Marine".

Pada kwartal pertama tahun 2022, Trans Logistik Perkasa telah mendapatkan fasilitas kredit senilai Rp 765 miliar yang diperuntukkan untuk modal kerja dan pembangunan 15 set kapal baru, sehingga total plafon kredit yang telah diterima dari BCA adalah sebesar Rp. 1,765 triliun.

Armada yang dimiliki oleh TLP difokuskan untuk melayani pengangkutan bijih nikel ke smeltesmelter yang ada di Indonesia sebagai upaya mendukung program hilirisasi pemerintah. "Tidak menutup kemungkinan armada yang dimiliki TLP mengangkut juga barang curah lainnya selain nikel," tambah Rudy Sutiono. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Tower Bersama (TBIG) Raih Rp167,65 Miliar Dari Penjualan Saham Treasuri


PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG)
telah melakukan penjualan saham hasil pembelian kembali (buyback).

Dalam keterangan tertulisnya Helmy Yusman Santoso Direktur TBIG Rabu (6/9) menyampaikan bahwa Perseroan melakukan penjualan saham treasuri sebanyak 81.585.300 lembar saham di harga Rp2.055 per saham senilai Rp167,65 miliar sebelum dikurangi biaya transaksi dimana harga penjualan ini sesuai dengan regulasi OJK dalam POJK No.2/POJK.04/2023.

Helmy memaparkan Digital Infrastrukture Asia Pte Ltd telah melakukan pembelian saham treasury ini pada tanggal 4 dan 6 September 2023. Dengan demikian TBIG kini masih memiliki 20.460.700 saham hasil buyback.

Sebagai informasi pada keterbukaan Informasi 15 Agustus 2023, TBIG menyampaikan akan melakukan penjualan saham treasuri (treasury stocks) sebanyak 102.046.000 lembar saham melalui pasar negosiasi. Pihak yang menerima penjualan/pengalihan Saham Treasuri yaitu Bersama Digital Infrastucture Asia Pte Ltd. dengan jangka waktu pelaksanaan penjualan saham hasil buyback akan dilakukan dalam beberapa tahap dimulai pada 30 Agustus 2023, dan berlangsung sampai tanggal yang tidak lebih dari 31 Maret 2024. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Pefindo Tegaskan Peringkat idBBB Untuk Adhi Commuter Properti (ADCP)


PEFINDO menegaskan peringkat idBBB untuk PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) dan obligasi yang masih beredar. Outlook untuk peringkat Perusahaan adalah stabil.

Peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang kuat dari PT Adhi Karya (Persero Tbk (ADHI) sebagai induk perusahaan, captive market dari pengguna jasa Light Rail Transit (LRT), dan kualitas aset yang baik. Peringkat tersebut dibatasi oleh struktur permodalan yang agresif dan proteksi arus kas yang lemah, pendapatan berulang yang terbatas, serta paparan terhadap perubahan kondisi makroekonomi.

Peringkat dapat dinaikkan jika Perusahaan secara konsisten mencapai pra-penjualan dan pendapatan serta mampu mengurangi tingkat utangnya secara signifikan.

Peringkat juga dapat diturunkan jika ADCP membukukan utang yang lebih besar dibandingkan proyeksi dan jika pendapatan atau EBITDA lebih rendah dari yang diharapkan, karena tingkat penjualan yang rendah, perkembangan konstruksi yang tertunda, atau biaya yang lebih tinggi dari yang diperkirakan, mengakibatkan struktur permodalan yang lebih agresif dan proteksi arus kas yang lebih lemah.

Didirikan pada 9 Maret 2018, PT Adhi Commuter Properti Tbk adalah pengembang yang mengkhususkan diri pada produk properti dengan konsep transit-oriented development (TOD). Perusahaan menjual apartemen, gedung perkantoran serta rumah tapak, dan menghasilkan pendapatan berulang dari hotel-hotel bermerek GranDhika di Jakarta, Semarang, dan Medan. Per 31 Mei 2023, pemegang saham ADCP adalah ADHI (90%) dan publik (10%). (end)
Sumber: iqplus

Bank Maspion (BMAS) Bersiap Rights Issue, Target Jaring Dana Rp 3,50 Triliun


PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS)
bersiap melakukan aksi korporasi. Bank ini akan melakukan penambahan modal melalui skema hak memesan efek terlebih dahulu (PMHETD III) alias rights issue.

Berdasarkan prospektus BMAS dalam keterbukaan informasi bursa, Rabu (6/9), disebutkan, Bank Maspion mengincar dana segar sekitar Rp 3,508 triliun dari rights issue ini.

Dalam rights issue tersebut, BMAS menawarkan sebanyak 9,48 miliar saham baru atau sebesar 52,38% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah terlaksananya PMHETD III.

Setiap pemegang 100 saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham BMAS per tanggal 1 November 2023 pukul 16.00 WIB berhak atas 110 HMETD dengan harga pelaksana Rp 370 per saham.

Untuk diketahui, saat ini Kasikorn Vision Financial Company PTE.LTD (KVF) adalah pemegang saham utama BMAS dan memiliki 5,39 miliar saham Bank Maspion. Jumlah itu setara 62,53% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Sementara itu PT Alim Investindo juga tercatat sebagai pemegang saham utama BMAS dan memiliki 2,51 miiar saham atau mewakili 29,18% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh.

Nah, berikut jadwal rights issue BMAS:

-Tanggal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) : 15 Juni 2023

-Tanggal Efektif : 20 Oktober 2023 Tanggal Akhir Perdagangan Saham dengan HMETD (Cum-Right)

-Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 30 Oktober 2023

-Pasar Tunai : 1 November 2023 Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD (Ex-Right)

-Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 31 Oktober 2023

-Pasar Tunai : 2 November 2023 Tanggal Pencatatan (Recording Date) Untuk Memperoleh HMETD : 1 November 2023 Tanggal Distribusi HMETD : 2 November 2023

-Tanggal Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia : 3 November 2023

-Periode Perdagangan HMETD : 3 – 9 November 2023

-Periode Pelaksanaan HMETD : 3 – 9 November 2023

-Periode Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD : 7 – 13 November 2023

-Tanggal Terakhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan : 13 November 2023

-Tanggal Penjatahan Pemesanan Saham Tambahan : 14 November 2023

-Tanggal Pembayaran Pembeli Siaga : 15 November 2023

-Tanggal Pengembalian Uang Pesanan Saham Tambahan : 16 November 2023
Sumber: kontan
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ACES, ESSA, INKP dan UNVR oleh MNC Sekuritas | 8 September 2023


MNCS Daily Scope Wave

8 September 2023

IHSG

IHSG terkoreksi 0,6% ke 6,954 disertai dengan munculnya volume penjualan, namun koreksi IHSG masih tertahan MA20. Apabila IHSG tidak mampu menembus 7,020 sebagai resistancenya, maka diperkirakan IHSG sudah menyelesaikan wave v dari wave (i) dan saat ini sedang berada di awal dari wave (ii). Hal tersebut berarti, IHSG akan memulai fase koreksinya untuk menuju ke rentang area 6,737-6,846 sebagai target koreksinya.
Support: 6,924, 6,869
Resistance: 7,020, 7,053

ACES - Buy on Weakness 

ACES terkoreksi 0,7% ke 720 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Kami perkirakan, posisi ACES saat ini sedang berada di wave ii dari wave (iii), sehingga ACES masih rawan melanjutkan koreksinya dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 680-710
Target Price: 775, 825
Stoploss: below 655

ESSA - Buy on Weakness 

ESSA terkoreksi 3,7% ke 645 disertai munculnya volume penjualan, namun koreksi ESSA masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60. Selama belum mampu break 680 sebagai resistancenya, maka posisi ESSA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [b] sehingga ESSA masih rawan terkoreksi.
Buy on Weakness: 535-595
Target Price: 690, 745
Stoploss: below 480

INKP - Buy on Weakness 

INKP menguat 3,3% ke 9,475 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh MA20. Kami perkirakan, posisi INKP saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave 2, sehingga INKP masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 9,275-9,400
Target Price: 9,700, 9,875
Stoploss: below 9,000

UNVR - Buy on Weakness 

UNVR terkoreksi 0,5% ke 3,630 disertai dengan munculnya volume penjualan. Kami perkirakan, posisi UNVR saat ini sedang berada di akhir wave (v) dari wave [c], sehingga koreksi UNVR akan cenderung terbatas dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 3,540-3,600
Target Price: 3,800, 3,950
Stoploss: below 3,500

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham SMRA | 8 September 2023

Analisis Saham SMRA


SMRA membentuk pola bearish head and shoulders. Pola ini menandakan bahwa SMRA berisiko mengakhiri uptrendnya dan memasuki fase downtrend menuju target penurunan di 540-550. Indicator teknikal MACD yang dalam kondisi setelah dead cross mengkonfirmasikan risiko trend turun SMRA.
Rekomendasi: Hindari. Sell kalau punya. Target penurunan di 540-550.
Disclaimer ON
Sumber: doktermarket-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham DMAS | 8 September 2023

Analisa Saham DMAS


DMAS berpeluang untuk rebound menutup gap dengan membentuk pola bullish double bottoms. Hal ini menandakan bahwa jika DMAS berhasil menguat menembus resisten 189, maka DMAS akan membuka peluang kenaikan lanjutan menuju target 210-220.
Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 189 target 210-220.
Disclaimer ON
Sumber: doktermarket-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham CTRA | 8 September 2023

Analisis Saham CTRA


Saham CTRA turun di bawah support 1090, dan mematahkan tren naik jangka pendek (garis uptrend warna merah), sehingga berpeluang kembali ke fase konsolidasi jangka menengahnya dan berpotensi menguji area support dikisaran 1025-1050 yang bersamaan dengan area garis MA 200 day (garis warna hijau). Indikator teknikal MACD yang death cross dan bergerak turun, mengindikasikan bahwa saham ini sedang bergerak dalam momentum negatif.

Trading Plan : Spekulasi buy on weakness dikisaran 1025-1050. Take profit jika terjadi rebound dikisaran 1090-1100 (untuk trading pendek). Batasi resiko jika turun dan gagal bertahan di 1025, karena akan mengakhiri fase sideways jangka menengah dan bergerak turun membentuk pola double top.

Disclaimer ON
Sumber: step-trader-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Update Harga Komoditas dan Indeks Global | 8 September 2023


Nasdaq tumbles for a fourth day as fears of higher interest rates pressure markets

The Nasdaq Composite fell for a fourth session Thursday as concerns resurfaced over the Federal Reserve’s interest rate policy path, and whether policymakers will enact another hike this year.

Dow......34501  +57.5    +0.17%
Nasdaq13749  -123.6    -0.89%,
S&P 500.4451  -14.3      -0.32%

FTSE.....7442    +15.6      +0.21%
Dax......15719   -22.7        -0.14%
CAC......7196    +2.01      +0.03%

Nikkei...33991   -249.9     -0.75%
HSI.......18202    -248        -1.34,%
Shanghai.3122  -35.7        -1.13%

IDX.....6954.81   -41.15    -0.59%
LQ45....959.47   -7.72       -0.80%
IDX30...499.16   -4.21       -0.84%

IDXEnergy...2113.97   -21.45  -1.00%
IDX BscMat.1254.92   -1.74    -0.14% 
IDX Indstrl...1181.12   -7.30    -0.61%
IDXNONCYC.738.84  +1.45   +0.20%
IDX Hlthcare1468.69 +4.55   +0.31%
IDXCYCLIC....891.54  -5.18    -0.58%
IDX Techno.4457.45 +69.26 +1.58%
IDX Transp..1840.19 -32.19  -1.72%
IDX Infrast....904.81  -9.84     -1.08%
IDX Finance.1403.11 -7.07    -0.50%
IDX Banking.1211.17 -12.57 -1.03%
IDX Property..736       -9.70    -1.30%

Indo10Yr.6.6560‼️ +0.0320 +0.49%
ICBI....368.3236‼️  -0.3302 -0.09%
US2Yr.4.953  -0.076  -1.51%
US5Yr 4.375  -0.065  -1.46%
US10Yr4.254 -0.043  -1.00%
US30Yr.4.339 -0.032  -0.73%
VIX.......14.40 -0.05   -0.35%
  
USDIndx 105.0590‼️+0.198 +0.19%
Como Indx...283.77   -0.97     -0.34%
(Core Commodity CRB)
BCOMIN.....142.34    -0.22    -0.15%

IndoCDS.79.21 +0.01  +0.01%
  (5-yr INOCD5) (06/09)

IDR.....15327.50‼️+33.00 +0.22%
Jisdor.15334.00,‼️+27.00 +0.18%

Euro......1.0698  -0.0027  -0.25%
  
TLKM...24.47 -0.11    -0.45%
(3752)
EIDO....22.85   -0.24     -1.04%
EEM....38.63   -0.46      -1.18%

Oil.........86.71    -0.85   -0.97%
Gold...1943.90   +1.70  +0.09%
Timah..26270.00 -175.00 -0.66%
(Closed 06/09)
Nickel..20484.00  -107.00 -0.52%
(Closed 07/09)
Silver.... 23.27     -0.21      -0.89%
Copper.376.35    -2.65      -0.70%

Iron Ore 62% 118.97 +1.84  +1.57%
(06/09)
Nturl Gas...2.577  -0.006  -0.23%
Ammonia  China..3733.33 +50.00 +0.90%
(Domestic Price)(07/09)

Coal price.157.65 -2.35  -1.47%
(Sept/Newcastle)
Coal price.160.65 -2.35 -1.44%
(Oct/Newcastle)
Coal price.163.65  -1.85 -1.12%
(Nov/Newcastle)
Coal price.166.65  -2.85  -1.68%
(Des/Newcastle)

Coal price.116.65 +0.35 +0.30%
(Sept/ Rotterdam)
Coal price.113.90 -1.10  -0.96%
(Oct/Rotterdam)
Coal price.114.80  -1.50 -1.29%
(Nov/Rotterdam)
Coal price.115.80  -1.80 -1.53%
(Des/Rotterdam)

CPO(Nov)..3831  -51 -1.31%
(Source: bursamalaysia.com)       

Corn.........486.25 +0.50     +0.10%
SoybeanOil 60.78 -1.60   -2.56%
Wheat......589.75  -9.25      -1.52%

Wood pulp..4790.00‼️ +50  +1.05%
(Closed 07/09)

©️Phintraco Sekuritas 
Broker Code: AT
Desy Erawati/ DE
Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia
Copyright: Phintraco Sekuritas-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online.