google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | ACES, JPTE, JSMR, SIDO Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | ACES, JPTE, JSMR, SIDO



Daily Technical 28 Oktober 2019

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Senin 28 Oktober 2019.

IHSG ditutup menurun sebesar -87,30 poin (-1.37%) menuju level 6.252,34 pada perdagangan hari Jumat 25 Oktober 2019 kemarin. Penurunan yang wajar menimbang dari sudah tingginya penguatan IHSG lebih dari sepekan, dan sekaligus menutup gap yang tertinggal pada masa euforia pemilihan menteri. Posisi yang masih bertahan di atas support MA5 menjadi pijakan untuk IHSG yang mana mengindikasikan bahwa masih terbuka peluang untuk rebound.
Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 6.220 s/d 6.300.

ACES
Testing Pattern: Menguji kembali pola symmetrical triangle yang pernah terkonfirmasi sebelumnya.
Rekomendasi: Buy 1800 s/d 1810, TP 1880 s/d 1900, stop loss <1750 .="" p="">

JSMR
Sideways Trend: Masih bergerak dalam tren sideways dengan range pada 5500 s/d 6225.
Rekomendasi: Trading range pada 5500 s/d 6225, dengan stop loss pada saat menurun di bawah 5250.

JTPE
Momentum Indicator: Berpotensi membentuk golden cross MA5 dengan MA20 (bagian dilingkari pada gambar) pada 935.
Rekomendasi: Buy 935 s/d 965, TP 1000 s/d 1050, stop loss <900 .="" p="">

SIDO
Technical Pattern: Membentuk pola three white soldiers yang mengindikasikan penguatan lanjutan.
Rekomendasi: Buy 1200 s/d 1225, TP 1300, stop loss <1100 .="" p="">

Semoga bermanfaat, happy trading!

Best Regards,
Panin Sekuritas

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

Info Pasar : Prospek Alumunium, 16 Maret 2017

Prospek cerah, harga aluminium tahun ini bisa naik JAKARTA. Pasca koreksi yang cukup dalam, harga aluminium perlahan bangkit. Rabu (15/3) pukul 09.49 WIB, harga aluminium kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange naik 0,40% ke level US$ 1.867 per metrik ton dibanding hari sebelumnya. Tapi dalam sepekan, harga aluminium terkikis 0,53%. Harga aluminium menguat berkat naiknya produksi industri China. Produksi industri China di Februari 2017 tumbuh 6,3%, lebih tinggi ketimbang pertumbuhan bulan sebelumnya yang cuma 6%. Ibrahim, Direktur Garuda Berjangka, bilang, data ekonomi dari China tersebut menjadi pendorong utama kenaikan harga aluminium. Maklum, hal ini menimbulkan harapan permintaan aluminium dari Negeri Tirai Bambu akan semakin tinggi. Selain itu, kurs dollar Amerika Serikat (AS) yang turun juga mendongkrak harga. "Dollar AS melemah menjelang pengumuman hasil FOMC pada Kamis dini hari nanti," ujar Ibrahim, Rabu (15/3). Penyebabnya, pelaku pasar mela...

Kisah Pedagang Kopi di Perbatasan RI Beromzet Rp 2 Juta/Hari

Senyum mengembang selalu nampak di raut wajah Siti Badriyah. Perempuan berhijab asal Jawa Tengah itu sudah tinggal di kawasan perbatasan Papua sejak umur 7 tahun. Ia membuka usaha makanan dan kopi keliling di tapal batas Indonesia dengan Papua Nugini. Kalau di Jakarta, mungkin banyak yang menyebut profesi seperti Siti dengan sebutan 'starling', plesetan dari kata Starbucks keliling. Walau hanya berprofesi sebagai starling, bisa dibilang Siti cukup sukses di sana. Bayangkan, omzetnya saja mencapai Rp 2 juta per hari. Kalau dikalikan sebulan berarti puluhan juta omzetnya. Siti bercerita bagaimana awalnya dia bisa tinggal di wilayah perbatasan hingga mencari nafkah di sana. Sejak tahun 1982, Siti mengaku orang tuanya mengikuti program transmigrasi. Karenanya, mau tak mau Siti juga ikut kedua orang tuanya hijrah dari kampung halamannya Banyuwangi ke Papua. Bukan hal yang buruk menurutnya tinggal di kawasan tapal batas. Sebab, selain kondisinya yang juga tentram saat ini, roda ekono...