Tampilkan postingan dengan label Saham BISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham BISI. Tampilkan semua postingan

Rekomendasi Saham ACES, PWON dan BISI oleh Mirae Asset Sekuritas | 20 Juni 2023


Mirae Asset Sekuritas

20 Juni 2023
Tasrul

IHSG Daily, 6,686.06 (-0.19%), consolidation, daily trading range 6,658 - 6,710. Critical level di 6,560. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung bergerak turun. Indeks ini berada di bawah centerline pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly, indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan W%R optimized juga sudah berada di overbought area dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan supply berada di sekitar level saat ini. 

ACES Daily, 635 (-2.31%), buy on weakness, TP 700, daily trading range 624 - 660. cut loss level di 610. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized serta W%R optimized koreksi terbatas dengan kecenderungan menguat. Harga saat ini di masih berada di atas center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di bawah dan sisi supply berada diatas level harga saat ini. 

PWON Daily, 490 (+0.00%), trading buy, TP 500, daily, trading range 484 - 498, cut loss level di 480. Indicator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik. Harga berada di bawah center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di bawah dan supply berada di atas level harga saat ini 

BISI Daily, 1,645 (+0.61%), trading buy, TP 1,670, daily trading range 1,620 - 1,660. cut loss level di 1,580. Kenaikan indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih terlihat. Harga masih diatas center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di bawah dan sisi supply berada diatas harga saat ini. (bsn)-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham CTRA, ELSA dan BISI oleh Mirae Asset Sekuritas | 19 Juni 2023


Mirae Asset Sekuritas

19 Juni 2023

IHSG Daily, 6,698.55 (-0.23%), consolidation, daily trading range 6,667 - 6,725. Critical level di 6,560. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung bergerak turun. Indeks ini berada di bawah centerline pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly, indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan W%R optimized juga sudah berada di overbought area dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan supply berada di sekitar level saat ini. 

CTRA Daily, 1,125 (-0.88%), buy on weakness, TP 1,170, daily trading range 1,110 - 1,150. cut loss level di 1,080. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized serta W%R optimized koreksi terbatas dengan kecenderungan menguat. Harga saat ini di masih berada di atas center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di bawah dan sisi supply berada diatas level harga saat ini. 

ELSA Daily, 322 (+0.00%), trading buy, TP 342, daily, trading range 320 - 328, cut loss level di 312. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih bergerak turun. Harga berada di bawah center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di bawah dan supply berada di sekitar level harga saat ini. 

BISI Daily, 1,635 (+0.00%), trading buy, TP 1,670, daily trading range 1,605 - 1,650. cut loss level di 1,570. Koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized mulai terbatas dengan kecenderungan bergerak naik. Harga masih diatas center line pada Bollinger Bands optimized. dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di bawah dan sisi supply berada diatas harga saat ini. (bsn)
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BISI dan MCOL oleh Phillip Capital | 18 April 2023


Phillip Capital

18 April 2023

Technical Recommendations

BISI

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 1680
Target Price 1 : 1740
Target Price 2 : 1770
Stop Loss : 1625

MCOL

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trade Buy : 6825
Target Price 1 : 7400
Target Price 2 : 7850
Stop Loss : 6250
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Penjualan PT Bisi Internasional Tbk (BISI) per 30 Juni 2018


IQPlus, (01/08) - PT Bisi Internasional Tbk (BISI) meraih penjualan sebesar Rp734,28 miliar hingga periode 30 Juni 2018 turun dari penjualan Rp852,68 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, laba bruto turun menjadi Rp112,80 miliar dari laba bruto Rp251,44 miliar di periode sama tahun sebelumnya dan laba usaha turun tajam menjadi Rp2,22 miliar dari laba usaha Rp101,71 miliar tahun sebelumnya.

Penghasilan keuangan diraih Rp8,24 miliar meski lebih rendah dari tahun sebelumnya yang Rp10,68 miliar membuat laba sebelum pajak menjadi Rp10,41 miliar turun tajam dari laba sebelum pajak Rp101,71 miliar tahun sebelumnya.

Sedangkan laba periode berjalan yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi Rp9,50 miliar dari laba Rp87,80 miliar tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai Rp2,18 triliun hingga 30 Juni 2018 turun dari total aset Rp2,62 triliun hingga 31 Desember 2017. (end)

Baca juga:

Trading Plan BMRI, PGAS, ICBP, RALS, BISI dan NIKL | 4 Juli 2018


PT Valbury Sekuritas Indonesia
Market Summary
04 July 2018

VIEW MARKET 

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Pemerintah perkirakan ekonomi global tahun 2019 masih terimbas oleh kebijakan suku bunga The Fed dan perang dagang yang dikobarkan Amerika Serikat (AS). Perang dagang antara AS dan Cina dikhawatirkan akan menimbulkan efek domino, termasuk ke kinerja perdagangan Indonesia.

Sementara, pelemahan rupiah dikhawatirkan berdampak ke semua sektor, seperti kenaikan suku bunga dan kesehatan fiskalm, lebih lanjut dapat menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester II 2018..

Kendati, pemerintah terus mewaspadai kondisi nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dolar AS dan Bank Indonesia sudah menaikkan suku bunga acuan beberapa kali. Tetapi banyak faktor eksternal yang membuat rupiah melemah, terutama dari AS. Perekonomian AS tengah pulih, terlihat dari inflasi yang terus naik dan tingkat pengangguran yang rendah.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Dari eksternal, perseteruan AS dan Cina akan kian memanas, menyusul keputusan Trump akan memberlakukan aturan untuk mencegah China Mobile masuk ke pasar telekomunikasi AS dengan alasan masalah keamanan nasional. Keterlibatan signifikan China Mobile, menimbulkan kekhawatiran peningkatan risiko terhadap penegakan hukum dan kepentingan keamanan nasional.

Dipihak lain, Uni Eropa memperingatkan bahwa ekspor AS yang senilai US$296 miliar akan mendapat tindakan balasan jika Trump melanjutkan ancamannya untuk menetapkan bea impor mobil.

Prediksi IHSG :
Jika melihat faktor di atas, masih terbilang minim insentif positif bagi pasar artinya sulit bagi IHSG ke zona hijau. Disamping itu, saham AS pada Selasa waktu setempat di tutup melemah kian berat bagi IHSG bertahan di teritorial positif, meski pola pergerakan indeks mixed hari ini.

Perspektif tenikal
Support Level :    5592/5550/5470
Resistance Level :   5714/5794/5836
Major Trend : Down
Minor Trend : Down
Pattern : Up to down

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

BMRI: Trading Buy
• Close 6325, TP 6500
• Boleh buy di level 6250-6325
• Resistance di 6500 & support di 6250
• Waspadai jika tembus di 6250
• Batasi resiko di 6200

PGAS: Trading Buy
• Close 1630, TP 1810
• Boleh buy di level  1535-1630
• Resistance di 1810 & support di 1535
• Waspadai jika tembus di 1535
• Batasi resiko di 1325

ICBP : Trading Buy
• Close 8825, TP 9000
• Boleh buy di level  8550-8825
• Resistance di 9000 & support di 8550
• Waspadai jika tembus di 8550
• Batasi resiko di 8500

RALS:  Trading Buy
• Close 1325, TP 1395
• Boleh buy di level  1285-1325
• Resistance di 1395 & support di 1285
• Waspadai jika tembus di 1285
• Batasi resiko di 1275

BISI:  Trading Buy
• Close 1670, TP 1695
• Boleh buy di level  1625-1670
• Resistance di 1695 & support di 1625
• Waspadai jika tembus di 1625
• Batasi resiko di 1615

NIKL:  Trading Buy
• Close 4030, TP 4180
• Boleh buy di level  3950-4030
• Resistance di 4180 & support di 3950
• Waspadai jika tembus di 3950
• Batasi resiko di 3930

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
BJTM, INTP, BBCA, ANTM, ERAA, BSDE 

(Disclaimer ON)

Analisa Saham BISI | 20 November 2017

Analisa Saham BISI

Indo Premier on Bisi International (BISI) 11/3/2017

Production recovery

- BISI melaporkan laba bersih sebesar Rp132 miliar pada 3Q17, melonjak 10x qoq dan naik 39% yoy. Laba turun 5,7% yoy menjadi Rp220 miliar pada 9M17. Peningkatan pendapatan pada 3Q17 terutama didorong oleh marjin yang lebih tinggi didukung oleh penjualan benih jagung yang lebih tinggi. Margin kotor meningkat menjadi 42,6% pada 3Q17 dari 23,2% di 2Q17 karena penjualan benih jagung meningkat 178% yoy menjadi Rp388 miliar (64% dari total pendapatan) pada 3Q17 didukung peningkatan volume penjualan sebesar 142% qoq menjadi 9,72k ton

- Penjualan benih jagung yang kuat pada 3Q17 didukung oleh: 1) produksi dasar rendah pada 2Q17 karena curah hujan yang lebih tinggi dari pada produksi benih BISI yang menghambat produktivitas benih jagung pada periode tersebut, 2) produksi benih yang lebih tinggi karena musim panen di Indonesia yang terjadi dua kali satu tahun di 1Q dan 3Q dengan sekitar 40% produksi jagung Indonesia dipanen pada 3Q, dan 3) Setelah musim panen, permintaan benih jagung meningkat untuk musim tanam berikutnya yang terjadi pada bulan Oktober dan November.

- Valuasi: BUY dengan TP Rp2,100

Analisa Saham SRIL, ADRO dan BISI | 28 Agustus 2017

Analisa Saham oleh MantraSaham berdasarkan garis BB:

SRIL, 3 hari terjadi distribusi tapi tdk disertai volume yg besar.
Sinyal MACD open DC sempit, demikian dengan stochasticnya.
Waspadai support SRIL di garis MBB.
Volume tipis jika diatas terbaikan kemungkinan akan akan terjadi kenaikkan terbatas.

---

Jika ADRO lepas dari garis UBB kemungkinan akan melanjutkan koreksinya.
Perhatikan dai garis MBB 1945.
Lihat histori candlenya, ADRO, ga pernah jebol support MBB.
Nah, itu salah sat contoh pola chart UPTREND

---

BISI jika sentuh LBB, kemungkinan akan mantul kembali utk uji resisten MBB.
Stochastic open DC menuju area jenuh jual.
Lihat histori harganya, jarang berlama-lama berada di area atas garis MBB.
Sekali perhatikan, itu adalah contoh chart DOWNTREND