PT Dewata Freighinternational Tbk (DEAL) mencatat pendapatan Rp26,07 miliar hingga periode 30 Juni 2023 turun dari pendapatan Rp45,33 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
PT Dewata Freighinternational Tbk (DEAL) Catat Pendapatan Rp26,07 Miliar Hingga Juni 2023
PT Dewata Freighinternational Tbk (DEAL) mencatat pendapatan Rp26,07 miliar hingga periode 30 Juni 2023 turun dari pendapatan Rp45,33 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Bandarmologi Saham PRDA, BRIS, DEAL dan ACES | 8 Juli 2021
Technical & Bandarmology Prespectives
Thursday (08/07/2021)
By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.
Akankah Kejadian di India Terulang di Indonesia??‼️‼️
IDX Composite 5,991 - 6,083
SUMMARY: BUY
11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): NEUTRAL
STOCH (9,6,3): BUY
MACD(12,26): BUY
ATR (14): LESS VOLATILITY
ADX (14): NEUTRAL
CCI (14): *BUY
HIGHS/LOW (14): NEUTRAL
UO: BUY
ROC: SELL‼️
WILLIAMS R: BUY
BULLBEAR (13): BUY!! ️
BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️
STOCKS PICK:
PRDA 6,975 - 8,500
TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 7,500
TARGET PRICE: 8,500
STOP-LOSS: 6,975
BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️
BRIS 2,230 - 2,530
TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 2,330
TARGET PRICE: 2,530
STOP-LOSS: 2,230
BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
DEAL 77 - 98
TECHNICAL INDICATORS: BUY BUY 83
TARGET PRICE: 98
STOP-LOSS: 77
BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
ACES 1,515 - 1,665
TECHNICAL INDICATORS: BUY BUY 1,565
TARGET PRICE: 1,665
STOP-LOSS: 1,515
BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
PRIM 580 - 775
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY, BUY 625
TARGET PRICE: 775
STOP-LOSS: 580
BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)
[DEAL] Komisaris Utama PT Dewata Freightinternational Tbk Mundur
Nofrisel selaku Komisaris Utama PT Dewata Freightinternational Tbk. (DEAL) mengundurkan diri pada tanggal 23 maret 2021.
Menurut keterangan tertulis Nur Hasanah Sekretaris Perusahaan menyampaikan bahwa Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Nofrisel sebagai Komisaris Utama pada tanggal 23 maret 2021.
Selanjutnya sesuai dengan Anggaran Dasar dan ketentuan POJK nomor 33/POJK.04/2014, DEAL akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk menyetujui permohonan diri tersebut dalam jangka waktu 90 hari setelah diterimanya surat pengunduran diri.
Nur Hasanah menambahkan "Tidak ada dampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha DEAL atas pengunduran diri tersebut," pungkasnya. (end)
Sumber: IQPLUS
Dewata Freightinternational (DEAL) merombak jajaran komisaris dan direksi
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Dewata Freightinternational Tbk telah memutuskan untuk merombak susunan komisaris dan direksi. Posisi direktur utama kini diisi oleh Bimada, yang sebelumnya menjabat sebagai komisaris perusahaan.
Posisi yang ditinggalkan Bimada digantikan oleh Nofrisel yang sebelumnya merupakan Direktur Utama Dewata Freightinternational.
Pada jajaran direksi lainnya, terjadi pergeseran yang mana Nur Hasanah yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan bergeser menjadi Direktur Pengembangan Bisnis.
Adapun, posisinya saat ini diduduki oleh Ikun M Soedrajat. Sementara, Selvi Yuniar tetap menjabat sebagai Direktur Komersial.
Adapun pada jajaran direksi, emiten berkode saham DEAL ini menghapuskan satu jabatan direksi yakni, Direktur Operasional yang sebelumnya diduduki oleh Titan Erawati.
Sementara, pada jajaran komisaris perusahaan juga turut merampingkan formasinya dengan menghapus jabatan komisaris sehingga tersisa komisaris utama dan komisaris independen. Adapun jabatan komisaris independen diemban oleh Rudi Sutanto yang menggantikan Fadel Akbar.
Direktur DEAL Nur Hasanah menjelaskan perampingan formasi tersebut sebagai salah satu upaya perusahaan dalam melakukan efisiensi.
"Melihat capaian kinerja tahun lalu, kami merampingkan formasi di induk sebagai bentuk efisiensi," ujarnya kepada kontan.co.id, di Jakarta Rabu (6/1).
Sayangnya, ia belum membeberkan terkait perolehan kinerja sepanjang 2020. Yang jelas, di tahun ini perusahaan optimistis bisa meraih pertumbuhan. Hal tersebut lantaran ada empat fokus bisnis yang akan dikembangkan.
Sebelumnya, Komisaris Utama DEAL Nofrisel menyebutkan empat pengembangan tersebut meliputi cold chain, distribusi vaksin, pusat logistik berikat, dan halal logistik. Melalui fokus tersebut, DEAL membidik pendapatan sebesar Rp 350 miliar hingga Rp 400 miliar.
Sumber: KONTAN
Saham DEAL | DEWATA FREIGHTINTERNATIONAL RUGI Rp3,73 MILIAR HINGGA JUNI 2020
DEWATA FREIGHTINTERNATIONAL CATAT RUGI Rp166 JUTA HINGGA DESEMBER 2019 | SAHAM DEAL
Saham DEAL | BEI CERMATI POLA TRANSAKSI SAHAM DEWATA FREIGHINTERNASIONAL
IQPlus, (20/11) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati pola transaksi saham PT Dewata Freight Internasional Tbk (DEAL) karena telah mengalami penurunan harga saham yang signifikan yang diluar kebiasaan (UMA).
Menurut keterangan BEI disebutkan informasi terakhir mengenai perusahaan pada 13 November 2019 terkait pencatatan saham yang dipublikasikan di website bursa.
Investor diminta memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa dan mengkaji kembali rencana aksi korporasi perseroan yang belum mendapatkan persetujuan RUPS.
Harga saham DEAL pada 8 November 2019 masih berada di level Rp2.090 per lembar dan terus turun hingga berada di posisi Rp488 per lembar pada penutupan Selasa (19/11) kemarin.
Sementara itu BEI pada perdagangan Rabu ini kembali memperdagangkan saham Terregra Asia Energy setelah disuspen pada 19 November lalu.(end)
Analisa Saham DEAL, RISE, UNTR dan YELO
Analisa Saham DEAL, RISE, UNTR dan YELO
Rekomendasi: buy 900 s/d 915, TP 1000, stop loss <815 .="" p="">
RISE mencapai resistance uptrend yang ditunjukkan dengan trend line, dengan demikian berpotensi koreksi. Namun selama koreksi tersebut masih terbatas di atas 575 maka masih dapat dibeli.
Rekomendasi: buy and hold >575, TP 700 s/d 800.
UNTR menguji resistance pada 28000. Bagi yang sudah membeli, disarankan take profit karena secara teknikal saham ini masih bergerak mendatar.
Rekomendasi: sell on strength 28000.
YELO kembali menguji resistance MA60 pada 248. Jika penguatan berlanjut maka target berikutnya pada 268.
Rekomendasi: buy on breakout 248, TP 268 s/d 280, stop loss <212 .="" p="">
Panin Sekuritas212>815>
Saham DEAL | AKAN LAKUKAN AKUISISI, DEWATA FREIGHT BERNIAT TAMBAH MODAL DENGAN HMETD
Menurut keterangan yang diperoleh Kamis disebutkan, jumlah saham yang direncanakan untuk diterbitkan sebanyak-banyaknya 280 juta saham dengan nilai nominal Rp100 per saham atau 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan dengan harga pelaksanaan yang akan ditetapkan kemudian.
Adapun pelaksanaan PMHEMTD ini akan dilakukan setelah mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham pada 15 mei 2019 atau paling lambat 12 bulan setelah pelaksanaan RUPS.
Perseroan merencanakan menggunakan dana hasil PMHMETD antara lain untuk pengambialihan atau akuisisi 51% saham PT Atlas Dayana Kapital (ADK), penyertaan modal ke ADK dan anak perusahaannya yakni PT Baruna Berkah Adhiguna (BBA) serta modal kerja perseroan sendiri. (end)
Analisa Saham DEAL | 9 Januari 2019
Integratedly Cornucopia
- Perluasan dalam pengiriman barang & pergudangan. Ekspansi Perusahaan dalam bentuk implementasi Platform Industry 4.0, yang melayani e-commerce, distribusi nasional, dan manajemen pergudangan modern. Ini masih menjadi tulang punggung pertumbuhan bisnis Perusahaan.
- Ekspansi dalam bisnis energi. Perusahaan memasuki industri energi dengan menjadi perusahaan EPC dan IPP. Pada 2019 atau 2020 Perusahaan akan mengoperasikan PLTMG Tulang Bawang 15 MW, Lampung. Akan menjadi sumber penghasilan berulang.
- Peluang bisnis di pembangkit listrik berbasis gas. peluang untuk pertumbuhan pembangkit listrik gas yang terkait dengan tren energi ramah energi. Tingkat pemanfaatan pembangkit listrik gas telah mencapai titik krusial, perlu menambah kapasitas baru.
- Valuasi: BUY dengan TP Rp935
.png)







