google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham PPRO | 7 Desember 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham PPRO | 7 Desember 2017

Berita Saham PPRO

Dalam rangka menjaga kepercayaan konsumen, PT PP Properti Tbk (PPRO) dipenghujung tahun 2017 ini secara serentak akan melakukan ground breaking untuk 5 (lima) Apartemen dan 2 (Dua) Hotel yang tersebar di Bekasi, Bandung, Malang, Surabaya dan Lombok.

Pelaksanaan ground breaking di bulan Desember ini dilaksanakan berbarengan dengan perayaan HUT PPRO yang ke Empat dengan mengusung tema "7 Wonders".

Direktur Utama PPRO, Taufik Hidayat mengatakan acara groundbreaking yang serentak di lakukan di 5 kota besar di Indonesia ini merupakan salah satu rangkaian dalam rangka perayaan HUT PPRO yang ke-empat nanti ditanggal 12 Desember 2017.

"Groundbreaking yang kami laksanakan ini merupakan bukti keseriusan kami dalam menjaga kepercayaan konsumen sekaligus mendongkrak tinggi pertumbuhan kinerja PPRO di akhir tahun ini," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima, Kamis.

Tujuh groundbreaking yang akan dilakukan oleh PPRO diantaranya yaitu : 2 tower yang berkonsep Rusunami yakni Tower Victoria dan Tower Isabellaberada di kawasan superblock Grand Kamala Lagoon (GKL) Bekasi.

Kemudian Tower The Louvin, yakni apartemen di daerah Jatinangor di Bandung. Apartemen selanjutnya yakni Begawan di Malang. Kemudian apartemen kelima yang akan groundbreaking di penghujung tahun adalah Grand Shamaya di Surabaya.

Groundbreaking selanjutnya yakni dua hotel yang akan dibangun PPRO yaitu Hotel Palm Park yang berlokasi di Surabaya dan Lombok. Palm Park Hotel di Surabaya akan dibangun dengan konsep Hotel Bintang 3 dan Prime Park Hotel & Convention di Lombok dibangun dengan konsep bintang 4.

Sampai dengan triwulan III 2017 PPRO telah mencatat peningkatan penjualan sebesar 14.73% dari periode yang sama tahun 2016 dan perolehan laba bersih sebesar Rp282 miliar atau lebih besar 8.64% dari periode tahun sebelumnya.

Manajemen PPRO optimis target di tahun ini akan tercapai dengan adanya ground breaking beberapa proyek di penghujung tahun dan ditahun 2018 akan menjadi Harvesting Year yang gemilang. (end)

IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...