Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 6 Desember 2018

*Mirae Asset Sekuritas Indonesia*
Investment Information Team

*Market Review 6 Desember 2018*

Tercatat 159 saham menguat dan 279 saham melemah. *IHSG -17.6 poin (-0.28%) ke level 6,115.4*, dan *LQ-45 -2.48 poin (-0.25%) ke level 976.9*.

*Sectoral Return :*
- Agri -1.32%
- Mining +0.03%
- Basic-Ind +0.24%
- Misc-Ind -2.38%
- Consumer +0.41%
- Property -1.30%
- Infrastructure -0.03%
- Finance -0.22%
- Trade -0.91%
- Manufacture -0.10%

Investor asing *net sell senilai Rp 395 Miliar*.

*USD/IDR +117.5 poin (+0.82%)* terhadap Rupiah di angka 14,520.

*Suspended: MTFN, AISA, GREN*
Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan saham  MTFN, AISA, dan GREN di Pasar Reguler dan Pasar Tunai pada hari ini sehubungan dengan ketiga Perusahaan Tercatat tersebut belum menyampaikan Laporan Keuangan Tengah Tahunan per 30 Juni 2018 yang tidak ditelaah secara terbatas atau yang tidak diaudit oleh akuntan publik.

*Unusual Market Activity: SQMI*
Bursa Efek Indonesia (BEI) menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham PT Renuka Coalindo Tbk yang di luar kebiasaan. Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini.

*Saham yang ditutup menguat*

- *EXCL ditutup menguat Rp 60 (+3.17%) ke level Rp 1,950*. XL Axiata kini mendorong pengembangan layanan fixed broadband atu fiber broadband lewat XL Home. Untuk memberikan tambahan variasi pada layanan hiburan yang diberikan XL Home, XL Axiata menggandeng Netflix. Director Corporate Strategy & Business Development Xl Axiata Abhijit Navalekar mengatakan pihaknya menyambut gembira kerjasama dengan Netflix. Di saat yang sama Director of South East Asia Business Development Netflix Gaurav Pradhan mengatakan kerjasama ini dapat memudahkan pengguna Netflix untuk mengakses layanannya.

- *MEDC menguat Rp 20 (+2.68%) ke level Rp 765*. PT Medco Energi International Tbk (MEDC) baru saja mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk pengelolaan Blok Tarakan yang habis kontrak pada 2022. Untuk kontrak baru tersebut, Medco mendapatkan hak partisipasi sebesar 100% dengan menggunakan kontrak gross split selama 20 tahun. Biarpun begitu, Medco memiliki kewajiban untuk membayar bonus tanda tangan sebesar US$ 1,5 juta. Selain itu, Medco juga harus melaksanakan komitmen kerja pasti (KKP) dengan nilai US$ 35,5 juta. Direktur Operasi Medco, Ronald Gunawan menyebut komitmen kerja pasti tersebut akan digunakan untuk melakukan eksplorasi.

*Saham yang ditutup melemah*

- *ISAT melemah Rp 25 (-1.25%) ke level Rp 1,965*. PT Indosat Tbk (ISAT) masih harus bekerja keras untuk dapat bersaing dengan dua rival utamanya, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL). Peluang untuk memperbaiki pangsa pasar, sejatinya, masih terbuka. Gani, Analis Ciptadana Sekuritas Asia menuturkan, Indosat saat ini ketinggalan dari sisi jaringan 4G dibanding operator lainnya, terutama di luar Pulau Jawa. Jika emiten ini konsisten membangun base transceiver station (BTS) 4G di tahun depan, perusahaan bisa meningkatkan daya saingnya.

- *SMRA melemah Rp 25 (-2.92%) ke level Rp 830*. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) telah menyelesaikan masa penawaran Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2018 dimana jumlah pokok Obligasi sebesar Rp416 miliar dari sebelumnya Rp600 miliar. Menurut keterangan yang diperoleh Kamis, masa penawaran dilakukan pada 30 November-3 Desember 2018 dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 7 Desember 2018 besok.

- *BBNI melemah Rp 100 (-1.14%) ke level Rp 8,650*. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) melanjutkan Gerakan Mengawal Musim Tanam Oktober 2018 - Maret 2019 (Okmar 2018/2019) di Jember, Jawa Timur. Gerakan terpadu untuk pertanian ini diharapkan memastikan agar para petani melakukan proses tanam sesuai jadwal tanamnya. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Jember Faida, Direktur Prasarana dan Sarana Pangan Kementerian Pertanian Muhrizal Sarwani, General Manajer Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI Bambang Setyatmojo, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jember Imam Fauzi, serta lebih dari 500 petani.

Berita Saham BNII | 6 Desember 2018

BEI HAPUS OBLIGASI MAYBANK INDONESIA SENILAI Rp500 MILIAR

IQPlus, (05/12) - Bursa Efek Indonesia akan menghapus pencatatan Obligasi Berkelanjutan I Bank BII Tahun 2011 karena jatuh tempo pada 6 Desember 2018 besok.

Menurut keterangan Rabu, Obligasi yang diterbitkan 28 November 2011 lalu ini memiliki nilai emisi sebesar Rp500 miliar.

Terhitung mulai 6 Desember 2018, Obligasi tersebut sudah tidak tercatat lagi dan tidak dapat diperdagangkan melalui Bursa Efek Indonesia. Pelunasan pokok Obligasi dan pembayaran bunga akan dibayarkan oleh KSEI selaku agen pembayaran berdasarkan ketentuan yang diatur dalam perjanjian agen pembayaran. (end)


Berita Saham MARK | 6 Desember 2018

MARK DYNAMICS RAIH FASILITAS PINJAMAN BANK PERMATA

IQPlus, (05/12) - PT Mark Dynamics Tbk (MARK) pada 4 Desember 2018 telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan Bank Permata Tbk.

Menurut keterangan perseroan Rabu disebutkan, fasilitas tersebut terdiri dari Revolving Loan (perpanjangan) sebesar US$6,5 juta dengan tingkat bunga 4,25% per tahun dan jangka waktu 12 bulan.

Selain itu ada fasilitas Term Loan (baru) sebesar US$8,1 juta dengan bunga 4,25% per tahun. Pinjaman Term Loan akan digunakan untuk belanja modal pabrik baru cetakan sarung tangan dalam rangka penambahan kapasitas produksi dengan jangka waktu 60 bulan.

Pinjaman ini dijamin dengan tanah dan bangunan pabrik dan gudang perseroan di Kawasan Industri Medan Star, Sumatera Utara, tanah dan bangunan baru milik perseroan di Desa Dalu Sepuluh Sumatera Utara, mesin dan peralatan serta piutang dagang. (end)


Berita Saham TLKM | 6 Desember 2018

TELKOM RAIH PENGHARGAAN PENGENDALIAN GRATIFIKASI TERBAIK DARI KPK

IQPlus, (06/12) - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk meraih dua penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Instansi dengan Penerapan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Terbaik Tahun 2018 dan BUMN dengan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik Tahun 2018.

Penghargaan diserahkan oleh Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata kepada Senior Advisor Direktorat Human Capital Management Telkom Dian Purwaningrum pada event Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2018 di Jakarta, Rabu .

"Telkom telah memperoleh Penghargaan Pengelolaan LHKPN Terbaik tiga kali berturut-turut sejak 2016. Tahun ini, prestasi kami bertambah dengan diperolehnya Penghargaan Pengendalian Gratifikasi," kata Direktur Human Capital Management Telkom Herdy Harman melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Herdy menyampaikan apresiasi kepada seluruh wajib lapor yang telah mendukung penyelenggaraan bisnis yang bersih di lingkungan Telkom.

Prestasi yang diraih ini merupakan wujud komitmen kami sebagai BUMN dan perusahaan publik yang menjalankan proses bisnis secara patuh serta mengimplementasikan prinsip-prinsip "Good Corporate Governance" (GCG).

Ada pun Telkom masuk ke dalam daftar tiga BUMN terbaik yang mengimplementasikan pengelolaan LHKPN sepanjang tahun 2018 dengan tingkat pencapaian di atas 95 persen. Dari sekitar 1.200 wajib lapor di lingkungan Telkom, sudah 98 persen yang melaporkan harta kekayaannya melalui sistem online e-LHKPN.(end)


Berita Saham EXCL | 6 Desember 2018

XL AXIATA GENJOT PENGEMBANGAN BISNIS LAYANAN DATA

IQPlus, (06/12) -  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus fokus untuk mengembangkan bisnis layanan data sebagai wujud komitmen untuk menjadi penyedia layanan data pilihan di Indonesia. Selain terus mendorong pengembangan layanan mobile data, XL Axiata kini juga mendorong pengembangan layanan fixed broadband/fiber broadband XL Home. Menjawab minat pasar yang terus berkembang untuk layanan internet rumah, XL Axiata memperkaya manfaat layanan dengan menggandeng penyedia layanan hiburan internet terkemuka di dunia, Netflix.

Selain itu, kini semakin luas pula masyarakat yang bisa mendapatkan layanan ini dengan bertambahnya jangkauan ke 5 kota baru selain area Bodetabek. Kota-kota baru tersebut adalah Jakarta, Denpasar, Banjarmasin, Balikpapan, dan Makassar.

Dengan dua langkah strategis ini, XL Axiata berharap, semakin banyak manfaat yang bisa dinikmati oleh pelanggan dari XL Home, sekaligus semakin luas masyarakat Indonesia termasuk pelanggan XL Axiata yang akan bisa memanfaatkan layanan internet super cepat dan stabil untuk di rumah.

Direktur Corporate Strategy & Business Development XL Axiata, Abhijit Navalekar mengungkapkan bahwa XL Axiata sangat antusias dalam mengembangkan layanan fiber broadband ini. Banyak manfaat yang bisa ditawarkan kepada masyarakat Indonesia melalui layanan XL Home ini, karena dengan akses internet yang cepat dan stabil akan meningkatkan produktivitas seperti download, upload maupun streaming video tanpa hambatan.

"Kami menyambut gembira kerjasama dengan Netflix, sehingga pelanggan bisa menikmati berbagai pilihan tontonan berkualitas tinggi baik film, serial TV, dokumenter maupun tayangan keluarga dan anak-anak yang berkualitas dari berbagai penjuru dunia di Netflix langsung di TV melalui XL Home Entertainment Box dan didukung oleh internet super cepat dan stabil untuk mengakses konten secara nyaman," kata dia, Rabu.

Dalam kesempatan yang sama, Director Business Development Netflix, Gaurav Pradhan, mengatakan bahwa pihaknya sangat senang dapat bekerja sama dengan XL Axiata untuk XL Home dan mempermudah penggemar hiburan di Indonesia untuk mengakses layanan kami.

"Masyarakat Indonesia kini dapat lebih mudah menikmati koleksi film, serial TV, film dokumenter, serta acara keluarga dan anak berkualitas tinggi dari berbagai negara di kenyamanan ruang tamu mereka sendiri. Para pelanggan juga bisa menikmati film-film Indonesia yang hebat seperti "Ada Apa Dengan Cinta? 2., "Filosofi Kopi", dan juga film original kami dari Indonesia, "The Night Comes for Us. dengan kualitas gambar berdefinisi tinggi dan bebas iklan," terangnya.

Abhijit Navalekar juga menambahkan, perluasan wilayah jangkauan memang sudah menjadi rencana pengembangan XL Home. Bahkan, perluasan ini juga tidak akan berhenti di 5 kota saja. Rencana pengembangan tahap selanjutnya sudah ditetapkan. (end)


Berita Saham BBNI | 6 Desember 2018

BNI-KEMENTAN LANJUTKAN MUSIM TANAM OKMAR DI JEMBER

IQPlus, (06/12) -  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bekerja sama dengan Kementerian Pertanian melanjutkan program Gerakan Mengawal Musim Tanam Oktober-Maret (Okmar) 2018-2019) di Jember, Jawa Timur.

Program lanjutan itu dilaksanakan di lahan seluas 40 hektare di Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah, Rabu dengan dihadiri oleh Bupati Jember Faida, Direktur Prasarana dan Sarana Pangan Kementerian Pertanian Muhrizal Sarwani, General Manajer Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI Bambang Setyatmojo, CEO BNI Wilayah Malang Wiwi Suprihatno, serta lebih dari 500 petani.

General Manajer Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI Bambang Setyatmojo menyatakan gerakan tersebut merupakan wujud kontribusi BNI untuk menyejahterakan petani melalui penyediaan akses permodalan yang mudah dan murah di sektor pertanian dan perkebunan.

"Gerakan ini diharapkan menjadi salah satu penopang program pemerintah dalam upaya meningkatkan produktivitas petani, pemerataan pendapatan, dan pengentasan kemiskinan. BNI akan terus menyukseskan pembangunan perekonomian Indonesia dan menyalurkan pembiayaan bagi petani guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera dan mandiri," kata Bambang.

Sementara itu, CEO BNI Wilayah Malang Wiwi Suprihatno mengatakan BNI Wilayah Malang sampai akhir November 2018 telah menerbitkan lebih dari 1,1 juta kartu tani dan didukung penyaluran KUR Tani lebih dari Rp201 miliar kepada 25.371 petani.

Bupati Jember Faida menyampaikan terima kasihnya kepada Kementerian Pertanian dan BNI atas pelaksanaan gerakan kawal tanam di Jember yang dipilih karena merupakan salah satu lumbung pangan nasional. Produksi padi di Jember tertinggi di Indonesia, bukan hanya Jawa Timur, yakni sekitar 1,4 juta ton per tahun untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Jember dipilih karena telah memasuki masa tanam dan dengan gerakan terpadu ini diharapkan dapat memastikan para petani mampu melakukan proses tanam sesuai jadwal tanamnya. Gerakan Mengawal Musim Tanam Okmar 2018/2019 dilatarbelakangi oleh musim hujan yang mulai berlangsung di wilayah Jember.(end)


Berita Saham PTIS | 6 Desember 2018

INDO STRAITS AKAN BUYBACK SAHAM

IQPlus, (06/12) -  PT Indo Straits Tbk (PTIS) berencana melakukan Pembelian Kembali (buyback) Saham program MESA (Management Employee Stock Allocation) yang telah dikeluarkan oleh perseroan dimana karyawan tersebut telah mengundurkan diri dan belum melunasi hutang kepada perseroan.

Menurut keterangan perseroan Kamis, pembelian kembali saham akan dilaksanakan setelah perseroan memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 11 Januari 2019  dan telah mendapatkan persetujuan Menkumham.

Biaya yang akan dikeluarkan untuk melaksanakan pembelian kembali saham sebanyak-banyaknya Rp1.959.059.250. Jumlah saham yang akan dibeli kembali sebanyak-banyaknya 8.655.000 saham atau 1,5% dari modal ditempatkan dan disetor dengan nilai nominal atas pembelian kembali saham Rp225 dan saham tersebut akan tercatat sebagai saham treasury.

Perseroan tidak akan membatasi harga pembelian kembali saham dimana pembelian kembali dilakukan melalui metode crossing saham yang dilakukan oleh Biro Administrasi Efek, PT Sinartama Gunita. (end)


Analisa Saham ANTM | 6 Desember 2018

ANTM: Strong result above market estimate

ANTM melanjutkan kinerja yang positif di 3Q18 dengan mencatatkan pendapatan sebesar Rp8,1 triliun (+33,7% QoQ; +105,9% YoY) dan laba bersih Rp287 miliar (+190,2% QoQ; +74,1% YoY) sehingga membawa pendapatan di 9M18 sebesar Rp19,9 triliun, (+186,6% YoY), diatas estimasi (konsensus: 90,3%) dan total laba bersih menjadi Rp631 miliar (9M17: rugi Rp331 miliar), diatas estimasi (konsensus: 90,3%). Kinerja yang solid ini didorong oleh meningkatnya volume penjualan di semua lini usaha ANTM. Pada 3Q18, total volume penjualan emas meningkat menjadi 8.629 kg (+26,6% QoQ; 135,3% YoY), nikel sebanyak 2.187 ribu wmt (+236,8% QoQ; 26,0% YoY), dan bauksit 437 ribu wmt (+151,9% QoQ; + 18,0% YoY). Secara tahunan penjualan emas mengalami peningkatan yang signifikan dengan mencatatkan penjualan di 9M18 sebanyak 22.388 kg (+221% YoY), hal ini disebabkan kebijakan manajemen ANTM untuk mengurangi jasa lebur cap retail serta kerjasama antara ANTM dengan toko emas dalam perluasan pemasaran produknya. Patut diketahui, walaupun emas memiliki kontribusi 67,1% dari total pendapatan namun secara laba usaha, nikel mendominasi sebanyak +74,3% dari total laba usaha. Di 3Q19, manajemen memproyeksikan P3FH dapat mulai memproduksi feronikel secara komersil sebanyak 5.000 Tni. Selain itu, total persedian nikel berdasarkan Indeks LME terus berkurang yang menyebabkan harga nikel meningkat. Oleh karenanya, kami memproyeksikan peningkatan laba usaha di 2019. Kami masih positif dengan outlook ANTM kedepannya, dan masih merekomendasikan BUY dengan target harga: Rp1.100, didorong oleh:  1) Peningkatan kinerja ANTM di semua lini usahanya 2) Total persedian nikel di Indeks LME yang terus menurun dari awal tahun ditambah proyek P3FH yang dapat meningkatkan produksi feronikel 3) Kebijakan baru dari manajemen dimana ANTM mengurangi jasa lebur cap retail sehingga ini akan meningkatkan harga emas yang terverifikasi serta 4) Meningkatnya penjualan mobil listrik yang dapat meningkatkan demand nikel. Saat ini ANTM diperdagangkan di PE 14,7x di 2019, 1% discount dibandingkan metal mining peers.

Kinerja yang positif di 3Q18 dengan mencatatkan pendapatan sebesar Rp8,1 triliun (+33,7% QoQ; +105,9% YoY) dan laba bersih Rp287 miliar di 3Q18 (+190,2% QoQ; +74,1% YoY) sehingga membawa pendapatan di 9M18 sebesar Rp19,9 triliun, (+186,6% YoY), diatas estimasi (konsensus: 90,3%) dan total laba bersih menjadi Rp631 miliar (9M17: rugi Rp331 miliar), diatas estimasi (konsensus: 90,3%). Peningkatan kinerja operasional di semua lini usaha mendorong peningkatan pendapatan dan laba bersih. Pada 3Q18, total volume penjualan emas meningkat menjadi 8.629 kg (+26,6% QoQ; 135,3% YoY), nikel sebanyak 2.187 ribu wmt (+236,8% QoQ; 26,0% YoY), bauksit sebesar 437 ribu wmt (+151,9% QoQ; + 18,0% YoY), dan perak sebanyak 4.225 kg (+32,3% QoQ; +13,7% YoY).

Kebijakan manajemen terbaru membuat penjualan emas mengalami peningkatan yang signifikan dengan mencatatkan penjualan di 9M18 sebanyak 22.388 kg (+221% YoY). Kebijakan baru ini berupa pengurangan  jasa lebur cap retail, hal ini menyebabkan berkurangnya pasokan emas dari retail terhadap toko emas. Oleh karenanya, ANTM bekerjasama dengan toko emas untuk menutupi berkurangnya pasokan emas.  Kami melihat tren harga emas tumbuh positif kedepannya didorong oleh: (1) defisit anggaran AS yang semakin lebar yang meningkatkan default risk untuk AS serta (2) potensi melemahnya perekonomian global disebabkan oleh trade wars antara AS dan Cina.

Produksi dan outlook nikel di 2019. Patut diketahui, walaupun emas memiliki kontribusi 67,1% dari total pendapatan namun secara laba usaha, nikel mendominasi sebanyak +74,3% dari total laba usaha. Saat ini ANTM memiliki kapasitas produksi feronikel sebanyak 27.000 TNi per tahun, apabila proyek P3FH telah rampung maka kapasitas produksi bertambah 13,500 TNi per tahun. Di 3Q19, manajemen memproyeksikan P3FH dapat mulai memproduksi feronikel secara komersil sebanyak 5.000 Tni. Kami melihat harga nikel di 2019 masih positif, berdasarkan CRU defisit pasokan nikel masih terjadi di 2019F sebanyak 64 ribu ton selain itu menurut IEA penjualan mobil elektrik di 2019F akan meningkat menjadi 2 juta unit (+25% YoY), kedua hal inilah yang menjadi katalis positif harga nikel di 2019.

Rekomendasi BUY dengan target harga: Rp1.100, didorong oleh: 1) Peningkatan kinerja ANTM disemua lini usahanya 2) Total persedian nikel di Indeks LME yang terus menurun dari awal tahun ditambah proyek P3FH yang dapat meningkatkan produksi feronikel 3) Kebijakan baru dari manajemen dimana ANTM mengurangi jasa lebur cap retail sehingga ini akan meningkatkan harga emas yang terverifikasi serta 4) Meningkatnya penjualan mobil listrik yang dapat meningkatkan permintaaan  nikel. Saat ini ANTM diperdagangkan di PE 14,7x di 2019, 1% discount dibandingkan metal mining peers.

Best Regards,
Panin Sekuritas


Analisa Saham JPFA, MAIN dan TLKM | 6 Desember 2018

Daily Technical 6 Desember 2018

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical hari ini, Kamis
6 Desember 2018.

IHSG ditutup menurun sebesar 19,74 poin (-0.32%) menuju 6.133,12 pada perdagangan hari Rabu 5 Desember 2018 kemarin. Pada perdagangan kemarin terjadi panic selling oleh investor ritel terkait penurunan Dow Jones namun pada penutupan perdagangan IHSG berhasil kembali mempertahankan support 6.120. DJIA dan IHSG sudah semakin kecil korelasinya, dan dikarenakan kita sedang memasuki window dressing maka kita tidak perlu khawatir dengan sentimen eksternal, IHSG memasuki uptrend secara teknikal.
Hari ini IHSG berpotensi menguat dalam range 6.120 s/d 6.200.

JPFA menembus resistance 2340 pada perdagangan kemarin sehingga secara teknikal penguatan ini akan berlanjut.
Rekomendasi: buy on support 2340, TP 2400 s/d 2500, stop loss <2200 .="" p="">
MAIN mengkonfirmasi pola flag pada perdagangan kemarin. Secara teknikal dengan berhasilnya resistance 1400 ditembus maka penguatan akan berlanjut.
Rekomendasi: buy 1380, TP 1430 s/d 1500, stop loss <1300 .="" p="">
TLKM memantul dari support MA60 (bagian dilingkari) dengan potensi menguat selama support ini tidak ditembus turun.
Rekomendasi: buy on support 3700 s/d 3750, TP 3800 s/d 3900, stop loss <3640 .="" p="">
ASRI membentuk pola hammer pada perdagangan kemarin yang mengindikasikan rebound.
Rekomendasi: buy 350, TP 370 s/d 400 (swing), stop loss <340 .="" p="">
Semoga bermanfaat, happy trading!

Best Regards,
Panin Sekuritas


Analisa Saham UNTR, INKP dan PTRO | 6 Desember 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Dec 6, 2018
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,133 (-0.32%, consolidation, trading range hari ini 6,080 – 6,147. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized mulai bergerak turun. Pada periode weekly ,indikator MFI optimized , RSI optimized dan stochastic%D optimized masih bergerak positif dengan kenaikkan juga mulai terbatas. Daily resistance terdekat di 6,147 dan support di 6,080.Cut loss level di 6,006.

UNTR Weekly, 29,725(+8.09%), buy on weakness, trading range 29,175– 30,800,  indikator MFI  optimized dan RSI optimized masih cenderung naik. Daily support 29,325 dan resistance di 30,225. Cut loss level di 27,500.

INKP Weekly , 11,600(+10.48%), trading buy, 10,625 – 12,000. Indikator MFI optimized, Stochastic%D optimized dan  W%R  optimized masih cenderung naik. Daily dan Weekly resistance di 11,875 dan 12,000. Sementara itu daily dan weekly support di 11,100 dan 10,650. Cut loss level di 9,825.

PTRO Weekly 1,785 (+5.62%), trading buy,  trading range 1,680– 1,890. Indikator MFI optimized dan indkator W%R optimized cenderung naik. Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikkan masih terlihat. Perkiraan daily dan weekly support di 1,740 dan 1,680. Daily dan weekly resistance di 1,830 dan 1,890. Cut loss level di 1,620.


Analisa Pasar Global | 6 Desember 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Desember 6, 2018)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Bursa AS tutup - Duka cita - Untuk menghormati George H.W Bush

Eropa

Bursa London dalam zona merah karena kekhawatiran perdagangan Brexit dan AS-Cina muncul kembali.

Pasar London jatuh pada hari Rabu, karena ketidakpastian Brexit kembali  dan Presiden AS Donald Trump menuangkan air dingin atas gencatan perdagangan AS-Cina.

Penurunan pada bank, asuransi, produsen minyak dan penambang, indeks secara keseluruhan turun kembali di bawah level 7.000.

FTSE 100 turun 1,44% menjadi 6.946,06.

Pro politisi E.U memilih untuk mengambil kendali lebih dalam proses Brexit, pada Selasa malam, jika Perdana Menteri Theresa May kehilangan suara pada E.U. penarikan perjanjian pada 11 Desember mendatang.

Sebelumnya pada hari Selasa, penasihat pengadilan pro Eropa paling senior menerbitkan pendapat hukum bahwa Inggris dapat membalikkan Brexit tanpa meminta izin terlebih dahulu dari 27 negara anggota Uni Eropa yang tersisa.

Saham Eropa berada di bawah tekanan setelah pelemahan Wall Street pada Selasa. Investor ketakutan oleh kurva imbal hasil yang merata dan validitas perjanjian perdagangan AS-Cina disepakati pada akhir pekan.


Rekomendasi Saham TetraXChange | 6 Desember 2018

IDX DIRECTION 6 Desember 2018

Hallo Trader dan Investor Indonesia

Tone dan Manner perdagangan hari ini : Market Punya Support Kuat Hadapi Tekanan Global
Potensi Pergerakan Index : 6090 - 6170

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : BIPI BNLI IKAI IIKP RIMO SSMS ZINC ( cross over MA20 kemarin)
Fast Trade  : BIPI ABBA MABA MITI JPFA ZINC CPIN MAIN IKAI BUVA IMAS ANTM BWPT IIKP LSIP AALI TBLA ( hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20
Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

https://tetraxchange.id/2018/12/idx-direction-6-des-2018/

Terima kasih

TETRA X CHANGE


Analisa Saham ESSA | 6 Desember 2018

ESSA Daily  Update  :    Buy on Weakness

Berdasarkan  Peak & Trough Analysis :

Dari sisi demand harga saham ini masih berpotensi untuk naik .Terlihat selam periode demand  net avg buy all broker di 310 dan net avg buy broker dominant di 296 dengan  VAP Maximum diatas harga sekarang yakni 366-368. Support terdekaty di 240 dan strong support di 228 (MA 434)

Sementara itu sisi supply terlihat resistance berikutnya di 276 (MA 20)  dan berikutnya  ke  280 (net avg sell broker dominant) dan  282 (net avg sell all broker) yang juga ditunjang oleh  VAP Maximum diatas harga sekarang yakni sekitar 286 -288.

Namun rata-rata volume sisi demand  <  sisi supply dengan tape reading mulai bergerak positif  namun transaction summary belum menunjang.


by Tasrul Tanar

Analisa Saham BWPT | 6 Desember 2018

Mandiri (CC) 5/10/2018

BWPT NEUTRAL TP 195

Eagle High Plantation: Entering the Prime Cycle (BWPT; Rp200; Neutral; TP :Rp195)

We re-initiate coverage on BWPT with a Neutral rating and Rp195 TP. BWPT is on the verge of a fundamental turnaround, as most of its planted areas are now under prime tree profile (57%) with average tree age at 9 years. Despite the potential up-cycle in the production, we prefer to wait until we see strong earnings momentum.

Heading into the up-cycle production trend. After years of heavy investment, BWPT is now entering its prime cycle given its 9 years average tree-age. The company currently manages 128,286ha of planted areas at the end of 2017, 57% of which are under prime profile (7-15 years). The average monthly FFB production is now at 130k in 1H18, 15% higher than the FY17 average monthly production. The 8M18 FFB production is now at 1.07MT and we forecast 1.65 MT of FFB productions for FY18 and 1.76 MT for FY19. The company is still expecting Sep-Dec’18 monthly production to reach above 170k, implying a FY18 production of 1.75 MT, 7% higher than our forecast.

2019 outlook. BWPT will enjoy the higher ASP from CPO price recovery and better production profile. We are expecting 6% FFB production growth at 1,76 MT, and 7% ASP growth, which will translate into 27% YoY EBIT growth. However, interest cost will still be a burden for the company and hence still resulted in a net loss of Rp67bn. Better than expected production profile will be the game changer, we believe.

Productivity improvement strategy. BWPT will emphasize on productivity improvement by introducing a better incentive program for the farmers starting from Apr’18. This incentive has pushed farmers to collect mature FFB right in time. This has increased the farmers’ take home pay to Rp7mn/month from Rp3mn/month in the past.

Re-initiate with a Neutral rating and Rp195 TP based on USD6,500 EV/Ha, 1 s.d. below its historical average. We use EV/Ha basis given the company’s depressed earnings from lofty interest expense on immature plantation financing. The up-cycle production trend should act as positive catalyst for the stock, as this will help the company’s profitability and further reduce its loan-dependency. However, we prefer to wait until the strong production number translates into earnings quality improvement.


Rekomendasi Saham William Hartanto | 6 Desember 2018

WH Project Outlook 6 Desember 2018

IHSG ditutup menurun tipis sebesar 19.74 poin (-0.32%) menuju level 6133.12 pada perdagangan hari Rabu 5 Desember 2018.

BURSA AMERIKA LIBUR

Hari ini DJIA tidak ada perdagangan karena libur dan pada hari ini rakyat Amerika melakukan penghormatan terhadap meninggalnya Presiden George H.W. Bush.

MENCARI THE NEXT TEN BAGGER

Tahukah Anda bahwa setiap tahunnya akan selalu ada saham yang menjadi ten bagger? Jika belum, maka hari ini, saat ini juga Anda akan tahu. Pengertian saham ten bagger secara mudahnya adalah saham yang mengalami penguatan 1000%. Pada tahun ini INKP dan TKIM adalah saham tersebut, bagaimana dengan tahun depan? Tentunya, ten bagger pun mirip dengan presiden, ada masa jabatannya. Tidak selalu saham yang menjadi ten bagger akan berlanjut pada tahun berikutnya, walaupun bisa, tapi tidak selalu, probability-nya kecil.

Kami, pun saat ini sedang mencari the next ten bagger stock tersebut. Sejauh ini ada 5 kandidat saham yang terpilih, namun masih perlu dipastikan sampai akhir tahun bahwa memang ada gejala untuk kelima saham ini untuk menjadi ten bagger tersebut.

Pada Outlook hari ini kami tidak membahas sentimen, karena memang tidak ada sentimen baru. Kami hanya akan mengulang hal yang sama setiap harinya jika harus mengulas ada tidaknya sentimen pasar modal. Namun untuk persiapan tahun 2019, kami bisa sarankan bahwa Anda sebaiknya mengurangi analisa intermarket. Masih ada pengaruh, namun kecil sekali, seperti IHSG vs DJIA 3 bulan ini, banyak tidak berhubungan.


Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?

Secara teknikal IHSG terganggu oleh pikiran berlebihan pelaku pasar Amerika akan terjadinya resesi sehingga kemarin terjadi koreksi, namun hari ini diprediksi sudah siap menguat kembali.

IHSG VIEW

IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dalam range 6120 s/d 6200.

REKOMENDASI SAHAM

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading hari ini: CPIN, JPFA, MAIN.

Update Harga Penting Saham | 6 Desember 2018

US markets on holiday due to the National Day of Mourning

Dow.....25027    closed    +0%
Nasdaq..7158   closed     +0%
S&P 500.2700   closed     +0%

FTSE.......6922   -100.9      -1.44%
Dax........11200  -135.1      -1.19%
CAC.........4944  -68.3         -1.36%

Nikkei....21919   -116.7     -0.53%
HSI.........26820   -440.8    -1.62%
Shanghai.2650    -16.2      -0.61%
ST Times.3156    -11.9      -0.37%

Indo10Yr..8.1065      +0.0578   +0.72%
INDOBex239.9719    -0.8032    -0.33%
US10Yr....2.924          closed     +0%
VIX............20.74         closed    +0%

USDIndx .....97.0370 +0.065   +0.07%
Como Indx..183.75    -0.39       -0.21%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL........56.64    closed    +0%
(Dow Jones US Coal Index)

IndoCDS...140.745   +1.955    +1.41%   
(5-yr INOCD5) 

IDR........14402.50  +111.00     +0.78%
Jisdor....14383        +90             +0.63%
IDR Fut..14432.00   +114.00    +0.80%

Euro.........1.1346       +0.0003    +0.03%

TLKM.......25.78    closed    +0%
(3708)
EIDO.........24.77    closed    +0%
EEM..........41.03    closed    +0%

Oil...........52.92        +0.31      +0.59%
Gold ......1242.60    +6.60      +0.53%
Timah..19162.50    -32.50     -0.17%
Nickel.....11215.00 +82.50    +0.74%

Coal price      102.65   -0.20   -0.19%
(Dec/Newcastle)
Coal price       102.90  -1.00   -0.96%
(Jan/Newcastle)
Coal price        85.50   -0.25    -0.29%
(Dec/Rotterdam)
Coal price        87.00  +1.10   +1.28%
(Jan/ Rotterdam)

CPO(Feb) 2007        -13         -0.64%
(Source: bursamalaysia.com)             
Corn...........384.75  closed    +0%
SoybeanOil 28.90   closed    +0%
Wheat........522.50  closed    +0%

Rubber.......164.60  +1.20      +0.73%
(Tokyo)JPY/kg
 
Pulp(BHKP)     -           -                -


 : weekly


(DE/ls 06-12-18)


Analisa Saham PTRO | 6 Desember 2018

Setelah terus tertekan, PTRO mulai mencoba rebound. Indikator teknikal Stochastic mulai bergerak naik, sedangkan MACD berpotensi terjadi golden cross. Dari indikator tersebut menunjukan bahwa saham ini berpeluang mengalami pembalikan arah (reversal) dan mulai bergerak naik dalam jangka pendek. Saat ini rebound PTRO masih tertahan di resistance 1820. Apabila dapat dilewati, maka PTRO berpotensi menguat menuju target dikisaran 1900 hingga 1970.

Rekomendasi:  Buy jika break out dan bertahan di 1820. Batasi resiko apabila kembali turun dan gagal bertahan di 1680.


http://step-trader.com/2018/12/05/ptro-tendency-to-rebound/