Tampilkan postingan dengan label Saham BWPT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham BWPT. Tampilkan semua postingan

Henderi Djunaidi Tambah Kepemilikan Saham BWPT


Henderi Djunaidi selaku Direktur Utama PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 24 Oktober 2023.

Andrew Haryono Corporate Secretary BWPT dalam keterangan tertulisnya Rabu (25/10) menuturkan bahwa Henderi Djunaidi telah membeli sebanyak 250.000 lembar saham BWPT di harga Rp57 per saham senilai Rp14,2 juta.

Sebagai informasi, Henderi juga pernah membeli sebanyak 2.000.000 lembar saham BWPT di harga Rp58 per saham pada tanggal 19 September 2023.

"Tujuan transaksi ini adalah untuk Investasi dengan status kepemilikan saham langsung,"tuturnya.

Pasca pembelian, maka kepemilikan saham Henderi Djunaidi di BWPT menjadi 2.250.000 lembar saham setara dengan 0,007% dibandingkan sebelumnya sebanyak 2.000.000 lembar saham setara dengan 0,006%. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Eagle High Plantations (BWPT) Siapkan Dana Rp50 Miliar Untuk Buyback Saham


PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT)
akan melakukan transaksi pembelian saham (buyback saham) yang akan dilaksanakan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Andrew Haryono Corporate Secretary BWPT dalam keterangan tertulisnya Rabu (24/5) menyampaikan bahwa bahwa pembelian kembali saham Perseroan akan dilakukan secara bertahap untuk periode 3 bulan terhitung sejak tanggal 25 Mei 2023 sampai dengan 21 Agustus 2023.

Lebih lanjut Melanie memaparkan biaya buyback saham akan menggunakan kas internal Perseroan. Biaya tersebut tidak termasuk biaya lainnya seperti komisi pedagang perantara serta biaya lain berkaitan dengan Pembelian Kembali Saham.

Pembelian Kembali Saham akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh Perseroan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.

"Adapun dana yang disiapkan untuk melancarkan aksi buy back tersebut sebanyak-banyaknya sebesar Rp50 miliar, yang tidak akan melebihi 20% dari modal disetor dengan ketentuan bahwa setelah buyback paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor Perseroan," tuturnya.

Perseroan meyakini bahwa pelaksanaan buyback tidak akan mempengaruhi kondisi keuangan, sampai dengan saat ini Perseroan masih memiliki modal yang memadai untuk membiayai kegiatan usahanya. (end)
Sumber: iqplus-
Dapatkan informasi pasar dan rekomendasi saham dengan aplikasi Android: Saham Indonesia
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) Siapkan Dana Rp50 Miliar Untuk Buy Back Saham


PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) berencana melakukan transaksi pembelian saham (buy back saham). Buy back saham akan dilaksanakan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam prospektus ringkasnya, dijelaskan bahwa pembelian kembali saham Perseroan akan dilakukan secara bertahap untuk periode 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal 11 Agustus 2022 sampai dengan 10 November 2022.

"Adapun dana yang disiapkan untuk melancarkan aksi buy back tersebut sebanyak-banyaknya sebesar Rp50 miliar, yang tidak akan melebihi 20% dari modal disetor dan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor Perseroan sesuai dengan ketentuan POJK 2/2013 dan SEOJK 3/2020." kata Corporate Secretary BWPT, Melanie Tantri.

Lebih lanjut Melanie mengatakan, biaya buy back saham akan menggunakan kas internal Perseroan. Biaya tersebut tidak termasuk biaya lainnya seperti komisi pedagang perantara serta biaya lain berkaitan dengan Pembelian Kembali Saham. Pembelian Kembali Saham akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar olehPerseroan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.

"Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan transaksi Pembelian Kembali Saham tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha Perseroan mengingat Perseroanmemiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk membiayai Pembelian Kembali Saham bersamaan dengan kegiatan usaha Perseroan." imbuhnya. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ZINC, BWPT dan TINS | 25 Mei 2022



INVESTASI KONTAN
25 MEI 2022


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 73,36 poin atau 1,07% ke 6.914,14 pada akhir perdagangan Selasa (24/5). Berikut ini rekomendasi teknikal tiga saham pilihan dari sejumlah analis untuk diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada Rabu(25/5).


1. PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC)

Muncul three white soldier pattern dengan indikator MACD golden cross. Indikator RSI menguat. Namun volume perdagangan ZINC menurun. Indikator stochastic mendekati area jenuh beli. 

Rekomendasi: Trading buy

Support: Rp 79

Resistance: Rp 92

Achmad Yaki, BCA Sekuritas


2. PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT)

Kemarin BWPT bergerak menguat terbatas membentuk pola candle doji. Volume transaksi sepi. Pergerakan BWPT downtrend baik jangka menengah maupun pendek. Nampak, sedang mencoba breakout MA20, MA50, dan MA200 di level 80 secara bersama-sama sebagai resistance saat ini untuk mengonfirmasi adanya teknikal rebound. Namun, bila resistance gagal tertembus, ada potensi BWPT bergerak konsolidasi menguji support 70. 

Rekomendasi: Buy on breakout

Support: Rp 70

Resistance: Rp 80

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas


3. PT Timah Tbk (TINS)

Candle terbentuk white crossing yang mengindikasikan penguatan. Namun, penguatan mulai terbatas. Indikator stochastic berada di area overbought. Indikator MACD histogram negatif mengecil. 

Rekomendasi: Sell on strength

Support: Rp 1.845

Resistance: Rp 1.760

Dimas W.P. Pratama - NH Korindo Sekuritas



Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham BRMS, ADRO, BSDE dan BWPT oleh MNC SEKURITAS | 14 Februari 2022



MNC Daily Scope Wave
14 Februari 2022


IHSG ditutup terkoreksi 0,1% ke level 6,815 pada penutupan pekan kemarin (11/2). Dalam jangka pendeknya, kami memperkirakan IHSG masih berpeluang bergerak menguat untuk menguji rentang 6,824-6,846, namun demikian posisi IHSG masih kami perkirakan berada di awal wave [ii] dari wave C, sehingga IHSG masih rawan koreksi untuk menguji 6,700-6,750. Selama IHSG masih bergerak di atas 6,648 sebagai supportnya, maka IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Support: 6,754, 6,648

Resistance: 6,875, 6,930


BRMS - Spec Buy (144)

BRMS ditutup terkoreksi 2% ke level 144 pada perdagangan Jumat kemarin (11/2). Selama BRMS masih mampu berada di atas 130 sebagai supportnya, maka saat ini posisi BRMS sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C, sehingga BRMS masih berpeluang menguat kembali.

Spec Buy: 140-144

Target Price: 153, 160

Stoploss: below 130


ADRO - Buy on Weakness (2,170)

Pada perdagangan Jumat kemarin (11/2), ADRO ditutup menguat 0,5% ke level 2,170. Kami memperkirakan, posisi ADRO saat ini masih berada pada bagian wave [iv] dari C. Hal ini berarti, ADRO masih rawan terkoreksi terlebih dahulu, koreksi ini dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 2,030-2,130

Target Price: 2,320, 2,500

Stoploss: below 2,000


BSDE - Buy on Weakness (940)

Jumat kemarin (11/2), BSDE ditutup cenderung flat di level 940 dan masih tertahan oleh MA20nya. Kami memperkirakan, posisi BSDE sudah di akhir wave [ii] dari wave C, sehingga koreksi BSDE akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 925-940

Target Price: 1,000, 1,100

Stoploss: below 890


BWPT - Buy on Weakness (79)

BWPT ditutup menguat cukup signifikan, sebesar 5,3% ke level 79 pada perdagangan Jumat kemarin (11/2). Kami memperkirakan, posisi BWPT sudah berada di akhir wave [a] dari wave B, hal ini berarti penguatan BWPT akan relatif terbatas dan rawan koreksi dahulu untuk membentuk wave [b], manfaatkan koreksi wave [b] ini untuk melakukan BoW.

Buy on Weakness: 70-77

Target Price: 88, 100

Stoploss: below 68


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham BBHI, MAPI, ISAT dan BWPT oleh MNC SEKURITAS | 27 Januari 2022



MNCS Daily Scope Wave 
27 Januari 2022


IHSG ditutup menguat 0,5% ke level 6,600 pada perdagangan kemarin (26/1) diiringi dengan meningkatnya tekanan beli. Kami masih memperkirakan posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c] di label hitam (skenario terburuknya) atau berada di akhir wave (c) dari wave [e] dari wave B pada pola triangle di label merah. Diperkirakan, penguatan IHSG akan relatif cukup terbatas untuk menguji rentang 6,625-6,650 terlebih dahulu, tetap cermati level support berikutnya di 6,523 dan 6,484, apabila IHSG menembus level tersebut maka terkonfirmasi IHSG sedang berada di wave (iii) label hitam dengan arah koreksi 6,375-6,468.

Support: 6,523, 6,480

Resistance: 6,630, 6,738


BBHI - Buy on Weakness (5,700)

Pada perdagangan kemarin (26/1), BBHI ditutup menguat 0,9% ke level 5,700. Saat ini, kami memperkirakan posisi BBHI sedang berada di wave B dari wave (B), sehingga meskipun terkoreksi akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat kembali membentuk wave C dari wave (B).

Buy on Weakness: 5,400-5,700

Target Price: 6,300, 7,000

Stoploss: below 5,250


MAPI - Buy on Weakness (755)

MAPI ditutup menguat 2,7% ke level 755 pada perdagangan kemarin (26/1), namun penguatan MAPI masih tertahan oleh MA20 dan MA200. Kami perkirakan, posisi MAPI saat ini sedang berada di awal wave (c) dari wave [b] sehingga MAPI masih berpeluang untuk menguat kembali.

Buy on Weakness: 730-755

Target Price: 800, 830

Stoploss: below 725


ISAT - Buy on Weakness (5,950)

Kemarin (26/1), ISAT ditutup menguat 0,8% ke level 5,950. Posisi ISAT saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (c) dari wave [b] dari wave B, dimana hal ini berarti pergerakan ISAT selanjutnya berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 5,850-5,950

Target Price: 6,150, 6,350

Stoploss: below 5,800


BWPT - Spec Buy (67)

BWPT ditutup flat pada perdagangan kemarin (26/1) di level 67. Selama BWPT tidak terkoreksi ke bawah 64 sebagai supportnya, maka saat ini posisi BWPT sedang berada di awal wave [a] dari wave B. Hal ini berarti, BWPT berpeluang untuk kembali menguat.

Spec Buy: 65-67

Target Price: 79, 88

Stoploss: below 64


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Rekomendasi Saham PTPP, INKP, JPFA dan BWPT oleh MNC SEKURITAS | 10 Januari 2022

MNCS Daily Scope Wave 
10 Januari 2022



Menutup perdagangan akhir pekan kemarin (7/1), IHSG ditutup menguat 0,7% ke level 6,701. Kami memperkirakan, IHSG akan bergerak melanjutkan penguatannya untuk menguji area resistance di 6,738-6,754 dan saat ini posisi IHSG masih berpeluang membentuk dua skenario. Apabila IHSG mampu menembus level-level resistance-nya, maka IHSG saat ini sedang membentuk wave [iii] dari wave C pada label merah dengan area target di 6,801, namun apabila IHSG belum mampu menembus resistance-nya dan terkoreksi agresif ke bawah 6,593 maka IHSG saat ini sedang membentuk bagian dari wave [c] dari wave B dengan rentang koreksi 6,464-6,573.
Support: 6,593, 6,581
Resistance: 6,738, 6,754

BWPT - Spec Buy
Akhir pekan kemarin (7/1), BWPT ditutup menguat 1,4% ke level 74, namun demikian penguatannya masih tertahan oleh MA20. Kami perkirakan, posisi BWPT sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c], hal ini akan terkonfirmasi apabila BWPT tidak terkoreksi ke bawah 70 dan mampu menguat menembus resistance 83.
Spec Buy: 72-74
Target Price: 90, 101
Stoploss: below 70

PTPP - Buy on Weakness
PTPP ditutup menguat 3,9% ke level 1,065 pada perdagangan akhir pekan kemarin (7/1). Posisi PTPP saat ini kami perkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [i] dari wave 3, hal ini diperkirakan PTPP berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1,030-1,065
Target Price: 1,170, 1,285
Stoploss: below 990

INKP - Buy on Weakness
Menutup akhir pekan kemarin (7/1), INKP menguat 2,4% ke level 8,500 dan mampu menembus MA200-nya. Kami perkirakan, saat ini posisi INKP sedang berada pada bagian awal dari wave 3 dari wave (3).
Buy on Weakness: 8,250-8,400
Target Price: 8,900, 9,800
Stoploss: below 7,750

JPFA - Sell on Strength
JPFA ditutup menguat 2% ke level 1,775 pada perdagangan Jumat kemarin (7/1). Saat ini, posisi JPFA kami perkirakan sedang berada di akhir wave [i] dari wave C, sehingga penguatan JPFA akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi membentuk wave [ii] ke rentang area 1,635-1,685. Level koreksi JPFA tersebut dapat dijadikan sebagai level buyback.
Sell on Strength:1,785-1,820

Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham LPKR, BWPT, MPPA dan EXCL oleh MNC SEKURITAS | 1 Desember 2021



MNC Daily Scope Wave
1 Desember 2021


Pada perdagangan kemarin (30/11), IHSG ditutup terkoreksi 1,1% ke level 6,533, penguatan IHSG pun tertahan oleh MA20 dan sudah mengenai target yang kami berikan pada report kemarin. Saat ini pergerakan IHSG kami perkirakan sedang berada di awal wave [c] dari wave B dan akan lebih terkonfirmasi bila break dari supportnya di 6,480. _Best case_nya, bila tidak break support maka posisi IHSG dapat berada di awal wave (iii) label merah atau akhir wave (b) di label biru, dengan target penguatan di area 6,580-6,620 kembali.

Support: 6,480, 6,392

Resistance: 6,640, 6,750


LPKR - Buy on Weakness (148)

LPKR ditutup menguat 3,5% ke level 148 pada perdagangan kemarin (30/11), penguatan LPKR pun sudah menembus MA20-nya. Kami memperkirakan, posisi LPKR saat ini sedang berada di awal wave 3 dari wave (C), sehingga LPKR masih berpotensi melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 142-148

Target Price: 160, 178

Stoploss: below 140


BWPT - Buy on Weakness (81)

Kemarin (30/11), BWPT ditutup terkoreksi 2,4% ke level 81. Kami perkirakan, pergerakan BWPT saat ini sedang berada di akhir dari wave 2 dari wave (C). Hal ini berarti, koreksi BWPT akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali;

Buy on Weakness: 77-81

Target Price: 90, 99

Stoploss: below 69


MPPA - Spec Buy (488)

Pada perdagangan kemarin (30/11), MPPA ditutup menguat cukup signifikan sebesar 7% ke level 488, pergerakan MPPA diikuti oleh tingginya volume perdagangan. Kami memperkirakan, saat ini MPPA sudah berada di akhir wave (B) dan akan membentuk awal dari wave (C). Hal ini berarti, MPPA berpeluang melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 470-488

Target Price: 570, 670

Stoploss: below 446


EXCL - Buy on Weakness (3,070)

EXCL ditutup menguat 2,3% ke level 3,070 pada perdagangan kemarin (30/11). Posisi EXCL saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C), sehingga pergerakan EXCL diperkirakan berpotensi melanjutkan penguatannya kembali.

Buy on Weakness: 2,970-3,070

Target Price: 3,270, 3,350

Stoploss: below 2,910


Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online


Rekomendasi Saham BBRI, PTPP, AGII dan BWPT oleh MNC Sekuritas | 25 Juni 2021


MNC Daily Scope Wave

25 Juni 2021

Pada perdagangan kemarin (24/6), IHSG kembali ditutup terkoreksi sebesar 0,4% ke level 6,012, pergerakan IHSG pun tertahan oleh MA60-nya. Kami memperkirakan, selama IHSG masih mampu bertahan di atas level 5,884, maka selanjutnya IHSG masih berpeluang menguat kembali untuk menguji resistance 6,134 terlebih dahulu. Namun demikian, pada skenario merah, bila IHSG menembus 5,884 atau bahkan terburuknya 5,742, maka IHSG rawan terkoreksi ke area 5,500.

Support: 5,884, 5,742

Resistance: 6,134, 6,230

BBRI - Spec Buy (3,990)

Pada perdagangan kemarin (24/6), BBRI ditutup menguat 1,3% ke level 3,990 dan mulai muncul adanya sedikit tekanan beli. Selama BBRI masih mampu bergerak di atas 3,860 sebagai level supportnya, maka posisi BBRI saat ini kami perkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave (5). Hal ini berarti, koreksi BBRI akan relatif terbatas dan berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 3,910-3,990

Target Price: 4,200, 4,390

Stoploss: below 3,860

PTPP - Buy on Weakness (935)

PTPP kembali ditutup terkoreksi sebesar 2,1% ke level 935 pada perdagangan kemarin (24/6), tekanan jual pun juga semakin membesar. Kami perkirakan, saat ini posisi PTPP sedang berada di akhir dari wave 5 dari wave (C) dari wave [B]. Hal ini berarti, koreksi PTPP pun sudah relatif terbatas dan berpeluang untuk berbalik menguat.

Buy on Weakness: 870-925

Target Price: 1,060, 1,300

Stoploss: below 785

AGII - Buy on Weakness (1,370)

AGII ditutup menguat 2,2% ke level 1,370 pada perdagangan kemarin (24/6). Kami memperkirakan posisi AGII saat ini sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C) pada skenario hitam, sehingga AGII masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya. Namun demikian, pada skenario merah, AGII saat ini sudah berada di akhir wave [c] dari wave B sehingga AGII rawan terkoreksi kembali.

Buy on Weakness: 1,240-1,360

Target Price: 1,520, 1,700

Stoploss: below 1,125

BWPT - Sell on Strength (89)

BWPT kembali ditutup terkoreksi sebesar 2,2% ke level 89 pada perdagangan kemarin (24/6). Kami memperkirakan, posisi BWPT saat ini sedang berada di wave [iv] dari wave C dari wave (B), hal ini berarti meskipun menguat namun akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi kembali. Koreksi BWPT ini untuk membentuk wave [v] dari wave C dari wave (B) ke area 80 dan akan terkonfirmasi bila BWPT menembus support di 88.

Sell on Strength: 89-98

Disclaimer On

Rekomendasi Saham ACES, ASII, BBNI dan BWPT oleh Binaartha Sekuritas | 10 Mei 2021


Binaartha Sekuritas Daily

10 Mei 2021

M. Nafan Aji Gusta Utama 

PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area level Rp 1.455–Rp 1.480, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.560, Rp 1.720, Rp 2.100 dan Rp 2.470. Support: Rp 1.435. (RoE: 14.16%; PER: 38.07x; EPS: 41.31; PBV: 5.12x; Beta: 0.68).

PT Astra International Tbk (ASII)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Akumulasi pada area level Rp 5.250–Rp 5.350, dengan target harga secara bertahap di level Rp 5.550, Rp 5.700, Rp 5.850, Rp 6.000, Rp 6.650 dan Rp 7.775. Support: Rp 5.000. (RoE: 7.27%; PER: 14.53x; EPS: 368.20; PBV: 1.06x; Beta: 1.28).

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Akumulasi pada area Rp 5.500 – Rp 5.600, dengan target harga di level Rp 5.725, Rp 6.050, Rp 6.325, Rp 7.425 dan Rp 7.950. Support: Rp 5.450 & Rp 5.200. (RoE: 7.98%; PER: 10.86x; EPS: 515.60; PBV: 0.86x; Beta: 1.96).

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10, MA 20 maupun MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Akumulasi pada area level Rp 1.165–Rp 1.175, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.215, Rp 1.360, Rp 1.505 dan Rp 1.650. Support: Rp 1.140 & Rp 1.070. (RoE: 6.66%; PER: 10.59x; EPS: 111.00; PBV: 0.70x; Beta: 1.63).

PT Eagle High Plantation Tbk (BWPT)

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10, MA 20 maupun MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Akumulasi pada area Rp 113–Rp 116, dengan target harga secara bertahap di level Rp 119, Rp 128, Rp 149 dan Rp 170. Support: Rp 107 & Rp 102. (RoE: -31.00%; PER: -3.35x; EPS: -34.32; PBV: 1.0x; Beta: 2.03).

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area level Rp 6.500 – Rp 6.600, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.925, Rp 7.125, Rp 7.275 dan Rp 7.975. Support: Rp 6.300. (RoE: 13.46%; PER: 35.59; EPS: 185.45; PBV: 4.79x; Beta: 0.82).

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area level Rp 915–Rp 925, dengan target harga secara bertahap di level Rp 960, Rp 1.040 dan Rp 1.120. Support: Rp 900 & Rp 880. (RoE: 1.98%; PER: 74.06x; EPS: 12.49; PBV: 1.47x; Beta: 2.26).

Rekomendasi Saham BSDE, BWPT, GGRM dan HMSP oleh Binaartha Sekuritas | 30 April 2021


Binaartha Sekuritas Daily

30 April 2021

by M. Nafan Aji Gusta Utama

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 20 maupun MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Akumulasi pada area level Rp 1.140 – Rp 1.165, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.180, Rp 1.215, Rp 1.360, Rp 1.505 dan Rp 1.650. Support: Rp 1.140 & Rp 1.070. (RoE: 0.82%; PER: 88.41x; EPS: 13.29; PBV: 0.72x; Beta: 1.63).

PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area Rp 112 – Rp 115, dengan target harga secara bertahap di level Rp 119, Rp 128, Rp 149 dan Rp 170. Support: Rp 107 & Rp 102. (RoE: -31.00%; PER: -3.35x; EPS: -34.32; PBV: 1.04x; Beta: 2.03).

PT Gudang Garam Tbk (GGRM)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. Nafan memberikan saran akumulasi pada area level Rp 36.000 - Rp 36.200, dengan target harga secara bertahap di level Rp 37.200, Rp 39.075, Rp 40.550, Rp 41.600, Rp 46.000, Rp 48.700 dan Rp 66.125. Support: Rp 35.125. (RoE: 13.07%; PER: 8.97x; EPS: 4025.12; PBV: 1.19x; Beta: 0.91).

PT HM Sampoerna (HMSP)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Akumulasi pada area Rp 1.300 – Rp 1.310, dengan target harga secara bertahap di level level Rp 1.365, Rp 1.455, Rp 1.820, Rp 2.190 dan Rp 2.550. Support: Rp 1.260 & Rp 1.085. (RoE: 29.74%; PER: 14.73; EPS: 88.96; PBV: 4.38x; Beta: 1.11).

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area level Rp 6.450 – Rp 6.550, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.650, Rp 6.800, Rp 7.000, Rp 7.325 dan Rp 8.275. Support: Rp 6.450 & Rp 6.300. (RoE: 8.16%; PER: 9.10x; EPS: 733.59; PBV: 0.74x; Beta: 0.57).

Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area level Rp 2.550 – Rp 2.610, dengan target harga secara bertahap di level Rp 2.720, Rp 2.840, Rp 3.130 dan Rp 3.410. Support: Rp 2.550 & Rp 2.490. (RoE: 20.63%; PER: 29.29x; EPS: 89.12; PBV: 6.06x; Beta: 0.53).

Rekomendasi Saham ACES, BMTR, BSDE dan BWPT oleh Binaartha Sekuritas | 31 Maret 2021


Binaartha Sekuritas Daily

31 Maret 2021

oleh M. Nafan Aji Gusta Utama

Ace Hardware (ACES)

Pergerakan harga saham ACES masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola three advancing soldiers candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area level Rp 1.535 – Rp 1.565, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.540, Rp 1.595, Rp 1.815, Rp 2.040 dan Rp 2.260. Support ada di Rp 1.475. Saham ACES ditutup di Rp 1.565. (RoE: 14.16%; PER: 37.52x; EPS: 41.31; PBV: 5.33x; Beta: 0.69).

Astra International (ASII)

Pergerakan harga saham ASII telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Akumulasi pada area level Rp 5.300 – Rp 5.400, dengan target harga secara bertahap di level Rp 5.550, Rp 5.700, Rp 5.850, Rp 6.000, Rp 6.650 dan Rp 7.775. Support ada di Rp 5.000. Saham ASII ditutup di Rp 5.400. (RoE: 8.27%; PER: 13.72x; EPS: 399.11; PBV: 1.13x; Beta: 0.81). 

Astra Otoparts (AUTO)

Pergerakan harga saham AUTO telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi saham AUTO pada area level Rp 1.180 – Rp 1.190, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.240, Rp 1.375 dan Rp 1510. Suppor ada di Rp 1.135. Saham AUTO ditutup di Rp 1.190. (RoE: 0.02%; PER: 2531.91x; EPS: 0.47; PBV: 0.51x; Beta: 1.18).

Global Mediacom (BMTR)

Pergerakan harga saham BMTR telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada area level Rp 260 – Rp 266, dengan target harga secara bertahap di level Rp 280, Rp 320, Rp 360 dan Rp 400. Support ada di Rp 260 dan Rp 240. Saham BMTR ditutup di Rp 266. (RoE: 4.97%; PER: 4.46x; EPS: 60.03; PBV: 0.22x; Beta: 1.89). 

Bumi Serpong Damai (BSDE)

Pergerakan harga saham BSDE masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area level Rp 1.155 – Rp 1.165, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.215, Rp 1.360, Rp 1.505 dan Rp 1.650. Support ada di Rp 1.140 dan Rp 1.070. Saham BSDE ditutup di Rp 1.165. (RoE: 1.82%; PER: 39.45x; EPS: 29.53; PBV: 0.72x; Beta: 1.65). 

Eagle High Plantations (BWPT)

Pergerakan harga saham BWPT telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada area Rp 110 – Rp 112, dengan target harga secara bertahap di level Rp 119, Rp 128, Rp 149 dan Rp 170. Support ada di Rp 107 dan Rp 102. Saham BWPT ditutup di Rp 112. (RoE: -27.07%; PER: -3.57x; EPS: -31.41; PBV: 0.97x; Beta: 2.05). 

Rekomendasi Saham BJBR, UNTR, BWPT dan MNCN oleh Binaartha Sekuritas | 5 Maret 2021


Binaartha Sekuritas Daily

5 Maret 2021

oleh M. Nafan Aji Gusta Utama

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) 

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Akumulasi pada area level Rp 1.570 – Rp 1.585, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.635, Rp 1.685 dan Rp 1.735. Support: Rp 1.560 & Rp 1.535. 

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area level Rp 1.200 – Rp 1.235, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.285, Rp 1.365, Rp 1.430 dan Rp 1.715. Support: Rp 1.150. 

PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area Rp 111 – Rp 114, dengan target harga secara bertahap di level Rp 119, Rp 128, Rp 149 dan Rp 170. Support: Rp 107 & Rp 102.

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN)

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada level Rp 1.090 – Rp 1.105, dengan target harga secara bertahap di Rp 1.160, Rp 1.390 dan Rp 1.620. Support: Rp 1.060 & Rp 985. 

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area Rp 720 – Rp 730, dengan target harga secara bertahap di level Rp 765, Rp 795 dan Rp 825. Support: Rp 705. 

PT United Tractors Tbk (UNTR) 

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area level Rp 22.250 – Rp 22.350, dengan target harga secara bertahap di Rp 22.650, Rp 25.175, Rp 27.725, Rp 30.250 dan Rp 34.500. Support: Rp 22.000, Rp 21. 300 & Rp 20.100.

Rekomendasi Saham ACES, BBTN, BMRI, BNGA, BWPT, HOKI, INCO INTP dan PPRE oleh Binaartha Sekuritas | 1 Februari 2021


Binaartha Sekuritas Daily

1 Februari 2021

Nafan Aji

Ace Hardware (ACES)

Pergerakan harga saham ACES telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham ACES adalah akumulasi beli pada area level Rp 1.540 – Rp 1.560, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.645, Rp 1.720, Rp 1.815, Rp 2.040 dan Rp 2.260. Support ada di Rp 1.540 dan Rp 1.475. Saham ACES ditutup di Rp 1.560. (RoE: 14.16%; PER: 38.61x; EPS: 41.31; PBV: 5.48x; Beta: 0.65). 

Bank Tabungan Negara (BBTN)

Pergerakan harga saham BBTN telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham BBTN adalah akumulasi beli pada area Rp 1.515 – Rp 1.570, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.620, Rp 1.865, Rp 2.110 dan Rp 2.180. Support ada di Rp 1.515 dan Rp 1.435. Saham BBTP ditutup di Rp 1.570. (RoE: 8.34%; PER: 11.04x; EPS: 142.20; PBV: 0.92x; Beta: 2.26). 

Bank Mandiri (BMRI)

Pergerakan harga saham BMRI telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham BMRI adalah akumulasi beli pada area Rp 6.375 – Rp 6.575, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.700, Rp 6.925, Rp 7.275, Rp 7.550, Rp 7.850 dan Rp 8.050. Support ada di Rp 6.375 dan Rp 6.025. Saham BMRI ditutup di Rp 6.575. (RoE: 9.70%; PER: 16.24x; EPS: 404.85; PBV: 1.58x; Beta: 1.51). 

Bank CIMB Niaga (BNGA)

Terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham BNGA. 

Rekomendasi saham BNGA adalah akumulasi beli pada area Rp 825 – Rp 855, dengan target harga secara bertahap di level Rp 880, Rp 935, Rp 1.060 dan Rp 1.185. Support ada di Rp 810 dan Rp 780. Saham BNGA ditutup di Rp 855. (RoE: 6.13%; PER: 8.56x; EPS: 99.84; PBV: 0.52x; Beta: 1.73). 

Eagle High Plantations (BWPT)

Pergerakan harga saham BWPT telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham BWPT adalah akumulasi beli pada area Rp 112 – Rp 113, dengan target harga secara bertahap di level Rp 119, Rp 128, Rp 149 dan Rp 170. Support ada di Rp 112, Rp 107 dan Rp 102. Saham BWPT ditutup di Rp 113. (RoE: -27.07%; PER: -3.69x; EPS: -31.41; PBV: 1.00x; Beta: 2). 

Buyung Poetra Sembada (HOKI)

Pergerakan harga saham HOKI telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham HOKI adalah akumulasi beli pada area level Rp 955 – Rp 1.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.050, Rp 1.160, Rp 1.270 dan Rp 1.385. Support ada di Rp 935. Saham HOKI ditutup di Rp 1.000. (RoE: 5.85%; PER: 62.97x; EPS: 15.88; PBV: 3.66x; Beta: 0.49). 

Vale Indonesia (INCO)

Pergerakan harga INCO masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Rekomendasi saham INCO adalah akumulasi beli pada area level Rp 5.225 – Rp 5.500, dengan target harga secara bertahap di level Rp 5.575 dan Rp 7.225. Support ada di Rp 5.000. Saham INCO ditutup di Rp 5.500. (RoE: 5.02%; PER: 35.72x; EPS: 153.99; PBV: 1.80x; Beta: 1.66). 

Indocement Tunggal Prakasa (INTP)

Terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. 

Rekomendasi saham INTP adalah akumulasi beli pada area level Rp 12.800 – Rp 13.375, dengan target harga secara bertahap di level Rp 13.850, Rp 14.875, Rp 17.250 dan Rp 19.625. Support ada di Rp 12.500. Saham INTP ditutup di Rp 13.375. (RoE: 6.58%; PER: 33.24x; EPS: 402.43; PBV: 2.18x; Beta: 1.39). 

PP Presisi (PPRE)

Terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham PPRE. 

Rekomendasi saham PPRE adalah akumulasi beli pada area level Rp 189 – Rp 198, dengan target harga secara bertahap di level Rp 204, Rp 224, Rp 270 dan Rp 316. Support ada di Rp 189 dan Rp 178. Saham PPRE ditutup di Rp 198. (RoE: 0.78%; PER: 94.69x; EPS: 2.13; PBV: 0.74x; Beta: N/A). 

Rekomendasi Saham BBNI, BBRI, BBTN, BNGA, BWPT, CPIN dan INDF oleh Binaartha Sekuritas | 27 Januari 2021


Binaartha Sekuritas Daily

27 Januari 2021

Nafan Aji


Bank Negara Indonesia (BBNI)

Pergerakan harga saham BBNI telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham BBNI adalah akumulasi beli pada area Rp 5.950 – Rp 6.075, dengan target harga di level Rp 6.150, Rp 6.600, Rp 6.825 dan Rp 7.950. Support ada di Rp 5.950 dan Rp 5.750.  Saham BBNI ditutup di Rp 6.075. (RoE: 5.05%; PER: 19.43x; EPS: 311.32; PBV: 0.98x; Beta: 1.92). 

Bank Rakyat Indonesia (BBRI)

Pergerakan harga saham BBRI telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham BBRI adalah akumulasi beli pada area level Rp 4.620 - Rp 4.650, dengan target harga secara bertahap di level Rp 4.760, Rp 4.840 dan Rp 4.950. Support ada di Rp 4.570 dan Rp 4.450. Saham BBRI ditutup di Rp 4.650. (RoE: 9.50%; PER: 30.43x; EPS: 154.15; PBV: 2.89x; Beta: 1.44).

Bank Tabungan Negara (BBTN)

Pergerakan harga saham BBTN telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham BBTN adalah akumulasi beli pada area Rp 1.670 – Rp 1.710, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.740, Rp 1.805, Rp 1.865, Rp 2.110 dan Rp 2.180. Support ada di Rp 1.620. Saham BBTN ditutup di Rp 1.710. (RoE: 8.34%; PER: 12.06x; EPS: 142.20; PBV: 1.00x; Beta: 2.23).

BPD Jawa Barat dan Banten (BJBR)

Pergerakan harga saham BJBR telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham BJBR adalah akumulasi beli pada area level Rp 1.590 – Rp 1.640, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.670, Rp 1.715, Rp 1.775, Rp 1.910 dan Rp 2.050. Support ada di Rp 1.570 dan Rp 1.505. Saham ditutup di Rp 1.635 (RoE: 13.96%; PER: 10.00x; EPS: 164.99; PBV: 1.40x; Beta: 1.88). 

Bank CIMB Niaga (BNGA)

Pergerakan harga saham BNGA telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi beli untuk saham BNGA adalah akumulasi beli pada area Rp 990 – Rp 925, dengan target harga secara bertahap di level Rp 995, Rp 1.030, Rp 1.060 dan Rp 1.185. Support ada di Rp 880. Saham BNGA ditutup di Rp 925. (RoE: 6.13%; PER: 9.31x; EPS: 99.84; PBV: 0.57x; Beta: 1.73). 

Eagle High Plantations (BWPT)

Pergerakan harga saham BWPT telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Rekomendasi saham BWPT adalah akumulasi beli pada area Rp 112 – Rp 116, dengan target harga secara bertahap di level Rp 119, Rp 128, Rp 149 dan Rp 170. Support ada di Rp 112, Rp 107 dan Rp 102. Saham BWPT ditutup di Rp 116. (RoE: -27.07%; PER: -3.69x; EPS: -31.41; PBV: 1.00x; Beta: 2). 

Charoen Pokphand Indonesia (CPIN)

Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. 

Rekomendasi saham CPIN adalah akumulasi beli pada area level Rp 6.075 – Rp 6.225, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.550, Rp 7.025 dan Rp 7.475. Support ada di Rp 6.075 dan Rp 5.975. Saham CPIN ditutup di Rp 6.200. (RoE: 13.46%; PER: 35.32; EPS: 185.45; PBV: 4.57x; Beta: 0.9). 

Indofood Sukses Makmur (INDF)

Saham INDF ditutup di Rp 6.575. (RoE: 6.57%; PER: 11.56x; EPS: 568.57; PBV: 0.76x; Beta: 0.61). Terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham INDF. 

Rekomendasi saham INDF adalah akumulasi beli pada area level Rp 6.425 – Rp 6.575, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.750, Rp 7.500 dan Rp 8.275. Support ada di Rp 6.425 dan Rp 6.175.

Analisa Saham INDY, ERAA dan BWPT | 27 Januari 2021

PT Indika Energy Tbk (INDY)


Indikator RSI dan MACD kompak bergerak menurun. Candle harga berpotensi menembus lower band. Pergerakan harga saham INDY masih cenderung menurun.

Rekomendasi: Sell

Support: Rp 1.480

Resistance: Rp 1.780

William Surya Wijaya, Indosurya Bersinar Sekuritas


PT Erajaya Swasembada (ERAA)


Indikator RSI menurun. MACD dead cross bersamaan dengan stochastic. Posisi harga Rp 2.860 masih di atas MA pada Rp 2.630. 

Rekomendasi: Buy

Support: Rp 2.630

Resistance: Rp 2.800

William Hartanto, Panin Sekuritas


PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT)


Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga berpeluang terjadi penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Indikator MACD memberi status sell. Indikator RSI memberi status oversold. 

Rekomendasi: Akumulasi beli

Support: Rp 112

Resistance: Rp 119

M. Nafan Aji , Binaartha Sekuritas

Rekomendasi Saham IPOT | MEDC, BWPT, ADRO


IHSG (5.925-5.990) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 5.925 kemudian kemudian 5.890 dengan resist di level 5.990 dan 6.030.
MEDC (Buy) : Target kenaikan harga pada level 735 kemudian 755 dengan support di level 690, cut loss jika break 670.
BWPT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 128 kemudian 133 dengan support di level 117, cut loss jika  break 112.
ADRO (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.345 kemudian 1.375 dengan support di level 1.295, cut loss jika break 1.265.
XBLQ (Sell) : Target pelemahan harga pada level 462 kemudian 459 dengan resist di level 469 dan 472.
XIIT (Sell) : Target pelemahan harga pada level 538 kemudian 534 dengan resist di level 546 dan 550.
XPES (Sell) : Target pelemahan harga pada level 395 kemudian 392 dengan resist di level 400 dan 402.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9lu0

Analisa Saham BWPT | 10 Januari 2020


Saham BWPT pada tanggal 10 Januari 2020 ditutup menguat pada harga 167, breakout dari resistance terdekat, naik 15%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 786% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area prtengahan ke arah atas dan baru saja glden cross. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bullish.

Rekomendasi :
Breakout Buy
Ikuti Trend Hingga Tuntas
Jika turun di bawah 157 maka berpeluang ke 145

www.sahamonline.id
Disclaimer ON

Bandarmologi Saham KEJU, INCO, BWPT, TOWR, LSIP


Thursday (02/01/2020) New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives (Dr Cand., Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas)

IDX Composite 6,253 - 6,346

SUMMARY: STRONG BUY

11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): BUY
STOCH (9,6): BUY
MACD(12,26): BUY
ATR (14): LESS VOLATILITY
ADX (14): BUY
CCI (14): BUY
HIGHS/LOW (14): BUY
VO: BUY
ROC: BUY
WILLIAMS R: OVERBOUGHT
BULLBEAR (13): BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION   


STOCKS PICK:


KEJU 920 - 1,015

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


INCO 3,530 - 3,740

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


BWPT 148 - 174

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


TOWR 775 - 835

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


LSIP 1,465 - 1,510

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
(Dr Cand. ES, CSA®., CIB®-MNCSek/Disc On) For more info www.mncsekuritas.id

Analisa Saham BWPT dan ISAT

Saham BWPT


Daily (Rp94) (RoE: -21,42%; PER: -2,87x; EPS: -32,80; PBV: 0,61x; Beta: 2,07). Terlihat pola white opening bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham.

Baca Juga: Pengertian Bullish Reversal

Rekomendasi:
"Beli" pada kisaran Rp90-95, dengan target harga secara bertahap di level Rp100 dan 106. Support: Rp86.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Saham ISAT


ISAT kembali membentuk pola bearish head and shoulders. Pola ini menandakan bahwa trend naik ISAT berisiko telah berakhir dan ISAT berbalik memasuki fase downtrend. Indikator teknikal MACD yang telah kembali dead cross mendukung prediksi penurunan harga saham ISAT.

Baca juga: Mengenal MACD

Rekomendasi: 
Hindari. Sell kalau punya. Target pelemahan di 2600-2700.
http://www.doktermarket.com/2019/11/isat-berbalik-arah.html