google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham WOMF | 29 November 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham WOMF | 29 November 2018

WOM FINANCE EDUKASI MAHASISWA USU SOAL BISNIS PEMBIAYAAN.
IQPlus, (29/11) - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance menggelar Seminar Literasi Industri Perusahaan Pembiayaan Indonesia di Kampus Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara. "Seminar dengan tema .Mengenal Lebih Dekat Perusahaan Pembiayaan. itu diharapkan semakin menambah pengetahuan mahasiswa/mahasiswi soal pembiayaan,"ujar Business Unit Head Sumbagut WOM, Effendi Simatupang di Medan, Rabu.

Dia mengatakan itu disela seminar yang diikuti ratusan peserta dari mahasiswa dan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU. Tampil sebagai pembicara Credit Division Head WOM Finance, Atus Adityawan yang memaparkan mengenai perusahaan pembiayaan di Indonesia.

Effendi menegaskan, edukasi kepada mahasiswa itu dilakukan WOM sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan literasi yang seluas luasnya kepada masyarakat. Dengan mengenalkan lebih detil soal bisnis pembiayaan, diharapkan mahasiswa bisa memiliki bekal untuk memasuki dunia kerja dan sekaligus bisa semakin paham tentang dunia pembiayaan.

"Dengan semakin mengenali bisnis pembiayaan, mahasiswa yang juga bakal menjadi konsumen potensial bisa lebih pintar dalam menetapkan perusahaan pembiayaan yang digunakan,"katanya. Dia menegaskan, bisnis pembiayaan juga menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Seminar Literasi Edukasi Keuangan WOM Finance di USU itu sendiri merupakan kegiatan yang keenam kali diselenggarakan di tahun 2018.

Sebelumnya, kegiatan serupa dilakukan di Universitas Widyatama Bandung, STIE YPKN Yogyakarta, Unika Atmajaya Jakarta, Universitas Hasanudin Makassar dan Universitas Sriwijaya Palembang. "WOM Finance menargetkan kegiatan serupa dapat terselenggara di tiap kantor regional,"katanya. Atus Adityawan menegaskan, kegiatan literasi kepada masyarakat merupakan hal yang sangat penting karena dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang perusahaan pembiayaan secara tidak langsung akan mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan itu di Indonesia.

"Secara konsisten dan berkelanjutan, WOM berupaya untuk terus mengedukasi masyarakat agar memiliki pengetahuan literasi keuangan yang lebih baik sehingga masyarakat paham akan produk dan jasa perusahaan pembiayaan," ujarnya. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU, Prof Ramli memberi apresiasi kepada WOM yang memberi edukasi soal pembiayaan kepada mahasiswa.

"Mahasiswa memang sudah tidak boleh hanya tau teori.Pengenalan tentang bisnis pembiayaan akan semakin membuat mahasiswa praktik teori dan itu sangat terbantu dengan dukungan perusahaan seperti WOM,"katanya. Apalagi, kata dia, di perkuliahan ada diajarkan soal bunga kredit termasuk perusahaan pembiayaan yang berdasarkan hasil penelitian sangat tinggi.

"Jadi WOM diharapkan bisa menjelaskan lebih detil tentang bisnis pembiayaan itu yang memang masih sangat dibutuhkan masyarakat dan termasuk mendorong perekonomian Indonesia,"ujarnya. (end/ant)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa Yang Dimaksud Dengan Saham dan Obligasi?

Pengertian Saham dan Obligasi Saham artinya adalah sebuah bukti kepemilikan terhadap suatu perusahaan, hal ini biasa diwujudkan dalam bentuk kertas atau dokumen, semacam sertifikat. Pemilik saham mempunyai hak untuk memperoleh sebagian dari keuntungan perusahaan. Keuntungan itu kita sebut dengan dividen. Ada berbagai definisi saham yang telah dikemukakan oleh para ahli maupun berbagai buku-buku teks, antara lain: Menurut Gitman: Saham adalah bentuk paling murni dan sederhana dari kepemilikan perusahaan. (Gitman:2000, 7) Menurut Bernstein: Saham adalah selembar kertas yang menyatakan kepemilikan dari sebagian perusahaaan. (Bernstein:1995, 197) Menurut Mishkin: Saham adalah suatu sekuritas yang memiliki klaim terhadap pendapatan dan asset sebuah perusahaan. Sekuritas sendiri dapat diartikan sebagai klaim atas pendapatan masa depan seorang peminjam yang dijual oleh peminjam kepada yang meminjamkan, sering juga disebut instrumen keuangan. (Mishkin:2001, 4). Baca ju...

Cara Menggunakan Indikator ATR (Average True Range)

Average True Range (ATR) adalah indikator volatilitas yang menunjukkan seberapa banyak aset bergerak, rata-rata, selama jangka waktu tertentu. Indikator ini dapat membantu day trader mengonfirmasi kapan mereka mungkin ingin memulai perdagangan, dan dapat digunakan untuk menentukan penempatan order stop-loss. Memeriksa Indikator ATR Indikator ATR bergerak naik dan turun saat harga bergerak dalam suatu aset menjadi lebih besar atau lebih kecil. Pembacaan ATR baru dihitung setiap periode waktu berlalu. Pada grafik satu menit, pembacaan ATR baru dihitung setiap menit. Pada grafik harian, ATR baru dihitung setiap hari. Semua bacaan ini diplot untuk membentuk garis kontinu, sehingga trader dapat melihat bagaimana volatilitas telah berubah dari waktu ke waktu. Untuk menghitung ATR secara manual, Anda harus terlebih dahulu menghitung rangkaian True Range (TRs). TR untuk periode perdagangan tertentu adalah yang terbesar dari berikut ini: Harga Tertinggi saat ini dikurangi penutupan sebelumnya ...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...