google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 20 Juni 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 20 Juni 2017

US

Saham-saham AS ditutup menguat pada hari Senin seiring dengan pulihnya saham teknologi setelah kinerja yang kurang baik pekan lalu.

Dow Jones naik sekitar 140 poin dan mencapai rekor intraday dan penutupan, melampaui level tertinggi sepanjang masa sebelumnya di 21.391,97. S&P 500 naik 0,8 persen, juga mencapai tingkat rekor, dengan teknologi informasi memimpin kenaikan dengan naik sebesar 1,4 persen.

Saham teknologi besar seperti Facebook, Amazon, Apple, Netflix dan Alphabet induk Google semuanya ditutup naik. Amazon juga mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada pembukaan. Beberapa CEO teknologi, termasuk Jeff Bezos dari Amazon dan Tim Cook Apple bertemu dengan Presiden Donald Trump.

Tidak ada data ekonomi utama yang dijadwalkan rilis hari Senin, namun Wall Street memperhatikan ucapan dari pejabat Federal Reserve.
Sebelum penutupan, Presiden Fed New York Bill Dudley mengatakan bahwa inflasi bank sentral harus meningkat seiring dengan kenaikan upah di tengah terus membaiknya pasar tenaga kerja.


Europe

Bursa Eropa ditutup menguat pada hari Senin, karena investor mengalihkan perhatian mereka pada peristiwa politik di seluruh Eropa dan dua serangan teror di London dan Paris.

Di Paris, indeks CAC 40 membukukan kenaikan terbesarnya dalam enam minggu di tengah laporan Presiden Prancis Emmanuel Macron telah memperkuat posisi politiknya akhir pekan ini. Macron memenangkan 350 dari 577 kursi di Majelis Nasional pada hari Minggu, dengan saham Prancis naik hampir 1 persen.

Investor di Eropa juga terus memantau bidang politik di kawasan tersebut, saat Menteri Kehakiman Brexit David Davis pergi ke Brussels untuk memulai negosiasi. Sterling menguat tipis terhadap dolar. Mata uang Inggris naik 0,14 persen ke $1,2792 tepat setelah tengah hari. Pertemuan tersebut menandai hampir satu tahun sejak tentara Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa.

Diskusi tersebut juga terjadi kurang dari dua minggu setelah Theresa May dan Partai Konservatifnya kehilangan mayoritas secara keseluruhan di parlemen, menambahkan lebih banyak ketidakpastian mengenai keadaan politik Inggris saat ini.

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Jun 20, 2017)
Investment Information Team


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...