google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham SSMS | Sawit Sumbermas (SSMS) Siap Operasikan PKS Langsung ke konten utama

Saham SSMS | Sawit Sumbermas (SSMS) Siap Operasikan PKS


Bisnis.com, JAKARTA—Emiten perkebunan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) berencana mengoperasikan tiga pabrik kelapa sawit (PKS) baru pada 2019 dengan total kapasitas 180 ton per jam.

Chief Executive Officer Sawit Sumbermas Sarana Vallauthan Subraminam menyampaikan, perseroan sudah mengoperasikan 6 PKS dengan kapasitas 300 ton per jam. Pada 2019, SSMS berencana mengoperasikan 3 PKS dengan kapasitas masing-masing 60 ton per jam.

“Jadi total PKS baru berkapasitas 180 ton per jam. Satu PKS dapat beroperasi awal 2019, dan dua PKS lagi akhir 2019 dapat beroperasi,” tuturnya setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Senin (22/10/2018).

Pengembangan PKS dilakukan seiring dengan pertumbuhan produksi tandan buah segar (TBS) dari lahan perseroan. Usia rata-rata kebun perusahaan yang berbasis di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah ini, kini berkisar 8,7 tahun.

Pada tahun depan, perseroan mengalokasikan dana belanja modal sekitar Rp500 miliar—Rp530 miliar. Sumbernya berasal dari pendanaan internal.

Dalam periode Januari—Juni 2018, produksi Tandan Buah Segar atau TBS SSMS mencapai 763.212 ton, naik 25,17% year-on-year (yoy) dari sebelumnya 607.106 ton. Produksi CPO pada semester I/2018 juga meningkat 25,53% yoy menuju 212.007 ton dari paruh pertama 2017 sebesar 168.882 ton.

Direktur Independen Sawit Sumbermas Sarana Nicholas J. Whittle menyampaikan, melihat performa sepanjang tahun berjalan, setidaknya perusahaan dapat menghasilkan CPO sejumlah 400.000 ton sampai dengan akhir 2018.

Untuk pemasaran, perseroan mengandalkan permintaan domestik dan ekspor. Tahun lalu, kontribusi pasar ekspor berkontribusi 52% dari total penjualan.

“Tahun ini kontribusi ekspor menurun karena banyaknya permintaan domestik. Ekspor terutama ke India, Pakistan, dan Bangladesh,” ujarnya.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...