Trisula Grup yang dikendalikan oleh PT Trisula International Tbk (TRIS), emiten di bidang tekstil dan garmen, berhasil mencetak kinerja konsisten selama semester pertama tahun 2023 melalui sinergi yang terbangun antara TRIS dan anak-anak usahanya. TRIS mengekspor garmen berkualitas yang kainnya diproduksi oleh anak usahanya yang bergerak di segmen tekstil yaitu PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL:IDX).
Sinergi Trisula Grup Di Bawah PT Trisula International Tbk (TRIS) Konsisten Torehkan Kinerja Pada Semester I 2023
Trisula Grup yang dikendalikan oleh PT Trisula International Tbk (TRIS), emiten di bidang tekstil dan garmen, berhasil mencetak kinerja konsisten selama semester pertama tahun 2023 melalui sinergi yang terbangun antara TRIS dan anak-anak usahanya. TRIS mengekspor garmen berkualitas yang kainnya diproduksi oleh anak usahanya yang bergerak di segmen tekstil yaitu PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL:IDX).
Trisula International (TRIS) Akan Gelar Rights Issue 622,5 Juta Saham
PT Trisula International Tbk. (TRIS) akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD II) atau rights issue.
PT Trisula International Tbk (TRIS) Bukukan Kenaikan Laba Bersih 81% Di Kuartal I 2023
PT Trisula International Tbk (TRIS), emiten di bidang tekstil dan garmen mencatatkan kinerja cemerlang pada periode kuartal pertama 2023. Perusahaan produsen pakaian secara terintegrasi ini membukukan kenaikan laba bersih hingga 81% YoY menjadi Rp 30,71 miliar pada periode tersebut, dibandingkan Rp 16,97 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Alokasikan 31% Laba 2022, PT Trisula International Tbk (TRIS) Siap Bagikan Dividen Rp20,23 Miliar
PT Trisula International Tbk (TRIS), emiten integrated apparel provider di bidang tekstil dan garmen memutuskan membagikan Rp 20,23 miliar, atau 31% dari laba bersih tahun 2022 sebagai dividen, sebagaimana diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar hari Senin, 10 April 2023. Berkat kinerja cemerlang di tahun 2022, Jumlah dividen yang dibagikan tahun ini naik 268% dibandingkan dividen yang dibagikan Perseroan tahun 2021 yang sebesar Rp 5,5 miliar.
Di Tengah Pesimisme Resesi Global, PT Trisula International Tbk (TRIS) Optimis Tetap Tumbuh Di 2023
Trisula (TRIS) Bakal Jual Saham Hasil Buy Back Minimal Di Harga Rp163 Per Saham
Manajemen PT Trisula International Tbk (TRIS) menyampaikan bahwa perseroan berencan melakukan penjualan saham hasil buy back atau pembelian kembali.
Rekomendasi Saham BBNI dan TRIS oleh Phillip Capital | 6 Februari 2023
Phillip Capital
BBNI
TRIS
PT Trisula International Tbk (TRIS) Optimis Laba Bersih Tumbuh Diatas 25% Di Sepanjang Tahun 2022
PT Trisula International Tbk (TRIS), emiten integrated apparel provider yang bergerak di bidang tekstil dan garmen, optimis penjualan tahun 2022 tumbuh di atas 30%. Adapun untuk perolehan laba bersih 2022, Perseroan memperkirakan akan dapat tumbuh di atas 25%. Optimisme tersebut didukung oleh kinerja Perseroan yang terus bertumbuh positif hingga menjelang penghujung tahun ini.
Penjualan Ekspor Bangkit, Laba Bersih PT Trisula International Tbk (TRIS) Naik 320% Di Kuartal III 2022
Trisula (TRIS) Targetkan Kenaikan Laba Bersih 120% Tahun Ini
PT Trisula International Tbk (TRIS), emiten integrated apparel provider yang bergerak di bidang tekstil dan garmen berhasil menorehkan capaian peningkatan kinerja pada semester I-2022. TRIS memperoleh kenaikan laba bersih yang tinggi pada enam bulan pertama tahun ini, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
PENJUALAN DAN LABA TRISULA INTERNASIONAL TURUN HINGGA MARET 2021
PT Trisula Internasional Tbk {TRIS) mengalami penurunan penjualan menjadi Rp256,46 miliar hingga periode 31 Maret 2021 dibandingkan dengan penjualan Rp344,04 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, laba bruto diraih sebesar Rp48,82 miliar turun dari laba bruto Rp74,85 miliiar.
Beban usaha tercatat Rp41,79 miliar turun dari Rp52,82 miliar membuat laba usaha menjadi Rp7,03 miliar turun dari laba usaha Rp22,03 miliar.
Beban lain-lain neto turun menjadi Rp2,56 miliar dari Rp12,55 miliar Dan Laba sebelum pajak diraih sebesar Rp4,47 miliar turun dari laba Sebelum pajak Rp9,47 miliar.PT Trisula Internasional Tbk {TRIS) mengalami penurunan penjualan menjadi Rp256,46 miliar hingga periode 31 Maret 2021 dibandingkan dengan penjualan Rp344,04 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih sebesar Rp1,28 miliar turun dari laba Rp4,27 miliar.
Total aset perseroan hingga periode 31 Maret 2021 sebesar Rp1,05 triliun turun dari total aset Rp1,07 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end)
Sumber: IQPLUS
TRISULA INTERNATIONAL SIAPKAN DANA Rp40 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM
PT Trisula International Tbk (TRIS) berencana melakukan pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan (buyback) oleh perseroan yang tercatat pada PT Bursa Efek Indonesia.
"Pembelian Kembali Saham akan dilaksanakan selama 18 bulan setelah Perseroan memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada tanggal 27 Mei 2021 dengan biaya Pembelian Kembali Saham Biaya yang akan dikeluarkan sebanyak-banyaknya sekitar Rp40 miliar termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya,"tutur Direksi TRIS pada keterbukaan Informasi, Selasa (20/4).
Selanjutnya perkiraan jumlah nilai nominal buyback Atas Pembelian Kembali Saham yang akan dibeli kembali adalah sebanyak-banyaknya 10% dari modal disetor Perseroan atau maksimum sebanyak 314.144.380 saham.
Pelaksanaan pembelian kembali saham Perseroan dilatar belakangi oleh harga saham Perseroan saat ini yang belum mencerminkan nilai atau kinerja yang sesungguhnya, serta mempertimbangkan kondisi perekonomian nasional dan dunia yang mengalami perlambatan akibat dari pandemi Covid-19 yang turut memberikan dampak negatif terhadap kinerja saham secara umum termasuk saham Perseroan.
Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham diharapkan dapat meningkatkan kinerja saham Perseroan, serta memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam pengelolaan modal untuk mencapai struktur permodalan yang efisien.
TRIS memperkirakan tidak ada dampak terhadap penurunan pendapatan atas pelaksanaan Pembelian Kembali Saham dan berkeyakinan bahwa pelaksanaan buyback saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kinerja usaha Perseroan termasuk penurunan pendapatan, sehingga tidak ada perubahan atas proforma laba Perseroan. Buyback direncanakan akan dilaksanakan paling lama 18 bulan terhitung setelah Perseroan memperoleh persetujuan dari RUPSLB, yaitu dimulai pada tanggal 27 Mei 2021 sampai dengan tanggal 26 November 2022.
"TRIS akan menunjuk PT Sinartama Gunita sebagai anggota bursa untuk melakukan Pembelian Kembali Saham Perseroan melalui Bursa dan Pelaksanaan buyback diharapkan tidak akan memengaruhi kegiatan usaha dan operasional dikarenakan Perseroan telah memiliki modal kerja yang cukup untuk menjalankan kegiatan usaha,"pungkas Direksi TRIS.(end)
Sumber: IQPLUS
TRISULA INTERNATIONAL RAIH PENDAPATAN Rp1,48 TRILIUN HINGGA DESEMBER 2019 | Saham TRIS
IQPlus, (06/05) - PT Trisula International Tbk (TRIS) meraih pendapatan sebesar Rp1,48 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dibandingkan pendapatan Rp1,39 triliun di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, beban pokok penjualan naik menjadi Rp1,13 triliun dari Rp1,06 triliun dan laba bruto naik tipis menjadi Rp348,66 miliar dari laba bruto Rp340,53 miliar tahun sebelumnya.
Sementara beban usaha naik menjadi Rp256,69 miliar dari beban usaha Rp253,44 miliar dan laba usaha naik menjadi Rp91,97 miliar dibandingkan laba usaha Rp87,0 miliar tahun sebelumnya.
Penurunan beban lain-lain neto menjadi Rp28,02 miliar dari Rp31,04 miliar telah membuat laba sebelum pajak meningkat menjadi Rp63,95 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp56,04 miliar.
Laba neto tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat Rp795,75 juta turun dari laba tahun sebelumnya yang Rp5,92 miliar. Total aset perseroan mencapai Rp1,15 triliun hingga periode 31 Desember 2019 turun tipis dari total aset Rp1,16 triliun yang tercatat hingga 31 Desember 2018. (end)
%20Logo.png)
.jpg)
.png)
.jpg)
.png)
%20Trisco.png)

,.png)
.jpg)
.png)


