google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham William Hartanto | 23 Januari 2019 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham William Hartanto | 23 Januari 2019

WH Project Outlook 23 Januari 2019

IHSG ditutup menguat sebesar 17.72 poin (+0.27%) menuju level 6468.15 pada perdagangan hari Selasa 22 Januari 2019.

MENEMBUS 6500?

IHSG kembali diperdagangkan dengan pola: menguat di pembukaan, melemah di pertengahan, dan menguat kembali di penutupan. Hal ini menunjukkan bahwa investor asing masih melakukan re-akumulasi pada saham-saham tertentu. Dan karena aksi ini berhasil menggerakkan IHSG maka saham-saham yang dapat menjadi “tersangka” dalam re-akumulasi ini adalah tidak lain dari saham-saham blue chips.

Manfaatkan momen ini, tidak sering ada kesempatan dimana IHSG tidak bisa dipengaruhi oleh sentimen apapun dan tetap naik karena dana asing terus masuk ke Indonesia.

Rilis data ekonomi negara lain sudah menunjukkan sinyal pelemahan. Asing terus masuk ke IHSG, dan akan menjadi jackpot besar jika ekonomi Indonesia ternyata tetap stabil atau justru menguat. Jika hal ini terjadi maka arus dana asing yang masuk ke IHSG akan lebih besar dari jumlah terbesar yang pernah dicapai.


Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?

Secara teknikal IHSG kokoh bertahan di atas MA5 yang menunjukkan kokohnya uptrend yang dibentuk. Maka tidak perlu khawatir, selama IHSG bertahan di atas MA5 ini maka kesempatan untuk trading selalu ada.

IHSG VIEW

IHSG berpotensi menguat dalam range 6420 s/d 6500.

REKOMENDASI SAHAM

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading hari ini: PPRO, PTPP, JPFA, MAIN, PTSN, INTP, BBCA.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...