Polychem (ADMG) Jadi Rugi Rp315,18 Miliar per Kuartal III-2022
Bambang Husodo Batal Mengundurkan Diri Sebagai Komisaris ADMG
Bambang Husodo batal mengundurkan diri sebagai Komisaris Independen PT Polychem Indonesia Tbk. (ADMG)
Bambang Husodo Mengundurkan Diri Sebagai Komisaris PT Polychem Indonesia Tbk. (ADMG)
Ini Alasan Polychem Indonesia (ADMG) Hentikan Sementara Pabrik Polyester di Karawang
[Saham ADMG] PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG) memutuskan untuk menghentikan sementara operasional dari pabrik polyester yang berada di Karawang, Jawa Barat. Keputusan ini diambil dalam rapat direksi tanggal 28 Maret 2022 lalu.
Penutupan ini akibat dampak pandemi Covid-19 yang berkelanjutan sehingga pasar downstream sangat lesu. Selain itu, perang antara Rusia-Ukraina yang diperkirakan berlangsung panjang mengakibatkan harga minyak mentah dunia naik tajam.
“Sehingga, harga bahan minyak mentah dunia naik tajam. Harga bahan baku ikut melonjak tajam sementara permintaan pasar semakin lesu,” tulis Johan Setiawan, Wakil Presiden Direktur Polychem Indonesia dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia, Selasa (29/3).
Johan mengaku tidak ada dampak hukum atas penghentian sementara pabrik ini. Sebab, ADMG telah menyelesaikan seluruh kewajiban kepada karyawan maupun kepada pelanggan. Adapun dampak yang akan timbul adalah turunnya nilai penjualan dan beban pokok penjualan pada tahun 2022.
Namun, penghentian sementara ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi ADMG sehingga akan memberi dampak positif terhadap kondisi keuangan dikarenakan divisi polyester selalu membukukan kerugian.
sumber : kontan
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
Saham ADMG | POLYCHEM INDONESIA RAIH PENJUALAN BERSIH US$177,3 JUTA
IQPlus, (05/11) - PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG) meraih penjualan bersih sebesar US$177,3 juta hingga 30 September 2019 menurun dari penjualan bersih US$277,22 juta di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan menyebutkan, beban pokok penjualan turun menjadi US$190,28 juta dari US$265,89 juta, laba bruto naik menjadi US$12,98 juta dari laba bruto US$11,32 juta tahun sebelumnya.
Laba sebelum pajak diraih US$19,54 juta dari laba sebelum pajak US$8,42 juta tahun sebelumnya, laba periode berjalan dari operasi yang dilanjutkan naik sebesar US$19,98 juta naik dari laba US$9,45 juta tahun sebelumnya.
Laba bersih periode berjalan yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk diraih US$19,98 juta dari rugi US$8,73 juta di periode September tahun sebelumnya. Jumlah aset perseroan mencapai US$263,87 juta hingga 30 September 2019 turun dari jumlah aset US$280,68 juta hingga 31 Desember 2018. (end)
Rekomendasi Saham William Hartanto | 14 Mei 2018
WH Project Outlook 14 Mei 2018.
Simak outlook market dan rekomendasi saham hari ini.
IHSG ditutup menguat 48,89 poin (+0.82%) menuju level 5956,83 pada perdagangan hari Jumat, 11 Mei 2018. IHSG mencoba menguat lagi bersamaan dengan menguatnya Rupiah setelah muncul sinyal kenaikan suku bunga acuan oleh BI.
Hal ini menjadi tugas bagi gubernur baru yang akan menggantikan gubernur sebelumnya Agus Martowardojo untuk menjaga stabilitas Rupiah. Dengan sentimen tersebut maka sampai dengan akhir bulan ini pergerakan IHSG lebih dipengaruhi stabilitas Rupiah dan kenaikan suku bunga.
IHSG VIEW
Masih dalam tren menurun dengan target masih di 5500 namun ada potensi melanjutkan penguatan kembali ke 6000 dalam jangka pendek, maka range IHSG saat ini ada di 5500 s/d 6000.
REKOMENDASI SAHAM
Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading hari ini: POLY, ADMG, MTDL, SIDO, CPIN, dan BKSL dengan adanya rumor mengenai 2 dapen yang melirik saham ini.
http://www.wh-project.com/outlook/
.png)
.png)
.png)


