PT Citra Putra Realty Tbk. (CLAY) telah meggelar Rapat Umum Pemegang Saham luar biasa yang dilaksanakan pada tanggal 6 April 2023.
RUPSLB CLAY Setujui Rights Issue 1 Miliar Saham
PT Citra Putra Realty Tbk. (CLAY) telah meggelar Rapat Umum Pemegang Saham luar biasa yang dilaksanakan pada tanggal 6 April 2023.
Citra Putra Realty (CLAY) Minta Restu Right Issue 1 Miliar Saham
PT Citra Putra Realty Tbk. (CLAY) akan menggelar aksi korporasi menerbitkan saham baru melalui hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue.
Citra Putra Realty Raih Pendapatan Rp75,20 Miliar Hingga September 2022
PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) meraih pendapatan Rp75,20 miliar hingga periode 30 September 2022 naik tajam dari pendapatan Rp6,62 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
PT Citra Putra Realty Tbk Mengalami Penurunan Pendapatan Yang Cukup Signifikan di Semester I-2021
PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) mengantongi pendapatan sebesar Rp 6,6 miliar di semester I-2021. Jumlah itu tercatat menurun hingga 79,8% dari periode yang sama di tahun 2020 yang sebesar Rp 32,8 miliar.
Pendapatan CLAY berasal dari sewa kamar yang turun dari Rp 21,5 miliar menjadi Rp 4,2 miliar, makanan dan minuman yang turun dari Rp 10,7 miliar menjadi Rp 2,3 miliar dan departemen lainnya yang turun dari Rp 520 juta menjadi Rp 35,2 juta.
Berdasarkan laporan keuangan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), penurunan signifikan tersebut membuat perseroan mengalami kerugian kotor Rp 11,4 miliar. Adapun, di tengah penurunan tersebut beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 18 miliar.
Selain itu, beban usaha tercatat sebesar RP 39,2 miliar dan beban keuangan sebesar Rp 40,7 miliar. Dus, jumlah kerugian bersih yang dialami oleh CLAY sebesar Rp 82,4 miliar.
Adapun posisi kas dan setara kas CLAY di akhir periode tercatat sebesar Rp 11,5 miliar. Jumlah tersebut turun signifikan dibanding periode yang sama di tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp 25,7 miliar.
Dari sisi kewajiban, CLAY tercatat memiliki liabilitas sebesar Rp 527,3 miliar yang terdiri dari liabilitas jangka panjang yang mencapai Rp 438,3 miliar dan jangka pendek Rp 88,9 miliar. Sementara itu ekuitas tercatat sebesar Rp 86,3 miliar hingga semester I-2021.
Sumber: IQPLUS
Berita Saham CLAY | BEI AKHIRNYA HENTIKAN SEMENTARA PERDAGANGAN SAHAM CLAY
IQPlus, (29/01) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Ciputra Putra Realty Tbk (CLAY) karena mengalami peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Menurut keterangan BEI Selasa disebutkan, suspensi dilakukan dalam rangka cooling down maka BEI memandang perlu untuk melakukan suspensi pada perdagangan 29 Januari 2019.
Penghentian sementara perdagangan saham CLAY dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai guna memberik waktu bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang setiap pengambilan keputusan di saham CLAY.
Harga saham CLAY ditutup di level Rp306 pada hari pertama perdagangan di bursa dan sudah berada di level Rp1.155 pada penutupan Senin kemarin atau naik lebih dari 500 persen. (end)
Berita Saham CLAY dan NATO | LISTING, BEI HENTIKAN TRANSAKSI DU EMITEN PROPERTI INI
IQPlus, (17/01) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan aktivitas transaksi dua emiten properti sesaat setelah pencatatan perdana saham, lantaran harga saham kedua perusahaan itu langsung melonjak 70 persen dengan frekuensi transaksi yang minim.
Saat pencatatan perdana saham PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) dan PT Nusantara Properti Internasional Tbk (NATO) di papan pengembangan BEI, masing-harga saham emiten tersebut melejit sebesar 70 persen dan 69,9 persen. Padahal, frekuensi transaksi CLAY hanya sebanyak lima kali dan NATO cuma tiga kali.
Harga CLAY langsung meroket ke level Rp306 dari harga penawaran umum sebesar Rp180 per saham, sedangkan NATO meningkat ke harga Rp175 dri harga penawaran umum senilai Rp103 per saham.
Pada transaksi perdana tersebut, masing-masing frekuensi transaksi emiten keempat dan kelima di 2019 ini tercatat sebanyak lima kali dan tiga kali.
Dengan ditopang volumen transaksi yang masing-masing sebanyak 20 lot dan 15 lot, sehingga masing-masing nilai transaksi hanya senilai Rp612.000 dan Rp262.500.
Sebelumnya, BEI berencana akan mengatur mengatur batas atas kenaikan harga saham saat pencatatan perdana di perdagangan Bursa. Direktur BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, pihaknya tengah mengkaji tren kenaikan harga saham IPO saat transaksi perdana hingga mencapai 70 persen.
Menurut Nyoman, saat ini BEI memiliki sejumlah alternatif untuk mengatur besaran kenaikan harga saham IPO di pasar sekunder, Dia menyebutkan, alternatif pertama terkait pengaturan itu adalah penetapan besaran batas atas penolakan penawaran secara otomatis (auto-rejection).
Kedua, lanjut Nyoman, BEI akan melakukan pengetatan pengawasan terhadap transaksi dan yang ketiga adalah penggabungan pada dua alternatif pengaturan tersebut. (end/fu)
.png)
.png)
.jpg)


