google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo UNTR | United Tractor Lakukan Bisnis Pengangkutan Batubara Langsung ke konten utama

UNTR | United Tractor Lakukan Bisnis Pengangkutan Batubara


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT United Tractors Tbk (UNTR) akan mengembangkan bisnis anak usaha di bidang jasa pengangkutan batubara lewat sungai. Anak perusahaan yang bernama PT Patria Maritime Line (PML) ini mendapatkan pinjaman sebesar Rp 280 miliar dari United Tractors. Dana pinjaman tersebut akan digunakan membeli kapal.

Asal tahu saja PML adalah anak usaha dari PT United Tractors Pandu Enggineering, yang 100% sahamnya dimiliki UNTR. Sekretaris Perusahaan Sara Loebis menjelaskan, pinjaman tersebut akan digunakan PML sebagai modal kerja.

"PML adalah anak usaha dengan bidang yang bergerak di jasa pengangkutan batubara lewat sungai. Jadi modal yang dipinjamkan untuk membeli kapal tunda (tugboat) dan kapal tongkang (barge)," jelas dia kepada KONTAN.

Pinjaman yang diberikan kepada anak usahanya ini bersifat term loan dengan bunga JIBOR + 0,5%. Sara mengakui, selama ini kontribusi Patria Maritime Line terhadap kinerja UNTR tidak terlalu besar karena hanya sebagai cucu perusahaan.

Tapi Sara menyebutkan, secara bisnis akan lebih menguntungkan memberi pinjaman ke PML dibanding menyimpan kas di bank dengan kondisi bunga deposito bank saat ini. Namun menurut Sara, pinjaman tersebut belum akan ditambah lagi. "Belum ada rencana memberikan pinjaman lagi kepada PML," kata dia.

Hingga akhir tahun, UNTR menargetkan menjual alat berat sebanyak 4.000 unit. Hingga empat bulan di tahun ini, UNTR telah mencatat penjualan alat berat sebanyak 1.442 unit. Pada perdagangan Rabu (12/6), harga saham UNTR ditutup menguat 0,28% menjadi Rp 26.775 per saham.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...