google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham BBRI | BRI DORONG PENYALURAN KREDIT USAHA RAKYAT Langsung ke konten utama

Berita Saham BBRI | BRI DORONG PENYALURAN KREDIT USAHA RAKYAT


IQPlus,(11/02) - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero Tbk berkomitmen untuk mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), salah satunya melalui KUR Peternakan Rakyat yang merupakan skema baru dari pemerintah.

Direktur Mikro dan Kecil BRI Priyastomo mengatakan bahwa dalam Penyaluran KUR Peternakan Rakyat di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, pihaknya menyerahkan secara simbolis pinjaman senilai Rp631 juta kepada enam peternak.

"Kami berupaya untuk menyukseskan program KUR termasuk KUR Khusus Peternakan Rakyat sebagai bentuk komitmen BRI untuk mendukung program-program pemerintah, yang bertujuan untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan dengan langsung menyentuh akar rumput," kata Priyastomo, Sabtu.

Selain menyerahkan secara simbolis KUR Khusus Peternakan Rakyat kepada enam peternak senilai total Rp631 juta tersebut, BRI juga memberi bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa lima instalasi biogas dan empat mesin pencacah pakan ternak kepada para kelompok peternak di Kabupaten Malang.

Khusus untuk KUR Peternakan Rakyat itu sendiri, sepanjang tahun 2018, BRI telah menyalurkan sebesar Rp4,2 triliun kepada lebih dari 190 ribu peternak. Penyaluran terbesar berada di Provinsi Jawa Tengah mencapai 24 persen, Jawa Timur 22 persen, Sulawesi Selatan 16 persen, dan Lampung 10 persen.

"Wilayah tersebut merupakan wilayah yang potensial dalam sektor peternakan," kata Priyastomo.

KUR Khusus Peternakan Rakyat diluncurkan dalam rangka mendukung KUR sektor produksi. Tak hanya itu, KUR ini merupakan salah satu bentuk dukungan pembiayaan kepada peternak untuk mengembangkan usahanya dengan pola khusus.(end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...