Henderi Djunaidi selaku Direktur Utama PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 24 Oktober 2023.
Henderi Djunaidi Tambah Kepemilikan Saham BWPT
Henderi Djunaidi selaku Direktur Utama PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 24 Oktober 2023.
Eagle High Plantations (BWPT) Siapkan Dana Rp50 Miliar Untuk Buyback Saham
PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) akan melakukan transaksi pembelian saham (buyback saham) yang akan dilaksanakan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).
PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) Siapkan Dana Rp50 Miliar Untuk Buy Back Saham
PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) berencana melakukan transaksi pembelian saham (buy back saham). Buy back saham akan dilaksanakan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).
Rekomendasi Saham ZINC, BWPT dan TINS | 25 Mei 2022
INVESTASI KONTAN25 MEI 2022
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 73,36 poin atau 1,07% ke 6.914,14 pada akhir perdagangan Selasa (24/5). Berikut ini rekomendasi teknikal tiga saham pilihan dari sejumlah analis untuk diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada Rabu(25/5).
1. PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC)
Muncul three white soldier pattern dengan indikator MACD golden cross. Indikator RSI menguat. Namun volume perdagangan ZINC menurun. Indikator stochastic mendekati area jenuh beli.
Rekomendasi: Trading buy
Support: Rp 79
Resistance: Rp 92
Achmad Yaki, BCA Sekuritas
2. PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT)
Kemarin BWPT bergerak menguat terbatas membentuk pola candle doji. Volume transaksi sepi. Pergerakan BWPT downtrend baik jangka menengah maupun pendek. Nampak, sedang mencoba breakout MA20, MA50, dan MA200 di level 80 secara bersama-sama sebagai resistance saat ini untuk mengonfirmasi adanya teknikal rebound. Namun, bila resistance gagal tertembus, ada potensi BWPT bergerak konsolidasi menguji support 70.
Rekomendasi: Buy on breakout
Support: Rp 70
Resistance: Rp 80
Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas
3. PT Timah Tbk (TINS)
Candle terbentuk white crossing yang mengindikasikan penguatan. Namun, penguatan mulai terbatas. Indikator stochastic berada di area overbought. Indikator MACD histogram negatif mengecil.
Rekomendasi: Sell on strength
Support: Rp 1.845
Resistance: Rp 1.760
Dimas W.P. Pratama - NH Korindo Sekuritas
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
Rekomendasi Saham BRMS, ADRO, BSDE dan BWPT oleh MNC SEKURITAS | 14 Februari 2022
MNC Daily Scope Wave14 Februari 2022
IHSG ditutup terkoreksi 0,1% ke level 6,815 pada penutupan pekan kemarin (11/2). Dalam jangka pendeknya, kami memperkirakan IHSG masih berpeluang bergerak menguat untuk menguji rentang 6,824-6,846, namun demikian posisi IHSG masih kami perkirakan berada di awal wave [ii] dari wave C, sehingga IHSG masih rawan koreksi untuk menguji 6,700-6,750. Selama IHSG masih bergerak di atas 6,648 sebagai supportnya, maka IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Support: 6,754, 6,648
Resistance: 6,875, 6,930
BRMS - Spec Buy (144)
BRMS ditutup terkoreksi 2% ke level 144 pada perdagangan Jumat kemarin (11/2). Selama BRMS masih mampu berada di atas 130 sebagai supportnya, maka saat ini posisi BRMS sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C, sehingga BRMS masih berpeluang menguat kembali.
Spec Buy: 140-144
Target Price: 153, 160
Stoploss: below 130
ADRO - Buy on Weakness (2,170)
Pada perdagangan Jumat kemarin (11/2), ADRO ditutup menguat 0,5% ke level 2,170. Kami memperkirakan, posisi ADRO saat ini masih berada pada bagian wave [iv] dari C. Hal ini berarti, ADRO masih rawan terkoreksi terlebih dahulu, koreksi ini dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 2,030-2,130
Target Price: 2,320, 2,500
Stoploss: below 2,000
BSDE - Buy on Weakness (940)
Jumat kemarin (11/2), BSDE ditutup cenderung flat di level 940 dan masih tertahan oleh MA20nya. Kami memperkirakan, posisi BSDE sudah di akhir wave [ii] dari wave C, sehingga koreksi BSDE akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 925-940
Target Price: 1,000, 1,100
Stoploss: below 890
BWPT - Buy on Weakness (79)
BWPT ditutup menguat cukup signifikan, sebesar 5,3% ke level 79 pada perdagangan Jumat kemarin (11/2). Kami memperkirakan, posisi BWPT sudah berada di akhir wave [a] dari wave B, hal ini berarti penguatan BWPT akan relatif terbatas dan rawan koreksi dahulu untuk membentuk wave [b], manfaatkan koreksi wave [b] ini untuk melakukan BoW.
Buy on Weakness: 70-77
Target Price: 88, 100
Stoploss: below 68
Disclaimer On
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
Rekomendasi Saham BBHI, MAPI, ISAT dan BWPT oleh MNC SEKURITAS | 27 Januari 2022
MNCS Daily Scope Wave
27 Januari 2022
IHSG ditutup menguat 0,5% ke level 6,600 pada perdagangan kemarin (26/1) diiringi dengan meningkatnya tekanan beli. Kami masih memperkirakan posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c] di label hitam (skenario terburuknya) atau berada di akhir wave (c) dari wave [e] dari wave B pada pola triangle di label merah. Diperkirakan, penguatan IHSG akan relatif cukup terbatas untuk menguji rentang 6,625-6,650 terlebih dahulu, tetap cermati level support berikutnya di 6,523 dan 6,484, apabila IHSG menembus level tersebut maka terkonfirmasi IHSG sedang berada di wave (iii) label hitam dengan arah koreksi 6,375-6,468.
Support: 6,523, 6,480
Resistance: 6,630, 6,738
BBHI - Buy on Weakness (5,700)
Pada perdagangan kemarin (26/1), BBHI ditutup menguat 0,9% ke level 5,700. Saat ini, kami memperkirakan posisi BBHI sedang berada di wave B dari wave (B), sehingga meskipun terkoreksi akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat kembali membentuk wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: 5,400-5,700
Target Price: 6,300, 7,000
Stoploss: below 5,250
MAPI - Buy on Weakness (755)
MAPI ditutup menguat 2,7% ke level 755 pada perdagangan kemarin (26/1), namun penguatan MAPI masih tertahan oleh MA20 dan MA200. Kami perkirakan, posisi MAPI saat ini sedang berada di awal wave (c) dari wave [b] sehingga MAPI masih berpeluang untuk menguat kembali.
Buy on Weakness: 730-755
Target Price: 800, 830
Stoploss: below 725
ISAT - Buy on Weakness (5,950)
Kemarin (26/1), ISAT ditutup menguat 0,8% ke level 5,950. Posisi ISAT saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (c) dari wave [b] dari wave B, dimana hal ini berarti pergerakan ISAT selanjutnya berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 5,850-5,950
Target Price: 6,150, 6,350
Stoploss: below 5,800
BWPT - Spec Buy (67)
BWPT ditutup flat pada perdagangan kemarin (26/1) di level 67. Selama BWPT tidak terkoreksi ke bawah 64 sebagai supportnya, maka saat ini posisi BWPT sedang berada di awal wave [a] dari wave B. Hal ini berarti, BWPT berpeluang untuk kembali menguat.
Spec Buy: 65-67
Target Price: 79, 88
Stoploss: below 64
Disclaimer On
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
Rekomendasi Saham PTPP, INKP, JPFA dan BWPT oleh MNC SEKURITAS | 10 Januari 2022
MNCS Daily Scope Wave 10 Januari 2022
Rekomendasi Saham LPKR, BWPT, MPPA dan EXCL oleh MNC SEKURITAS | 1 Desember 2021
MNC Daily Scope Wave1 Desember 2021
Pada perdagangan kemarin (30/11), IHSG ditutup terkoreksi 1,1% ke level 6,533, penguatan IHSG pun tertahan oleh MA20 dan sudah mengenai target yang kami berikan pada report kemarin. Saat ini pergerakan IHSG kami perkirakan sedang berada di awal wave [c] dari wave B dan akan lebih terkonfirmasi bila break dari supportnya di 6,480. _Best case_nya, bila tidak break support maka posisi IHSG dapat berada di awal wave (iii) label merah atau akhir wave (b) di label biru, dengan target penguatan di area 6,580-6,620 kembali.
Support: 6,480, 6,392
Resistance: 6,640, 6,750
LPKR - Buy on Weakness (148)
LPKR ditutup menguat 3,5% ke level 148 pada perdagangan kemarin (30/11), penguatan LPKR pun sudah menembus MA20-nya. Kami memperkirakan, posisi LPKR saat ini sedang berada di awal wave 3 dari wave (C), sehingga LPKR masih berpotensi melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 142-148
Target Price: 160, 178
Stoploss: below 140
BWPT - Buy on Weakness (81)
Kemarin (30/11), BWPT ditutup terkoreksi 2,4% ke level 81. Kami perkirakan, pergerakan BWPT saat ini sedang berada di akhir dari wave 2 dari wave (C). Hal ini berarti, koreksi BWPT akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali;
Buy on Weakness: 77-81
Target Price: 90, 99
Stoploss: below 69
MPPA - Spec Buy (488)
Pada perdagangan kemarin (30/11), MPPA ditutup menguat cukup signifikan sebesar 7% ke level 488, pergerakan MPPA diikuti oleh tingginya volume perdagangan. Kami memperkirakan, saat ini MPPA sudah berada di akhir wave (B) dan akan membentuk awal dari wave (C). Hal ini berarti, MPPA berpeluang melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: 470-488
Target Price: 570, 670
Stoploss: below 446
EXCL - Buy on Weakness (3,070)
EXCL ditutup menguat 2,3% ke level 3,070 pada perdagangan kemarin (30/11). Posisi EXCL saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C), sehingga pergerakan EXCL diperkirakan berpotensi melanjutkan penguatannya kembali.
Buy on Weakness: 2,970-3,070
Target Price: 3,270, 3,350
Stoploss: below 2,910
Disclaimer On
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
Rekomendasi Saham BBRI, PTPP, AGII dan BWPT oleh MNC Sekuritas | 25 Juni 2021
MNC Daily Scope Wave
25 Juni 2021
Pada perdagangan kemarin (24/6), IHSG kembali ditutup terkoreksi sebesar 0,4% ke level 6,012, pergerakan IHSG pun tertahan oleh MA60-nya. Kami memperkirakan, selama IHSG masih mampu bertahan di atas level 5,884, maka selanjutnya IHSG masih berpeluang menguat kembali untuk menguji resistance 6,134 terlebih dahulu. Namun demikian, pada skenario merah, bila IHSG menembus 5,884 atau bahkan terburuknya 5,742, maka IHSG rawan terkoreksi ke area 5,500.
Support: 5,884, 5,742
Resistance: 6,134, 6,230
BBRI - Spec Buy (3,990)
Pada perdagangan kemarin (24/6), BBRI ditutup menguat 1,3% ke level 3,990 dan mulai muncul adanya sedikit tekanan beli. Selama BBRI masih mampu bergerak di atas 3,860 sebagai level supportnya, maka posisi BBRI saat ini kami perkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave (5). Hal ini berarti, koreksi BBRI akan relatif terbatas dan berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: 3,910-3,990
Target Price: 4,200, 4,390
Stoploss: below 3,860
PTPP - Buy on Weakness (935)
PTPP kembali ditutup terkoreksi sebesar 2,1% ke level 935 pada perdagangan kemarin (24/6), tekanan jual pun juga semakin membesar. Kami perkirakan, saat ini posisi PTPP sedang berada di akhir dari wave 5 dari wave (C) dari wave [B]. Hal ini berarti, koreksi PTPP pun sudah relatif terbatas dan berpeluang untuk berbalik menguat.
Buy on Weakness: 870-925
Target Price: 1,060, 1,300
Stoploss: below 785
AGII - Buy on Weakness (1,370)
AGII ditutup menguat 2,2% ke level 1,370 pada perdagangan kemarin (24/6). Kami memperkirakan posisi AGII saat ini sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C) pada skenario hitam, sehingga AGII masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya. Namun demikian, pada skenario merah, AGII saat ini sudah berada di akhir wave [c] dari wave B sehingga AGII rawan terkoreksi kembali.
Buy on Weakness: 1,240-1,360
Target Price: 1,520, 1,700
Stoploss: below 1,125
BWPT - Sell on Strength (89)
BWPT kembali ditutup terkoreksi sebesar 2,2% ke level 89 pada perdagangan kemarin (24/6). Kami memperkirakan, posisi BWPT saat ini sedang berada di wave [iv] dari wave C dari wave (B), hal ini berarti meskipun menguat namun akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi kembali. Koreksi BWPT ini untuk membentuk wave [v] dari wave C dari wave (B) ke area 80 dan akan terkonfirmasi bila BWPT menembus support di 88.
Sell on Strength: 89-98
Disclaimer On
Rekomendasi Saham ACES, ASII, BBNI dan BWPT oleh Binaartha Sekuritas | 10 Mei 2021
Binaartha Sekuritas Daily
10 Mei 2021
M. Nafan Aji Gusta Utama
PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES)
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
Akumulasi pada area level Rp 1.455–Rp 1.480, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.560, Rp 1.720, Rp 2.100 dan Rp 2.470. Support: Rp 1.435. (RoE: 14.16%; PER: 38.07x; EPS: 41.31; PBV: 5.12x; Beta: 0.68).
PT Astra International Tbk (ASII)
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar.
Akumulasi pada area level Rp 5.250–Rp 5.350, dengan target harga secara bertahap di level Rp 5.550, Rp 5.700, Rp 5.850, Rp 6.000, Rp 6.650 dan Rp 7.775. Support: Rp 5.000. (RoE: 7.27%; PER: 14.53x; EPS: 368.20; PBV: 1.06x; Beta: 1.28).
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar.
Akumulasi pada area Rp 5.500 – Rp 5.600, dengan target harga di level Rp 5.725, Rp 6.050, Rp 6.325, Rp 7.425 dan Rp 7.950. Support: Rp 5.450 & Rp 5.200. (RoE: 7.98%; PER: 10.86x; EPS: 515.60; PBV: 0.86x; Beta: 1.96).
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10, MA 20 maupun MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar.
Akumulasi pada area level Rp 1.165–Rp 1.175, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.215, Rp 1.360, Rp 1.505 dan Rp 1.650. Support: Rp 1.140 & Rp 1.070. (RoE: 6.66%; PER: 10.59x; EPS: 111.00; PBV: 0.70x; Beta: 1.63).
PT Eagle High Plantation Tbk (BWPT)
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10, MA 20 maupun MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar.
Akumulasi pada area Rp 113–Rp 116, dengan target harga secara bertahap di level Rp 119, Rp 128, Rp 149 dan Rp 170. Support: Rp 107 & Rp 102. (RoE: -31.00%; PER: -3.35x; EPS: -34.32; PBV: 1.0x; Beta: 2.03).
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
Akumulasi pada area level Rp 6.500 – Rp 6.600, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.925, Rp 7.125, Rp 7.275 dan Rp 7.975. Support: Rp 6.300. (RoE: 13.46%; PER: 35.59; EPS: 185.45; PBV: 4.79x; Beta: 0.82).
PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
Akumulasi pada area level Rp 915–Rp 925, dengan target harga secara bertahap di level Rp 960, Rp 1.040 dan Rp 1.120. Support: Rp 900 & Rp 880. (RoE: 1.98%; PER: 74.06x; EPS: 12.49; PBV: 1.47x; Beta: 2.26).
Rekomendasi Saham BSDE, BWPT, GGRM dan HMSP oleh Binaartha Sekuritas | 30 April 2021
Binaartha Sekuritas Daily
30 April 2021
by M. Nafan Aji Gusta Utama
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 20 maupun MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar.
Akumulasi pada area level Rp 1.140 – Rp 1.165, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.180, Rp 1.215, Rp 1.360, Rp 1.505 dan Rp 1.650. Support: Rp 1.140 & Rp 1.070. (RoE: 0.82%; PER: 88.41x; EPS: 13.29; PBV: 0.72x; Beta: 1.63).
PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT)
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
Akumulasi pada area Rp 112 – Rp 115, dengan target harga secara bertahap di level Rp 119, Rp 128, Rp 149 dan Rp 170. Support: Rp 107 & Rp 102. (RoE: -31.00%; PER: -3.35x; EPS: -34.32; PBV: 1.04x; Beta: 2.03).
PT Gudang Garam Tbk (GGRM)
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. Nafan memberikan saran akumulasi pada area level Rp 36.000 - Rp 36.200, dengan target harga secara bertahap di level Rp 37.200, Rp 39.075, Rp 40.550, Rp 41.600, Rp 46.000, Rp 48.700 dan Rp 66.125. Support: Rp 35.125. (RoE: 13.07%; PER: 8.97x; EPS: 4025.12; PBV: 1.19x; Beta: 0.91).
PT HM Sampoerna (HMSP)
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar.
Akumulasi pada area Rp 1.300 – Rp 1.310, dengan target harga secara bertahap di level level Rp 1.365, Rp 1.455, Rp 1.820, Rp 2.190 dan Rp 2.550. Support: Rp 1.260 & Rp 1.085. (RoE: 29.74%; PER: 14.73; EPS: 88.96; PBV: 4.38x; Beta: 1.11).
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
Akumulasi pada area level Rp 6.450 – Rp 6.550, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.650, Rp 6.800, Rp 7.000, Rp 7.325 dan Rp 8.275. Support: Rp 6.450 & Rp 6.300. (RoE: 8.16%; PER: 9.10x; EPS: 733.59; PBV: 0.74x; Beta: 0.57).
Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
Akumulasi pada area level Rp 2.550 – Rp 2.610, dengan target harga secara bertahap di level Rp 2.720, Rp 2.840, Rp 3.130 dan Rp 3.410. Support: Rp 2.550 & Rp 2.490. (RoE: 20.63%; PER: 29.29x; EPS: 89.12; PBV: 6.06x; Beta: 0.53).
Rekomendasi Saham ACES, BMTR, BSDE dan BWPT oleh Binaartha Sekuritas | 31 Maret 2021
Binaartha Sekuritas Daily
31 Maret 2021
oleh M. Nafan Aji Gusta Utama
Ace Hardware (ACES)
Pergerakan harga saham ACES masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola three advancing soldiers candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
Akumulasi pada area level Rp 1.535 – Rp 1.565, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.540, Rp 1.595, Rp 1.815, Rp 2.040 dan Rp 2.260. Support ada di Rp 1.475. Saham ACES ditutup di Rp 1.565. (RoE: 14.16%; PER: 37.52x; EPS: 41.31; PBV: 5.33x; Beta: 0.69).
Astra International (ASII)
Pergerakan harga saham ASII telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Akumulasi pada area level Rp 5.300 – Rp 5.400, dengan target harga secara bertahap di level Rp 5.550, Rp 5.700, Rp 5.850, Rp 6.000, Rp 6.650 dan Rp 7.775. Support ada di Rp 5.000. Saham ASII ditutup di Rp 5.400. (RoE: 8.27%; PER: 13.72x; EPS: 399.11; PBV: 1.13x; Beta: 0.81).
Astra Otoparts (AUTO)
Pergerakan harga saham AUTO telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Akumulasi saham AUTO pada area level Rp 1.180 – Rp 1.190, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.240, Rp 1.375 dan Rp 1510. Suppor ada di Rp 1.135. Saham AUTO ditutup di Rp 1.190. (RoE: 0.02%; PER: 2531.91x; EPS: 0.47; PBV: 0.51x; Beta: 1.18).
Global Mediacom (BMTR)
Pergerakan harga saham BMTR telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Akumulasi pada area level Rp 260 – Rp 266, dengan target harga secara bertahap di level Rp 280, Rp 320, Rp 360 dan Rp 400. Support ada di Rp 260 dan Rp 240. Saham BMTR ditutup di Rp 266. (RoE: 4.97%; PER: 4.46x; EPS: 60.03; PBV: 0.22x; Beta: 1.89).
Bumi Serpong Damai (BSDE)
Pergerakan harga saham BSDE masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
Akumulasi pada area level Rp 1.155 – Rp 1.165, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.215, Rp 1.360, Rp 1.505 dan Rp 1.650. Support ada di Rp 1.140 dan Rp 1.070. Saham BSDE ditutup di Rp 1.165. (RoE: 1.82%; PER: 39.45x; EPS: 29.53; PBV: 0.72x; Beta: 1.65).
Eagle High Plantations (BWPT)
Pergerakan harga saham BWPT telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Akumulasi pada area Rp 110 – Rp 112, dengan target harga secara bertahap di level Rp 119, Rp 128, Rp 149 dan Rp 170. Support ada di Rp 107 dan Rp 102. Saham BWPT ditutup di Rp 112. (RoE: -27.07%; PER: -3.57x; EPS: -31.41; PBV: 0.97x; Beta: 2.05).
Rekomendasi Saham BJBR, UNTR, BWPT dan MNCN oleh Binaartha Sekuritas | 5 Maret 2021
Binaartha Sekuritas Daily
5 Maret 2021
oleh M. Nafan Aji Gusta Utama
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR)
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Akumulasi pada area level Rp 1.570 – Rp 1.585, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.635, Rp 1.685 dan Rp 1.735. Support: Rp 1.560 & Rp 1.535.
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
Akumulasi pada area level Rp 1.200 – Rp 1.235, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.285, Rp 1.365, Rp 1.430 dan Rp 1.715. Support: Rp 1.150.
PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT)
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
Akumulasi pada area Rp 111 – Rp 114, dengan target harga secara bertahap di level Rp 119, Rp 128, Rp 149 dan Rp 170. Support: Rp 107 & Rp 102.
PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN)
Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Akumulasi pada level Rp 1.090 – Rp 1.105, dengan target harga secara bertahap di Rp 1.160, Rp 1.390 dan Rp 1.620. Support: Rp 1.060 & Rp 985.
PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS)
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
Akumulasi pada area Rp 720 – Rp 730, dengan target harga secara bertahap di level Rp 765, Rp 795 dan Rp 825. Support: Rp 705.
PT United Tractors Tbk (UNTR)
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
Akumulasi pada area level Rp 22.250 – Rp 22.350, dengan target harga secara bertahap di Rp 22.650, Rp 25.175, Rp 27.725, Rp 30.250 dan Rp 34.500. Support: Rp 22.000, Rp 21. 300 & Rp 20.100.
Rekomendasi Saham ACES, BBTN, BMRI, BNGA, BWPT, HOKI, INCO INTP dan PPRE oleh Binaartha Sekuritas | 1 Februari 2021
Binaartha Sekuritas Daily
1 Februari 2021
Nafan Aji
Ace Hardware (ACES)
Pergerakan harga saham ACES telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Rekomendasi saham ACES adalah akumulasi beli pada area level Rp 1.540 – Rp 1.560, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.645, Rp 1.720, Rp 1.815, Rp 2.040 dan Rp 2.260. Support ada di Rp 1.540 dan Rp 1.475. Saham ACES ditutup di Rp 1.560. (RoE: 14.16%; PER: 38.61x; EPS: 41.31; PBV: 5.48x; Beta: 0.65).
Bank Tabungan Negara (BBTN)
Pergerakan harga saham BBTN telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Rekomendasi saham BBTN adalah akumulasi beli pada area Rp 1.515 – Rp 1.570, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.620, Rp 1.865, Rp 2.110 dan Rp 2.180. Support ada di Rp 1.515 dan Rp 1.435. Saham BBTP ditutup di Rp 1.570. (RoE: 8.34%; PER: 11.04x; EPS: 142.20; PBV: 0.92x; Beta: 2.26).
Bank Mandiri (BMRI)
Pergerakan harga saham BMRI telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Rekomendasi saham BMRI adalah akumulasi beli pada area Rp 6.375 – Rp 6.575, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.700, Rp 6.925, Rp 7.275, Rp 7.550, Rp 7.850 dan Rp 8.050. Support ada di Rp 6.375 dan Rp 6.025. Saham BMRI ditutup di Rp 6.575. (RoE: 9.70%; PER: 16.24x; EPS: 404.85; PBV: 1.58x; Beta: 1.51).
Bank CIMB Niaga (BNGA)
Terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham BNGA.
Rekomendasi saham BNGA adalah akumulasi beli pada area Rp 825 – Rp 855, dengan target harga secara bertahap di level Rp 880, Rp 935, Rp 1.060 dan Rp 1.185. Support ada di Rp 810 dan Rp 780. Saham BNGA ditutup di Rp 855. (RoE: 6.13%; PER: 8.56x; EPS: 99.84; PBV: 0.52x; Beta: 1.73).
Eagle High Plantations (BWPT)
Pergerakan harga saham BWPT telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Rekomendasi saham BWPT adalah akumulasi beli pada area Rp 112 – Rp 113, dengan target harga secara bertahap di level Rp 119, Rp 128, Rp 149 dan Rp 170. Support ada di Rp 112, Rp 107 dan Rp 102. Saham BWPT ditutup di Rp 113. (RoE: -27.07%; PER: -3.69x; EPS: -31.41; PBV: 1.00x; Beta: 2).
Buyung Poetra Sembada (HOKI)
Pergerakan harga saham HOKI telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Rekomendasi saham HOKI adalah akumulasi beli pada area level Rp 955 – Rp 1.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.050, Rp 1.160, Rp 1.270 dan Rp 1.385. Support ada di Rp 935. Saham HOKI ditutup di Rp 1.000. (RoE: 5.85%; PER: 62.97x; EPS: 15.88; PBV: 3.66x; Beta: 0.49).
Vale Indonesia (INCO)
Pergerakan harga INCO masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
Rekomendasi saham INCO adalah akumulasi beli pada area level Rp 5.225 – Rp 5.500, dengan target harga secara bertahap di level Rp 5.575 dan Rp 7.225. Support ada di Rp 5.000. Saham INCO ditutup di Rp 5.500. (RoE: 5.02%; PER: 35.72x; EPS: 153.99; PBV: 1.80x; Beta: 1.66).
Indocement Tunggal Prakasa (INTP)
Terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham.
Rekomendasi saham INTP adalah akumulasi beli pada area level Rp 12.800 – Rp 13.375, dengan target harga secara bertahap di level Rp 13.850, Rp 14.875, Rp 17.250 dan Rp 19.625. Support ada di Rp 12.500. Saham INTP ditutup di Rp 13.375. (RoE: 6.58%; PER: 33.24x; EPS: 402.43; PBV: 2.18x; Beta: 1.39).
PP Presisi (PPRE)
Terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham PPRE.
Rekomendasi saham PPRE adalah akumulasi beli pada area level Rp 189 – Rp 198, dengan target harga secara bertahap di level Rp 204, Rp 224, Rp 270 dan Rp 316. Support ada di Rp 189 dan Rp 178. Saham PPRE ditutup di Rp 198. (RoE: 0.78%; PER: 94.69x; EPS: 2.13; PBV: 0.74x; Beta: N/A).
Rekomendasi Saham BBNI, BBRI, BBTN, BNGA, BWPT, CPIN dan INDF oleh Binaartha Sekuritas | 27 Januari 2021
Binaartha Sekuritas Daily
27 Januari 2021
Nafan Aji
Bank Negara Indonesia (BBNI)
Pergerakan harga saham BBNI telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Rekomendasi saham BBNI adalah akumulasi beli pada area Rp 5.950 – Rp 6.075, dengan target harga di level Rp 6.150, Rp 6.600, Rp 6.825 dan Rp 7.950. Support ada di Rp 5.950 dan Rp 5.750. Saham BBNI ditutup di Rp 6.075. (RoE: 5.05%; PER: 19.43x; EPS: 311.32; PBV: 0.98x; Beta: 1.92).
Bank Rakyat Indonesia (BBRI)
Pergerakan harga saham BBRI telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Rekomendasi saham BBRI adalah akumulasi beli pada area level Rp 4.620 - Rp 4.650, dengan target harga secara bertahap di level Rp 4.760, Rp 4.840 dan Rp 4.950. Support ada di Rp 4.570 dan Rp 4.450. Saham BBRI ditutup di Rp 4.650. (RoE: 9.50%; PER: 30.43x; EPS: 154.15; PBV: 2.89x; Beta: 1.44).
Bank Tabungan Negara (BBTN)
Pergerakan harga saham BBTN telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Rekomendasi saham BBTN adalah akumulasi beli pada area Rp 1.670 – Rp 1.710, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.740, Rp 1.805, Rp 1.865, Rp 2.110 dan Rp 2.180. Support ada di Rp 1.620. Saham BBTN ditutup di Rp 1.710. (RoE: 8.34%; PER: 12.06x; EPS: 142.20; PBV: 1.00x; Beta: 2.23).
BPD Jawa Barat dan Banten (BJBR)
Pergerakan harga saham BJBR telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Rekomendasi saham BJBR adalah akumulasi beli pada area level Rp 1.590 – Rp 1.640, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.670, Rp 1.715, Rp 1.775, Rp 1.910 dan Rp 2.050. Support ada di Rp 1.570 dan Rp 1.505. Saham ditutup di Rp 1.635 (RoE: 13.96%; PER: 10.00x; EPS: 164.99; PBV: 1.40x; Beta: 1.88).
Bank CIMB Niaga (BNGA)
Pergerakan harga saham BNGA telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Rekomendasi beli untuk saham BNGA adalah akumulasi beli pada area Rp 990 – Rp 925, dengan target harga secara bertahap di level Rp 995, Rp 1.030, Rp 1.060 dan Rp 1.185. Support ada di Rp 880. Saham BNGA ditutup di Rp 925. (RoE: 6.13%; PER: 9.31x; EPS: 99.84; PBV: 0.57x; Beta: 1.73).
Eagle High Plantations (BWPT)
Pergerakan harga saham BWPT telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.
Rekomendasi saham BWPT adalah akumulasi beli pada area Rp 112 – Rp 116, dengan target harga secara bertahap di level Rp 119, Rp 128, Rp 149 dan Rp 170. Support ada di Rp 112, Rp 107 dan Rp 102. Saham BWPT ditutup di Rp 116. (RoE: -27.07%; PER: -3.69x; EPS: -31.41; PBV: 1.00x; Beta: 2).
Charoen Pokphand Indonesia (CPIN)
Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham.
Rekomendasi saham CPIN adalah akumulasi beli pada area level Rp 6.075 – Rp 6.225, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.550, Rp 7.025 dan Rp 7.475. Support ada di Rp 6.075 dan Rp 5.975. Saham CPIN ditutup di Rp 6.200. (RoE: 13.46%; PER: 35.32; EPS: 185.45; PBV: 4.57x; Beta: 0.9).
Indofood Sukses Makmur (INDF)
Saham INDF ditutup di Rp 6.575. (RoE: 6.57%; PER: 11.56x; EPS: 568.57; PBV: 0.76x; Beta: 0.61). Terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham INDF.
Rekomendasi saham INDF adalah akumulasi beli pada area level Rp 6.425 – Rp 6.575, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.750, Rp 7.500 dan Rp 8.275. Support ada di Rp 6.425 dan Rp 6.175.
Analisa Saham INDY, ERAA dan BWPT | 27 Januari 2021
PT Indika Energy Tbk (INDY)
Indikator RSI dan MACD kompak bergerak menurun. Candle harga berpotensi menembus lower band. Pergerakan harga saham INDY masih cenderung menurun.
Rekomendasi: Sell
Support: Rp 1.480
Resistance: Rp 1.780
William Surya Wijaya, Indosurya Bersinar Sekuritas
PT Erajaya Swasembada (ERAA)
Indikator RSI menurun. MACD dead cross bersamaan dengan stochastic. Posisi harga Rp 2.860 masih di atas MA pada Rp 2.630.
Rekomendasi: Buy
Support: Rp 2.630
Resistance: Rp 2.800
William Hartanto, Panin Sekuritas
PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT)
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga berpeluang terjadi penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Indikator MACD memberi status sell. Indikator RSI memberi status oversold.
Rekomendasi: Akumulasi beli
Support: Rp 112
Resistance: Rp 119
M. Nafan Aji , Binaartha Sekuritas
Rekomendasi Saham IPOT | MEDC, BWPT, ADRO
Analisa Saham BWPT | 10 Januari 2020
Bandarmologi Saham KEJU, INCO, BWPT, TOWR, LSIP
Thursday (02/01/2020) New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives (Dr Cand., Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas)
IDX Composite 6,253 - 6,346
SUMMARY: STRONG BUY11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): BUY
STOCH (9,6): BUY
MACD(12,26): BUY
ATR (14): LESS VOLATILITY
ADX (14): BUY
CCI (14): BUY
HIGHS/LOW (14): BUY
VO: BUY
ROC: BUY
WILLIAMS R: OVERBOUGHT
BULLBEAR (13): BUY
BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
STOCKS PICK:
KEJU 920 - 1,015
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUYBANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
INCO 3,530 - 3,740
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUYBANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
BWPT 148 - 174
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUYBANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
TOWR 775 - 835
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUYBANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
LSIP 1,465 - 1,510
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUYBANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION
NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION
(Dr Cand. ES, CSA®., CIB®-MNCSek/Disc On) For more info www.mncsekuritas.id
Analisa Saham BWPT dan ISAT
Saham BWPT
Daily (Rp94) (RoE: -21,42%; PER: -2,87x; EPS: -32,80; PBV: 0,61x; Beta: 2,07). Terlihat pola white opening bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham.
Baca Juga: Pengertian Bullish Reversal
Rekomendasi:
"Beli" pada kisaran Rp90-95, dengan target harga secara bertahap di level Rp100 dan 106. Support: Rp86.
.png)
.png)
.jpg)















