google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham INTA | Gandeng Tata Motors, Intraco Penta Diversifikasi Produk Langsung ke konten utama

Saham INTA | Gandeng Tata Motors, Intraco Penta Diversifikasi Produk

PT Intraco Penta Tbk. melakukan diversifikasi produk guna memacu kinerja perseroan di tengah melemahnya penjualan alat berat dengan membuka dealer 3S (sales, service & spare parts) alat berat di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Ekspansi usaha itu dilakukan Intraco Penta melalui cucu usahanya PT Pratama Wana Motor (PWM) yang merupakan anggota dari PT Intraco Penta Wahana (IPW). Grup emiten yang bergerak di bidang perdagangan alat berat dan konstruksi, pembangkit listrik, fabrikasi, infrastruktur, serta pembiayaan itu menggandeng Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI).

Eddy Rodianto, Direktur Keuangan Intraco Penta sekaligus Presiden Direktur (IPW), mengungkapkan bahwa pembukaan cabang, dealer, dan peluncuran model alat berat baru merupakan strategi diversifikasi emiten berkode saham INTA itu.

“[Pembukaan dealer] untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan yang beragam. Selain itu melalui strategi ini INTA berupaya mendongkrak penjualan melalui diversifikasi produk saat penjualan sektor tambang dan batu bara sedang lesu,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa (8/10/2019).

Eddy menambahkan pembukaan dealer resmi yang mendistribusikan produk-produk Tata Motor merupakan komitmen INTA untuk memastikan pelayanan purnajual yang maksimal terhadap produk-produk yang diageni. Dengan demikian, pelanggan mendapatkan performa atau uptime maksimal dari alat berat yang mereka beli.

Di bisnis alat berat, PT Intraco Penta Prima Servis (IPPS) merupakan agen alat berat merek Volvo, SDLG, dan Dressta. Sementara itu, penjualan dan layanan merek Sinotruk, Mahindra, Bobcat, Doosan, dan Sany Palfinger dibawahi PT Intraco Penta Wahana.

Dealer resmi Tata Motors di Balikpapan ini berdiri di atas lahan 3.000 m2 dengan luas ruang pajang 500 m2, dan luas bengkel 1.000 m2 yang dibekali fasilitas 6 stall untuk kendaraan pick up, dan 3 stall untuk kendaraan truk.

Di sis lain, TMDI optimistis produk unggulan Tata Motors  di sektor pertambangan, perkebunan, logistik, dan aplikasi general cargo akan mendapat respons yang baik di Balikpapan. Adapun produk unggulan tersebut, yakni kendaraan truk Tata Motors terutama Tata Prima 2528.K, Tata Ultra 1014, Tata Xenon XT (Double Cabin), dan Tata LPT 913.

Sumber: https://market.bisnis.com/read/20191008/192/1156628/gandeng-tata-motors-intraco-penta-inta-diversifikasi-produk

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...