google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham ADHI | PT Adhi Karya (Persero) Tbk Terima Pembayaran LRT Oktober 2018 Langsung ke konten utama

Saham ADHI | PT Adhi Karya (Persero) Tbk Terima Pembayaran LRT Oktober 2018


PT Adhi Karya (Persero) Tbk. optimistis pembayaran pengerjaan proyek light rail transit Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi senilai Rp3,6 triliun yang akan diterima, pada Oktober 2018, akan mengerek arus kas dari aktivitas operasi perseroan.

Direktur Keuangan Adhi Karya Entus Asnawi M. mengatakan sampai dengan saat ini pembayaran yang diterima perseroan baru Rp3,4 triliun dari light rail transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek). Jumlah tersebut merupakan pembayaran tahap pertama untuk progres pengerjaan proyek hingga September 2017.

Untuk pembayaran tahap kedua, Entus menyebut saat ini sedang ditagihkan dan dalam pemeriksaan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Ditargetkan, dana tersebut dapat masuk ke kantong emiten berkode saham ADHI itu pada Oktober 2018.

“Rp3,6 triliun include pajak pertambahan nilai [PPN],” ujarnya kepada Bisnis.com, Senin (1/10).

Dia menyebut terjadi perubahan dasar penghitungan progres pengerjaan untuk pembayaran tahap kedua dari per Desember 2017 menjadi per Juni 2018. Dengan demikian, perkiraan jumlah yang diterima ADHI bertambah dari proyeksi semula sekitar Rp2 triliun.

“Progres yang ditagihkan sampai dengan Juni 2018 sebesar 33%. Untuk progres sampai dengan minggu lalu berdasarkan perhitungan internal sebesar 45%,” paparnya.

Dengan masuknya pembayaran tahap kedua, Entus memproyeksikan akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan perseroan. Menurutnya, posisi kas operasi akan positif dan kas rasio akan lebih kuat.

Dana yang masuk, sambungnya, dapat digunakan untuk menurunkan leverage atau beban bunga. Strategi yang ditempuh yakni dengan mengendalikannya melalui net debt to equity ratio.

Berdasarkan laporan keuangan semester I/2018, arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi ADHI senilai Rp330,59 miliar. Posisi itu turun dari Rp2,21 triliun per 30 Juni 2018.

Sebagai catatan, proyek LRT terdiri atas jalur pelayanan Cawang—Cibubur, Cawang—Kuningan—Dukuh Atas, Cawang—Bekasi Timur, Dukuh Atas—Palmerah-Senayan, Cibubur—Bogor, dan Palmerah—Grogol. Dalam proyek LRT itu, ADHI menjadi kontraktor berdasarkan penugasan pemerintah.

Adapun, nilai kontrak yang dibukukan oleh ADHI dari proyek itu senilai Rp19,7 triliun atau salah satu kontrak terbesar yang dikantongi perseroan pada 2017.

Dalam riset yang dipublikasikan melalui Bloomberg, analis Samuel Sekuritas Indonesia Akhmad Nurcahyadi menjelaskan bahwa bisnis sektor konstruksi selalu lebih baik pada semester II setiap tahunnya. Periode tersebut berperan signifikan dalam pencapain target perseroan maupun proyeksi atau konsesus.

Di sisi lain, ekspektasi pembayaran kuartalan proyek LRT akan memudahkan ADHI mencapai proyeksi 2018 dan 2019. Oleh karena itu, pihaknya mempertahankan rekomendasi beli untuk saham perseroan dengan target harga jangka panjang di level Rp3.250 per saham.

Berdasarkan data Bloomberg, harga saham ADHI ditutup menguat 20 poin atau 1,44% ke level Rp1.410 pada penutupan perdagangan, Senin (1/10). Total kapitalisasi pasar yang dimiliki senilai Rp5,02 triliun dengan price earning ratio (PER) 11,85 kali.
http://market.bisnis.com/read/20181002/192/844453/oktober-2018-adhi-karya-adhi-akan-terima-pembayaran-lrt-jabodebek-rp36-triliun

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...