google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham ABBA | PT Mahaka Media Tbk. Targetkan Laba Tahun Ini Langsung ke konten utama

Saham ABBA | PT Mahaka Media Tbk. Targetkan Laba Tahun Ini


Emiten media PT Mahaka Media Tbk. menargetkan dapat membukukan laba bersih sebesar Rp6 miliar pada tahun ini setelah pada dua tahun sebelumnya perseroan masih menderita kerugian.

Direktur Utama Mahaka Media Adrian Syarkawie menyampaikan perseroan akan menggenjot laba konsolidasi dari seluruh lini terutama dari iklan. Segmen iklan memang merupakan kontributor laba bersih pendapatan perseroan yaitu sebesar 70%—75%.

“Meski data menunjukkan belanja iklan pada semester I/2018 drop, tapi potensinya tetap besar. Kami mendorong dari sisi yang lebih potensial makanya perseroan lebih push iklan daripada dari segmen event,” ungkap Adrian dalam paparan di Jakarta, Kamis (20/9).

Adrian menyampaikan untuk dapat menggenjot pendapatan dari iklan, perseroan akan melakukan strategi pemasaran yang lebih kreatif untuk menarik klien. Perseroan juga akan memperluas jangkauan pasar dan klien yang selama ini belum memberikan kontribusi pemasukan pada grup atau unit usaha.

Berdasarkan catatan perseroan Grup Republika yaitu Harian Republika, Republika Online, dan Penerbit Republika membukukan kenaikan pendapatan dari iklan sebesar 14,67% pada semester I/2018 dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Meski performa rating, Jak TV membaik dari sisi jumlah penonton, penerimaan iklan dari stasiun TV tersebut mengalami penurunan signifikan sebesar 64% pada paruh pertama tahun ini dibandingkan semester I/2017.

Perseroan juga mencatatkan penjualan event yang pendapatannya menurun 40% pada semester I/2018 (yoy). Pendapatan dari event menurun meski perseroan membukukan klien yang lebih banyak dari tahun lalu.

Meski perseroan membukukan penurunan pendapatan sebesar 33% pada semester I/2018 (yoy), Adrian menyampaikan perseroan mampu membukukan kenaikan net profit comprehensive sebesar 158% menjadi Rp76,4 miliar.

“Kenaikan pendapatan komprehensif lainnya sebesar Rp46,8 miliar karena adanya kenaikan nilai aset keuangan tersedia untuk dijual yaitu atas penyertaan perseroan pada PT Mahaka Radio Integra Tbk.,” jelas Adrian.

Adrian menjelaskan sumber laba bersih yang paling potensial adalah dari segmen radio karena memiliki margin yang paling besar yaitu net profit margin sebesar 30% dan ebitda margin mencapai 55%. Konsolidasi perusahaan radio perseroan yang memiliki ticker MARI tersebut diyakini akan kian positif karena baru saja melakukan beberapa ekspansi.

Pada tahun lalu, MARI baru saja mengakuisisi empat radio baru di wilayah Jakarta. Pada tahun ini, Mahaka Radio Integra baru saja meluncurkan aplikasi Noice yang diyakini akan mengerek pangsa pasar perusahaan tersebut.
http://market.bisnis.com/read/20180920/192/840631/mahaka-media-abba-optimistis-bukukan-laba-positif-tahun-ini

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...