google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) Belanja Modal 18.6 Milyar Langsung ke konten utama

PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) Belanja Modal 18.6 Milyar


PT Total Bangun Persada Tbk. merealisasikan belanja modal Rp18,6 miliar pada semester I/2018 untuk memenuhi kebutuhan peralatan proyek, teknologi informasi, serta peralatan kantor.

Sekretaris Perusahaan Total Bangun Persada Mahmilan Sugiyo Warsana mengatakan perseroan tidak melakukan ekspansi di luar bidang usaha utama. Total dana belanja modal yang digelontorkan Rp18,6 miliar pada semester I/2018.

“Masih konservatif dan tetap fokus di proyek gedung premium swasta,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Kamis (19/7/2018).

Dengan demikian, emiten berkode saham TOTL itu telah merealisasikan 37,2% belanja modal pada 2018. Menurut catatan Bisnis.com, perseroan mengganggarkan belanja modal Rp50 miliar tahun ini.

Di sisi lain, Mahmilan mengatakan perseroan mendapat tambahan nilai kontrak baru Rp10 miliar pada Juni 2018. Dengan demikian, TOTL telah mengantongi pekerjaan baru senilai Rp876 miliar pada semester I/2018.

Adapun, realisasi tersebut setara dengan 21,9% dari target Rp4 triliun yang dipasang perseroan pada 2018.TOTL menyatakan optimistis mencapai target kontrak baru yang dipasang sejalan dengan sejumlah tender proyek besar yang tengah diikuti.

Menurut Manajemen TOTL, komposisi pekerjaan baru pada semester II/2018 masih didominasi proyek apartemen dan mixed used. Nilai kontrak yang akan diperoleh rata-rata di atas Rp500 miliar.

http://market.bisnis.com/read/20180719/192/818663/total-bangun-persada-totl-realisasikan-belanja-modal-rp186-miliar

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...