google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham INDY, MIKA, WIKA, ISAT | MNC Sekuritas Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham INDY, MIKA, WIKA, ISAT | MNC Sekuritas


MNC Daily Scope Wave
21 Oktober 2019

Pekan lalu (18/10), IHSG ditutup pada level 6,191, menguat 0,2%. View kami untuk IHSG belum berubah, selama IHSG belum menguat menembus level 6,283. Posisi IHSG saat ini kami perkirakan masih berada di wave (iv), dimana penguatan IHSG sudah terbatas dan rentan terkoreksi. Area koreksi terdekat IHSG kami perkirakan berada pada area 6,100-6,050.
Support: 6,130, 6,050
Resistance: 6,250, 6,340

INDY - Buy on Weakness (1,390)
INDY ditutup menguat 5,7% di level 1,390 pada pekan lalu (18/10). Saat ini posisi INDY kami perkirakan sedang berada pada awal wave (C), dimana penguatan INDY kami perkirakan masih dapat berlanjut.
Buy on Weakness: 1,300-1,375
Target Price: 1,530, 1,600
Stoploss: below 1,245

MIKA - Buy on Weakness (2,850)
Penguatan MIKA yang terjadi pekan lalu, kami perkirakan merupakan awal dari wave 5 dari wave (C). Dengan demikian, MIKA masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 2,740-2,800
Target Price: 3,100, 3,250
Stoploss: below 2,620

WIKA - Buy on Weakness (2,000)
Posisi WIKA saat ini kami perkirakan sedang berada pada awal wave (C), dimana WIKA berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1,880-1,960
Target Price: 2,150, 2,220
Stoploss: below 1,815

ISAT - Sell on Strength (3,100)
Pekan lalu (18/10), ISAT ditutup melemah 2,5% pada level 3,100, dan target price rekomendasi kami pada tanggal 15 Oktober lalu juga sudah tercapai. Saat ini kami memperkirakan ISAT sedang berada pada wave Y, dimana ISAT masih berpotensi untuk kembali terkoreksi. Perhatikan area 2,800 dan 2,130 sebagai area koreksi.
Sell on Strength: 3,100-3,260

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...