Tampilkan postingan dengan label Saham ABBA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham ABBA. Tampilkan semua postingan

PT Mahaka Media Tbk (ABBA) Raih Pendapatan Neto Rp73,28 Miliar Hingga Juni 2023


PT Mahaka Media Tbk (ABBA)
meraih pendapatan neto Rp73,28 miliar hingga periode 30 Juni 2023 naik dari pendapatan neto Rp58,28 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, beban pokok pendapatan naik menjadi Rp45,13 miliar dari Rp30,66 miliar dan laba bruto naik menjadi Rp28,15 miliar dari laba bruto Rp27,62 miliar.

Rugi sebelum pajak penghasilan diderita Rp24,48 miliar turun dari rugi sebelum pajak penghasilan Rp25,85 miliar. Rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi Rp19,74 miliar dari rugi tahun berjalan Rp21,16 miliar.

Total liabilitas mencapai Rp319,03 miliar hingga periode 30 Juni 2023 turun dari total liabilitas Rp359,46 miliar hingga periode 31 Desember 2022. Total aset mencapai Rp268,93 miliar hingga periode 30 Juni 2023 turun dari total aset Rp388,88 miliar hingga periode 31 Desember 2022. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Tahun Ini Mahaka Media (ABBA) Incar Pendapatan Tumbuh 50 Persen


PT Mahaka Media Tbk (ABBA) optimistis bahwa potensi bisnis tahun ini bakal membaik dan sepenuhnya pulih dari dampak pandemi COVID-19.

Hal ini lantaran pada tahun lalu, perusahaan yang bergerak di industri media dan ekonomi kreatif itu mengaku masih dalam tahap konsolidasi pasca pandemi, sehingga sampai Triwulan III-2022 lalu tercatat masih merugi.

"(Tahun lalu kami) Masih konsolidasi karena sedikit-banyak masih terdampak (pandemi). Lalu (kami) baru transformasi juga ke media tech menjadi Mahaka-X. Harusnya untuk tahun ini sudah sangat membaik," ujar Chief Executive Officer ABBA, Tubagus Farash Farich, Kamis (23/2/2023).

Dengan asumsi bahwa pasar telah membaik tersebut, menurut Farash, pihaknya tak ragu untuk memasang target pendapatan segmen digital marketing atau pendapatan iklan dari aset yang diakuisisi, seperti iklan berjalan menggunakan kendaraan, bakal tumbuh sekitar 20 persen.

"Kalau untuk (pendapatan) segmen digital marketing, iklan mobile dan semacamnya, (target kami) mungkin (tumbuh) sekitar 20 persen. Tapi untuk total top-line kita yakin (bisa tumbuh) sampai 50 persen)," tutur Farash.

Dengan posisi top-line yang semakin membaik tersebut, Farash berharap juga dapat berpengaruh langsung terhadap posisi laba perusahaan yang beranjak positif.
 
"EBITDA perusahaan harusnya positif dengan rate itu. Apalagi kami menginginkan margin sampai sekitar empat sampai lima persen. Jadi kalau tahun lalu kami masih konsolidasi, Tahun ini sudah saatnya untuk go to market," ungkap Farash.

Sebagai informasi, hingga September 2022 lalu ABBA tercatat sukses meraup pendapatan bersih sebesar Rp106,91 miliar.

Capaian tersebut terhitung susut 8,93 persen dibanding capaian periode sama tahun sebelumnya, yang sebesar Rp117,4 miliar. Dari perolehan pendapatan tersebut, ABBA masih membukukan rugi bersih sebesar Rp17,86 miliar.
"Untuk (capaian) full year tahun lalu kami masih belum bisa disclosed karena masih proses (audit). Yang jelas rugi bersih kita sudah turun drastis dibanding 2021. Tahun ini pun kami sangat yakin sudah bisa profit," tegas Farash.

Author: Rizki
Sumber: emitennews
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Mahaka Media (ABBA) Masih Simpan Dana Right Issue Sebesar Rp61,9 Miliar


Mahaka Media Tbk. (ABBA) menyampaikan hasil penawaran umum terbatas VI dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue periode Juli hingga Desember 2022.

Tubagus Farash Akbar Direktur utama ABBA dalam keterangan tertulisnya Rabu (1/2) menyampaikan bahwa Perseroan memperoleh rights issue efektif pada 11 Maret 2022 sebesar Rp177,1 miliar dengan biaya sebesar Rp4,63 miliar. Dengan demikian ABBA mendapatkan hasil bersh rights issue sebesar Rp172,5 miliar.

ABBA merealisasikan dana rights issue untuk modal kerja sebesar Rp18,3 miliar dan Investasi di sektor teknologi sebesar Rp83,5 miliar serta sebesar Rp7,84 miliar untuk Modal Kerja PT Republika Media Mandiri (RMM) .

Selanjutnya untuk Investasi disektor teknologi - RMM sebesar Rp721,5 juta, maka dengan realisasi penggunaan dana tersebut ABBA sudah menggunakan dana rights issue sebesar Rp110,5 miliar.

Tubagus menambahkan ABBA masih menyimpan dana rights issue sebesar Rp61,9 miliar sebagai giro dan Deposito dengan rincian di Bank BRI sebesar Rp1,36 miliar dan di Bank NISP sebesar Rp4,51 miliar serta di Bank CIMB Niaga sebesar Rp20,1 miliar selanjutnya sebesar Rp10 miliar di Bank Aladin, di Bank BRI sebesar Rp16 miliar dan di Bank KB Bukopin sebesar Rp10 miliar. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Gandeng Taulany TV, PT Mahaka Media Tbk (ABBA) Garap Industri Konten Kreatif


MahakaX memantapkan langkahnya sebagai ekosistem media kreatif terdepan dengan ikut mengembangkan potensi para kreator konten dan pelaku industri kreatif Tanah Air, sebagai bagian dari transformasi digital yang dilakukan.

Dengan demikian, mahakaX berkomitmen hadir sebagai rumah bagi para kreator konten untuk menciptakan inovasi berkelanjutan melalui ekosistem, unit bisnis, serta keunggulan teknologi yang dimiliki perusahaan.

MahakaX sendiri merupakan transformasi brand dari PT Mahaka Media Tbk (ABBA).

Chief Executive Officer mahakaX Farash Farich mengatakan, di era konvergensi media digital saat ini, para kreator konten berperan penting dalam mengoptimalkan pasar untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap sebuah brand dan bisnis.

"Tren tersebut memungkinkan pelaku bisnis untuk leluasa dalam memilih suatu media dan format apa yang digunakan dalam penyampaian pesan terbaik kepada target konsumen. Untuk itu, kami melakukan terobosan baru dalam menjawab kebutuhan industri dengan mendukung potensi kreator konten melalui pemanfaatan ekosistem mahakaX yang terintegrasi, sehingga memudahkan mereka dalam menghadirkan konten kreatif yang berkualitas bagi penonton," ungkapnya dalam keterangan resmi, Senin (12/12/2022).

Menegaskan misinya tersebut, Farash menjelaskan mahakaX siap menjalin kerja sama dengan para kreator konten melalui dua pendekatan utama yakni pengembangan intellectual property (IP) serta financial solution yang diharapkan dapat memfasilitasi ide, kreativitas, serta membangun personal branding bagi para kreator.

Saat ini media dan teknologi tidak dapat dipisahkan bahkan saling melengkapi dan akan terus berkembang. Berdasarkan laporan We Are Social, pengguna aktif media sosial tercatat meningkat 12,35% (yoy) sebanyak 191 juta orang pada Januari 2022. Bahkan Youtube menempati peringkat teratas (94%), diikuti Instagram (93%), TikTok (63%), Facebook (59%) dan Twitter (54%) sebagai platform yang paling sering diakses selama periode Juni 2022 menurut laporan Populix bertajuk Social Media Habit and Internet Safety.

Mengawali kolaborasi kreatif ini, saat ini mahakaX telah bekerja sama dengan salah satu kreator konten Tanah Air, Taulany TV. Upaya strategis yang dilakukan mahakaX saat ini menjadi penting di era generasi media digital dan akan terus diwujudkan dengan sejumlah kerja sama dan proyek kreatif selanjutnya.

Dikutip dari website Social Blade, per Desember 2022 channel Taulany TV memiliki jumlah subscriber sebanyak 6,5 juta dengan kontennya telah ditonton sebanyak 1,3 miliar kali.
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ABBA, ASSA, GOTO dan PRDA oleh Kiwoom Sekuritas Indonesia | 17 November 2022


Kiwoom Sekuritas Indonesia 

17 November 2022
Rizky Khaerunnisa

PT Mahaka Media Tbk (ABBA)

Entry Buy: Rp 187 – Rp 192
Target harga: Rp 198 – Rp 202
Support: Rp 185 –  Rp 187
Cutloss: Rp 184.

PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)

Entry Buy: Rp 925 – Rp 970
Target harga: Rp 1.020 – Rp 1.060
Support: Rp 905 – Rp 925
Cutloss: Rp 900.

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)

Entry Buy: Rp 212 – Rp 218
Target harga: Rp 226 – Rp 234
Support: Rp 208 – Rp 212
Cutloss  Rp 206.

PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA)

Entry Buy: Rp 5.975 – Rp 6.100
Target harga: Rp 6,250 – Rp 6.400
Support: Rp 5.900 – Rp 5.975
Cutloss: Rp 5.875.
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham GOTO, TBIG, ISAT, BULL dan ABBA oleh Jasa Utama Capital Sekuritas | 18 Oktober 2022


Jasa Utama Capital Sekuritas 

18 Oktober 2022
Cheryl Tanuwijaya

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)

Rekomendasi buy memperhatikan harga Rp 204-Rp 208. Inverted hammer, volume naik.
Target harga: Rp 220
Stop loss: Rp 196.

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)

Rekomendasi buy mengamati harga Rp 2.550-Rp 2.560. Reversal candle, stoch oversold.
Target harga: Rp 2.650, Rp 2.730
Stop loss: Rp 2.520.

PT Indosat Tbk (ISAT)

Rekomendasi buy mencermati harga Rp 6.250-Rp 6.275. Dekat support, stoch oversold.
Target harga: Rp 6.600
Stop loss: Rp 6.200 

PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL)

Rekomendasi buy mengamati harga Rp 164-Rp 166. Breakout resistance, MACD golden cross.
Target harga: Rp 175
Stop loss: Rp 160.

PT Mahaka Media Tbk (ABBA)

Rekomendasi buy memperhatikan harga Rp 190-Rp 193. Stoch oversold, trigger bullish.
Target harga: Rp 210
Stop loss: Rp 185.
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ABBA, AGII, MIKA dan TOWR oleh Kiwoom Sekuritas | 29 September 2022


Kiwoom Sekuritas Indonesia

29 September 2022
Rizky Khaerunnisa

PT Mahaka Media Tbk (ABBA)

Rekomendasi: Trading Buy
Entry buy: Rp 224 - Rp 232
Target price: Rp 244 - Rp 250
Support: Rp 216 - Rp 224
Cutloss: Rp 214.

PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII)

Rekomendasi: Trading Buy
Entry buy: Rp 2.400 - Rp 2.450
Target price: Rp 2.520 - Rp 2.590
Support: Rp 2.360 - Rp 2.400
Cutloss: Rp 2.350.

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)

Rekomendasi: Trading Buy
Entry buy: Rp 2.720 - Rp 2.780
Target price: Rp 2.850 - Rp 2.910
Support: Rp 2.700 - Rp 2.720
Cutloss: Rp 2.690.

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Rekomendasi: Trading Buy
Entry buy: Rp 1.215 - Rp 1.230
Target price: Rp 1.255 - Rp 1.265
Support: Rp 1.205- Rp 1.215
Cutloss: Rp 1.200.

-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ABBA, MARI, MPMX, SMGR dan SIDO oleh Jasa Utama Capital Sekuritas | 5 Agustus 2022


Jasa Utama Capital Sekuritas 

5 Agustus 2022
by Cheryl Tanuwijaya

PT Mahaka Media Tbk (ABBA)
Rekomendasi buy mencermati harga Rp 246 - Rp 252. Target harga berada di Rp 270 dan stop loss pada Rp 242.

PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI)
Rekomendasi buy memperhatikan harga Rp 166 - Rp 170. Target harga ada di Rp 190 dan stop loss pada Rp 156.

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX)
Rekomendasi buy mencermati harga Rp 1.010 - Rp 1.020. Target harga ada di Rp 1.070 dan stop loss pada Rp 970.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
Rekomendasi buy mencermati harga Rp 6.650 - Rp 6.700. Target harga ada di Rp 7.100 dan stop loss pada Rp 6.575.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
Rekomendasi buy memperhatikan harga Rp 750 - Rp 760. Target harga ada di Rp 820 dan Rp 730.
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Mahaka Media Tbk (ABBA) Raih Pendapatan Rp58,29 Miliar Hingga Juni 2022.


PT Mahaka Media Tbk (ABBA) mencatat pendapatan Rp58,29 miliar hingga periode 30 Juni 2022 turun dari pendapatan Rp71,54 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, laba bruto tercatat Rp27,62 miliar turun tipis dari laba bruto Rp27,87 miliar.

Rugi sebelum pajak tercatat Rp25,86 miliar turun dari rugi sebelum pajak Rp34,16 miliar tahun sebelumnya.

Rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi Rp21,17 miliar dari rugi Rp23,58 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp451,23 miliar hingga periode 30 Juni 2022 turun dari total aset Rp524,63 miliar hingga periode 31 Desember 2021. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham ABBA | 5 Agustus 2022


Analisa Saham ABBA

ABBA berhasil menembus level resisten 256 dan kenaikannya kembali tertahan area minor target 264 dimana ini menjadi area resisten kuat (box merah). Melihat kondisi sebelumnya, saham ini selalu terkoreksi setelah mencapai area resisten kuat (panah hitam). Jika ABBA berhasil melampaui dan bertahan di atas 264, maka ada peluang kenaikan baru lebih tinggi menuju 330 dengan minor target 288.

Trading plan : Buy on weakness di area resisten 256. Stoploss level 234.

Disclaimer ON
Sumber: galerisaham
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ABBA, JPFA dan KLBF oleh Mirae Asset Sekuritas | 23 September 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

September 23, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,108.27(+0.78%), test resistance at 6,157, Trading range 6,097 – 6,157. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik lebih lanjut. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized cenderung naik dan indikator RSI optimized cenderung menguji support trendline. Daily support di 6,097 dan daily resistance di 6,157. Cut loss level di 5,960. 

ABBA Daily, 540 (-1.52%), trading buy, trading range 530 – 580. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di oversold area dengan kecenderungan menguat. Daily support di 530 dan daily resistance di 580. Cut loss level di 500. 

JPFA Daily, 1,915 (+2.13%), trading buy, trading range 1,870 – 1,940. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized sudah berada sekitar oversold area. Daily support di 1,870 dan daily resistance di 1,940. Cut loss level di1,860. 

KLBF Daily, 1,420 (+1.07%), trading buy, trading range 1,400 – 1,440. Indikator MFI Optimized dan RSI Optimized masih bergerak naik. Perkiraan daily support di 1,400 dan daily resistance terdekat di 1,440. Cut loss level di 1,370.

Rekomendasi Saham AGRO, ABBA dan MAPI oleh Mirae Asset Sekuritas | 13 September 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

September 13, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,094.87(+0.44%), test resistance at 6,130. Trading range 6,044 – 6,130. indikator MFI optimized dan indikator RSI  optimized cenderung bergerak naik. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan  indikator RSI optimized mulai bergerak turun menguji support trend line. Daily support di 6,044 dan daily resistance di 6,130 Cut loss level di 6,020.

AGRO Daily, 2,120 (+2.42%), trading buy,  trading range 2,040 – 2,210. Koreksi indikator MFI optimized relatif terbatas dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Daily support di 2,040 dan daily resistance di 2,210. Cut loss level di 2,000.

ABBA Daily, 560 (-3.45%), buy on weakness,  trading range 550 – 605. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline  Daily support di 550 dan daily resistance di 605. Cut loss level di 530.

MAPI Daily, 725 (-2.03%), buy on weakness,  , trading range 705 – 740. Indikator MFI Optimized dan RSI Optimized mulai terbatas. Perkiraan daily support di 705 dan daily resistance terdekat di 740. Cut loss level di 690.

Rekomendasi Saham ERAA, ABBA dan FREN oleh Mirae Asset Sekuritas | 6 September 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

September 6, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,126.92(+0.80%), Consolidation. Trading range 6,103 – 6,166. indikator MFI optimized dan indikator RSI  optimized masih cenderung menguat. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan  indikator RSI optimized masih bergerak naik. Daily support di 6,103 dan daily resistance di 6,166. Cut loss level di 6,050

ERAA Daily, 590(+2.61%), trading buy,  trading range 575 – 605. Indikator MFI optimized akan menguji support trend line dan indikator RSI optimized masih bergerak naik. Daily support di 575 dan daily resistance di 605. Cut loss level di 550

ABBA Daily, 615 (-6.11%), buy on weakness, trading range 600 – 660. indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized mulai terbatas. Daily support di 600 dan daily resistance di 660. Cut loss level di 570.

FREN Daily,128 (+3.23%), buy on weakness, trading range 123 – 132. Indikator MFI optimized dan RSI Optimized masih bergerak naik. Perkiraan daily support di 123 dan daily resistance terdekat di 132. Cut loss level di 120.

Rekomendasi Saham BABP, ABBA dan MBSS oleh Mirae Asset Sekuritas | 3 September 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

September 3, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,078.23(-0.21%), Test Resistance at 6,112. Trading range 6,043 – 6,112. Indikator MFI optimized dan indikator RSI  optimized akan menguji support trendline dengan kecenderungan menguat. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan  indikator RSI optimized masih bergerak naik. Daily support di 6,043 dan daily resistance di 6,112. Cut loss level di 6,020.

BABP Daily, 410(-6.82%), trading buy,  trading range 400 – 450. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak turun namun mulai terbatas. Daily support di 400 dan daily resistance di 450. Cut loss level di 380.

ABBA Daily, 615 (-6.11%), trading buy, trading range 610 – 650. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized mulai terbatas. Daily support di 610 dan daily resistance di 650. Cut loss level di 600.

MBSS Daily,655 (+2.34%), trading buy, trading range 635 – 665. Indikator MFI optimized akan menguji support trend line dan RSI Optimized masih bergerak naik. Perkiraan daily support di 635 dan daily resistance terdekat di 665. Cut loss level di 600.

Saham ABBA | Perusahaan Erick Tohir lakukan crossing saham MARI senilai Rp 6,6 miliar


Transaksi yang terjadi di saham PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) sepertinya menarik untuk disimak.

Pasalnya, ada transaksi crossing dengan harga pelaksanaan jauh di atas harga pasar, yakni hampir 2,6 kali lipat lebih tinggi.

Berdasar laporan kepemilikan efek di atas 5% yang disampaikan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), transaksi tersebut dilakoni PT Mahaka Media Tbk (ABBA).

Per 15 Oktober 2019, KSEI mencatat kepemilikan perusahaan Erick Thohir itu di MARI bertambah sekitar 10,15 juta lembar saham.

Dengan demikian, porsi kepemilikan ABBA di MARI bertambah dari 10,17% per 14 Oktober 2019 menjadi 10,36%.

Data perdagangan harian MARI menunjukkan transaksi yang berlangsung di pasar negosiasi itu terjadi pada 14 Oktober 2019.

Panin Sekuritas bertindak sebagai broker crossing saham MARI.

Yang menarik, harga pelaksanaan transaksi tersebut mencapai Rp 650 per saham.

Sehingga total nilai transaksi yang dilakoni ABBA mencapai Rp 6,6 miliar.

Padahal, harga MARI di pasar reguler hari itu hanya Rp 254 per saham.

KONTAN sudah meminta konfirmasi Adrian Syarkawie, Direktur Utama PT Mahaka Media Tbk terkait transaksi yang dilakoni perusahaannya. Namun sejauh ini belum ada tanggapan yang disampaikan.

Sumber: https://insight.kontan.co.id/news/perusahaan-erick-tohir-lakukan-crossing-saham-mari-senilai-rp-66-miliar

Saham ABBA | Masih Alami Rugi di 2018, Mahaka Media (ABBA) Siap Perkuat Kinerja Anak Usaha

Logo PT Mahaka Media Tbk. (

Bisnis.com, JAKARTA — PT Mahaka Media Tbk. (ABBA) masih membukukan kerugian tahun lalu sebesar Rp19,6 miliar. Nilai kerugian itu bisa ditekan jika dibandingkan pada 2017 sebesar Rp27,7 miliar.

Direktur Utama ABBA Adrian Syarkawie mengatakan kerugian besar masih dialami oleh anak usaha, utamanya Koran Republika yang selama ini menjadi sumber utama pendapatan dan keuntungan.  Menurut laporan keunagan 2018, seluruh lini penjualan bersih ABBA mengalami penurunan, misalnya dari sirkulasi, iklan surat kabar dan buku hanya meraup Rp91 miliar dibandingkan dengan 2017 mencapai Rp100 miliar.

Begitu juga dengan media penyiaran dari Rp44 miliar menjadi hampir separuhnya yakni Rp23 miliar. Selain itu ABBA juga tak lagi memperoleh penjualan dari media luar ruang.

Menurut Adria,n sejumlah strategi telah mulai dilakukan sejak tahun lalu dengan menyiapkan sejumlah pondasi yang bisa mengantisipasi perubahan yang terjadi di pasar baik dari sisi pengguna media maupun klien iklan.

“Pada 2018 yang sudah kami lakukan tampaknya belum signifikan dampaknya. Kami akan dorong lagi pada 2019 untuk bagaimana menyiapkan perubahan sehingga 2020-2021 sudah makin tearah pendekatan kepada strategi dari masing-masing anak usaha,” jelasnya kepada Bisnis.com, Minggu (14/4/2019).

Menurutnya, digital memang telah banyak mengubah wajah industri media, tetapi saat ini persoalnnya tidak bisa hanya menggeser platform. Perusahaan, menyadari bahwa media cetak tidak akan bisa mengungguli media digital dari sisi kecepatan. Namun hal itu bisa disikapi dengan menyiapkan media cetak untuk menyajikan materi yang lebih berkualitas dan mendalam.

“Bukan hanya masuk ke digital. Era digital hanya menyiapkan platform dan itu tidak menjamin. Jadi bener- bener harus memahami eprubahan behavior di seluruh media dan menyikapi pengiklannya,”jelasnya.

Kondisi tahun lalu yang tak begitu menggembirakan untuk industri media, masih dirasakan ABBA hingga kuartal I/2019. Faktor pemilu, kata dia, telah membuat banyak produsen menahan budget iklan untuk melihat stabilitas nasional kedepannya.

Dia pun berharap hingga akhir tahun ini, industri media bisa kembali bergerak dan mencapai pertumbuhan 5%-7% usai pemilu. Sebab dampak ketsabilan ekonomi setelah pemilu memberikan dampak besar bagi hampir seluruh industri. Peluang menggaet pasar domestik masih besar seiring bertambahnya jumlah populasi.

Di sisi lain, perseroan menganggarkan belanja modal 5%--7% dari target pendapatan tahun ini dan belum merencankan  proyek pengembangan baru.

Saham ABBA | PT Mahaka Media Tbk. Targetkan Laba Tahun Ini


Emiten media PT Mahaka Media Tbk. menargetkan dapat membukukan laba bersih sebesar Rp6 miliar pada tahun ini setelah pada dua tahun sebelumnya perseroan masih menderita kerugian.

Direktur Utama Mahaka Media Adrian Syarkawie menyampaikan perseroan akan menggenjot laba konsolidasi dari seluruh lini terutama dari iklan. Segmen iklan memang merupakan kontributor laba bersih pendapatan perseroan yaitu sebesar 70%—75%.

“Meski data menunjukkan belanja iklan pada semester I/2018 drop, tapi potensinya tetap besar. Kami mendorong dari sisi yang lebih potensial makanya perseroan lebih push iklan daripada dari segmen event,” ungkap Adrian dalam paparan di Jakarta, Kamis (20/9).

Adrian menyampaikan untuk dapat menggenjot pendapatan dari iklan, perseroan akan melakukan strategi pemasaran yang lebih kreatif untuk menarik klien. Perseroan juga akan memperluas jangkauan pasar dan klien yang selama ini belum memberikan kontribusi pemasukan pada grup atau unit usaha.

Berdasarkan catatan perseroan Grup Republika yaitu Harian Republika, Republika Online, dan Penerbit Republika membukukan kenaikan pendapatan dari iklan sebesar 14,67% pada semester I/2018 dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Meski performa rating, Jak TV membaik dari sisi jumlah penonton, penerimaan iklan dari stasiun TV tersebut mengalami penurunan signifikan sebesar 64% pada paruh pertama tahun ini dibandingkan semester I/2017.

Perseroan juga mencatatkan penjualan event yang pendapatannya menurun 40% pada semester I/2018 (yoy). Pendapatan dari event menurun meski perseroan membukukan klien yang lebih banyak dari tahun lalu.

Meski perseroan membukukan penurunan pendapatan sebesar 33% pada semester I/2018 (yoy), Adrian menyampaikan perseroan mampu membukukan kenaikan net profit comprehensive sebesar 158% menjadi Rp76,4 miliar.

“Kenaikan pendapatan komprehensif lainnya sebesar Rp46,8 miliar karena adanya kenaikan nilai aset keuangan tersedia untuk dijual yaitu atas penyertaan perseroan pada PT Mahaka Radio Integra Tbk.,” jelas Adrian.

Adrian menjelaskan sumber laba bersih yang paling potensial adalah dari segmen radio karena memiliki margin yang paling besar yaitu net profit margin sebesar 30% dan ebitda margin mencapai 55%. Konsolidasi perusahaan radio perseroan yang memiliki ticker MARI tersebut diyakini akan kian positif karena baru saja melakukan beberapa ekspansi.

Pada tahun lalu, MARI baru saja mengakuisisi empat radio baru di wilayah Jakarta. Pada tahun ini, Mahaka Radio Integra baru saja meluncurkan aplikasi Noice yang diyakini akan mengerek pangsa pasar perusahaan tersebut.
http://market.bisnis.com/read/20180920/192/840631/mahaka-media-abba-optimistis-bukukan-laba-positif-tahun-ini