google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Binaartha Parama Sekuritas | 13 April 2018 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Binaartha Parama Sekuritas | 13 April 2018

IHSG ditutup melemah 0,79% di level 6.310,80 pada Kamis (12/4). Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 6.281,73 hingga 6.252.65. Sementara, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada level 6.348,01 hingga 6.385.22.

Berdasarkan indikator daily, MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Namun, Stochastic dan RSI mulai bergerak menurun di area netral. Terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern, yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan pada pergerakan indeks saham.

“Dengan demikian, IHSG akan menuju ke area support pada level 6.282 hingga 6.253,” prediksi Muhammad Nafan Aji, analis Binaartha Parama Sekuritas, dalam riset Kamis (13/4).

Sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, sebagai berikut:

1. PT Adhi Karya Tbk (ADHI), daily (2.120) (RoE: 8.78%; PER: 14.95x; EPS: 143.17; PBV: 1.30x; Beta: 2.05). Saat ini, terlihat pola bullish inverted hammer candle, yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi beli pada area level 2.100 – 2.130, dengan target harga secara bertahap di level 2.180, 2.300, 2.600 dan 2.900. Support: 2.070.

2. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), daily (8.650) (RoE: 13.49%; PER: 11.72x; EPS: 736.03 PBV: 1.58x; Beta: 1.77). Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami doji star candlestick pattern, yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi beli pada area level 8.525 – 8.675, dengan target harga secara bertahap di area level 8.875 dan 9.075. Support: 8.400.

3. PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), daily (224) (RoE: -3.07%; PER: -37.97x; EPS: -5,90; PBV: 1.16x; Beta: 0.97): Fase akumulasi masih terbentuk dalam rangka membentuk pola uptrend. Akumulasi beli pada area level level 220 - 224, dengan target harga secara bertahap di level 240 dan 294. Support: 208.

4. PT Gozco Plantations Tbk (GZCO), daily (69) (RoE: -10.82%; PER: -2.49x; EPS: -27.73; PBV: 0.27x; Beta: 0.48): Sebelumnya, terlihat pola bullish inverted candle, yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Sementara itu, pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger. Akumulasi beli pada area level 67 - 70, dengan target harga secara bertahap di level 75, 85 dan 95. Support: 65.

5. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), daily (10.200) (RoE: 6.62%; PER: 29.81x; EPS: 341.36; PBV: 1.99x; Beta: 1.36). Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi beli pada area 10.100 – 10.300 dengan target harga secara bertahap di level 10.600 dan 11.025. Support: 10.000 & 9.500.

6. PT Soechi Lines Tbk (SOCI), Daily (252) (RoE: 6.86%; PER: 6.17x; EPS: 41.16; PBV: 0.42x; Beta: 0.9): Fase akumulasi masih terlihat dalam rangka membentuk pola uptrend. Akumulasi beli pada area level 248 – 254, dengan target harga secara bertahap di level 264 and 296. Support: 236.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...