google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global Hari Ini, 23 Februari 2017 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global Hari Ini, 23 Februari 2017

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(February 23, 2017)
Investment Information Team


US

Saham-saham AS ditutup mixed pada perdagangan Rabu setelah Fed minutes dari pertemuan sebelumnya yang mengisyaratkan bahwa kenaikan suku bunga akan segera terjadi.

Dow Jones Industrial Average ditutup naik sekitar 30 poin dengan DuPont dan 3m berkontribusi paling besar. S&P 500 berakhir sekitar 0,11 persen lebih rendah, dengan energi memimpin pelemahan, turun 1,59 persen. Future minyak mentah AS turun 1,36 persen ke 53,59 per barel. Indeks komposit Nasdaq ditutup turun 0,09 persen.

Komite kebijakan Fed dijadwalkan akan bertemu lagi pada 15 Maret, dengan ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga sekitar 27 persen, menurut alat FedWatch CME Group.

Dari berita ekonomi, pengajuan kredit rumah mingguan turun 2 persen untuk pekan yang berakhir 17 Februari di tengah lesunya refinancing. Penjualan rumah naik 3,3 persen pada Januari.


Europe

Saham-saham Eropa berada di bawah tekanan pada penutupan Rabu, berakhir flat di hari setelah investor melewati sejumlah laporan keuangan perusahaan dan berita dari saham. Selama awal perdagangan Rabu, saham Eropa mencapai level tertinggi 14-bulan namun pasar berfluktuasi selama perdagangan.

Laba menjadi topik besar untuk pasar Eropa pada Rabu, dengan salah satu kisah terbesar yang datang dari Lloyds Banking Group, setelah bank mengumumkan laba tertingginya dalam lebih dari satu dekade. Sementara Airbus Group melaporkan bahwa keuntungannya akan meningkat tahun ini seiring dengan kelompok kedirgantaraan Eropa yang berusaha untuk mendapatkan kembali kontrol atas biaya dan masalah produksi.

Komoditas juga menekan pasar dengan basic resources jatuh lebih dari 1 persen dan energi juga berakhir di zona merah, mengikuti penurunan besar pada harga komoditas.

Berita ekonomi:
Indeks iklim bisnis Jerman naik ke 111,0

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berita Saham BCAP 22 Mei 2017

MNC KAPITAL INDONESIA BERNIAT TAMBAH MODAL TANPA HMETD IQPlus, (22/05) - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 406.627.281 saham dengan nominal Rp100 atau maksimal 7,43% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa Penambahan Modal Tanpa HMTED ini memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 30 Mei 2017 mendatang. Rencananya dana hasil PMTHMETD ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk investasai dan modal kerja untuk perseroan dan entitas anak dengan pembagian 70% dan 30%. Bagi pemegang saham perseroan akan mengalami dilusi kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan maksimal 6,92%. Dilusi ini menurut perseroan relatif kecil dan terjadi pada harga pasar sehingga tidak me...

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

Puradelta (DMAS) Raih Marketing Sales Rp1 Triliun Di Semester I 2023

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) selaku pengembang Kota Deltamas Cikarang menyampaikan bahwa peruusahaan meraih prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1 triliun pada semester pertama tahun 2023, atau sekitar 59,7% dari target marketing sales tahun 2023 sebesar Rp1,8 triliun. Perolehan marketing sales tersebut menjadi tolok ukur kalau kebutuhan ruang serta produk komersial maupun area industri masih cukup tinggi. Hal itu dikatakan, Direktur Sales & Marketing PT Puradelta Lestari Tbk, Stanley W. Atmodjo, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Rabu (16/8). Untuk meningkatkan produk komersial, kata Stanley W. Atmodjo, perusahaan kembali meluncurkan klaster komersial terbaru yakni Greenland Square yang mengusung konsep commercial lot berlokasi di Jalan Utama Kota Deltamas. "Ruang komersial telah menjadi sarana pendukung untuk sebuah kawasan hunian seiring terus berkembangnya populasi di kawasan residensial. Kami menghadirkan kawasan komersial premium Greenland Square di K...